Jawaban Sholat Istikhoroh Ku

Jawaban Sholat Istikhoroh Ku
malam pertama


__ADS_3

nabila menghapus semua make-up dan melepaskan cadarnya saat akan tidur


"kamu cantik sekali hari ini..., tak menyangka bidadari bisa menjadi istri sah ku" ucap zidan yang memeluk nabila dari belakang.


"apaan sih mas..., udah deh jangan gini" ujar nabila yang merasa malu dipeluk zidan.


"malu yah.." goda zidan.


"ngak ko..., cuman ngak enak aja" elak nabila yang pipinya sudah memerah seperti apel segar.


" ngak salah..."sambil membalikan nabila agar berhadapan dengan zidan dan zidan langsung mencium kening nabila.


nabila langsung kaget dengan perlakuan suaminya itu dan nabila bertambah malu karena dia baru pertama kali dekat seperti ini dengan laki-laki.


"aku hari ini ngak akan meminta hak ku dari mu, yang aku ingin kita tidur agar paginya bisa fres"merasa badannya cape dan lelah.


setelah selesai resepsi..nabila dan zidan harus membereskan kamar yang dipenuhi hadiah dan harus membereskan ruang resepsi pernikahannya karena keluarganya juga cape dari kemarin sudah menyiapkan berbagai macam yang berkaitan dengan resepsi pernikahan.


"makasih yah...udah jadi suami yang pengertian bagiku dan keluargaku" ucap nabila yang mencium pipi zidan.


zidan kaget saat dicium pipinya oleh sang istri dan zidan menggoda istrinya karena tak pernah terfikirkan bahwa nabila bisa begitu romantis juga.


" loh ko pake cadar lagi. kan udah malam".gerutu zidan


"aku mau keluar nyiapin makan malam" elak nabila yang tak mau melanjutkan obrolan yang membuat nabila tersipu malu.


"umi, ibu lagi masak apa" tak heran nabila langsung menghampiri umi, dan ibu karena setiap hari nabila membantu uminya memasak.


"loh ko kamu diaini..., dimana suamimu!!" tanya umi.


"mas zidan ada dikamar..emangnya kenapa umi..?"


"kamu temenin zidan dong., masa pengantin baru masak sih.., kan masih ada ibu sama umi" ucap ibu agar nabila mendampingi suaminya.


"ngak lah...aku mau masak bantuin" tolak nabila.

__ADS_1


"dek sana kekamar nanti suamimu jenuh gimana" ujar ka zizah yang menghampiri mereka saat sedang masak.


"kaka..., aku..."


"udah" tangan nabila langsung ditarik ketangga agar nabila keatas dan bersama suaminya.


krik....(suara pintu terbuka)


zidan melihat istrinya kekamar langsung menghampiri dan memeluknya


"ko masuk lagi....katanya mau masak..mana masakannya" goda zidan yang memeluk nabila.


"hmmmmm, tadi aku mau bantu umi sama ibu... tapi malah disuruh keatas sama ka zizah" kesal nabila.


"tuh kan.., kamu itu harus dengerin aku..jadi diomelin sama umi, ibu dan ka zizah "menggoda nabila


"kata siapa...ngak dimarahin ko cuman disuruh" rajuk nabila hingga melepaskan pelukan zidan dan langsung tidur.


melihat kelakuan nabila zidan tersenyum tipis dan langsung menghampiri istrinya.


"ngak udah deh..aku sebel sama mas"


"sebel ko cinta"


"apaan sih" nabila langsung mencubit tangan zidan tapi zidan lebih pintar dari nabila dan zidan langsung menangkap tangan nabila dan membuat muka mereka saling berhadapan.


"cie...senyum"


"udah ah..aku cape mau istirahat"


kruyuk..kruyuk(suara perut nabila).


"katanya ngantuk..tapi ko bisa laper..setahu aku orang laper itu ngak bisa tidur"


"hmmmm..gitu yah"

__ADS_1


zidan ikut terbaring sambil memeluk tubuh nabila.


"aku beruntung sekali bisa. menghalalkan wanita ini"


beberapa menit kemudian, umi memanggil nabila dan zidan untuk makan malam yang telah disiapkan.


"nak, turun...makanannya sudah siap" ucap umi sambil berteriak.


mendengar teriakan umi nabila langsung bangun begitu juga zidan.


"ya umi, mas bangun, umi udah panggil buat sarapan".


nabila langsung kekamar mandi untuk cuci muka begitu juga zidan.


mereka berdua turun untuk makan bersama dengan keluarga.


" pengantin baru, sini hidangannya udah matang".ajak zizah.


"bulik..cini makan alim mau dicuapin bulik ". ucap alim dengan nada cadelnya.


" ya udah..alim, mau bulik suapin??"


alim menganggukkan kepalanya.


mereka satu keluarga makan dengan lahap dan diiringi keharmonisan dan canda tawa. tetapi di sisi lain nabila merasakan hal aneh yang sedang seperti ada yang mengintainya dari jauh.


"kenapa aku merasa aneh"


"kenapa nak..masakan umi ngak enakyah" umi yang heran dengan kelakuan nabila.


"nabila!.." zidanpun merasakan.


"ouh..enak ko umi..kapan aku ngak suka makanan yang dimasak umi" melihat semua memperhatikan dirinya nabila langsung salting dan entah apa yang ada dipikaranya.


"mungkin perasaanku saja" gumam nabila.

__ADS_1


__ADS_2