
"nabila ..kamu udah saya izinkan kamu..kamu tinggal berangkat" ucap zidan menghampiri nabila memberikan selembar kertas
"tiket???....buat apa??...kesemarang lagi???".mengetahui kedatangan zidan pasti berhubungan dengan abinya.
" ya buat ke abil...udah kamu tinggal berangkat ngak usah mikirin pekerjaan".
"suruh siapa pak zidan beliin aku tiket??!".marah
" kan kemaren ka daffa chat aku trus...."
"ouh jadi suruh dia!!....ngak usah yah bapak sok perhatiin aku...ini itu hidupku, bapak ngak usah ikut campur dengan keluarga ku" (sambil memberikan tiket).merasa muak dengan semua orang.
"aku kaya gini karena aku ingin jadi..."
"jadi apa...pahlawan kesiangan, ngak usah jadi pahlawan kalau ngak bisa".membentak zidan keras
" aku kaya gini itu sayang sama kamu...aku ingin kamu itu mempunyai hati yang lunak bukan keras hati...pegang tiket itu...pikirin, jangan sampai kamu menyesal"zidan geram dengan ucapan nabila, karena takut beradu mulut zidan lebih memilih mengalah dan pergi".
"ya allah kenapa semua orang pada salahin aku...apa disaat itu aku yang salah" ucap batinku.
#flashback#.
"umi abi dimana???, ko ngak nyampe²???".
" sabar sayang!!!, kata abi lagi dikantor dan kue ulang tahun kamu ada dikantor, jadi kita kesini"ucap umi.
"ya de, sabar" kata ka daffa.
"crewet...diem gih..punya adik satu ngak bener² sifatnya" jelutak alina.
"ih....kaka cemburu yah...., ulang tahunku dirayain!!" goda nabila.
"nah sampai sayang".keluar dari mobil
" nabila, sama kaka tunggu dulu di sofa yah. umi panggil abi dulu
krik...(suara pintu)
"assalamualaikum"
" abi.....(kaget melihat abi bergandengan dengan wanita lain).
"siapa dia mas!!...siapa??". umi marah melihat abi berduaan di kantor.
" ini!!".bingung.
__ADS_1
"ouh...jadi gini, kamu bilang kerja ternyata selingkuh dikantor".
" aku ngak selingkuh".
"lalu apa!!, dekat seperti itu dan bergandengan tangan!!,itu apa!!".
" dengerin aku dulu umi!!, emang abi salah tapi dia masih istri sah abi!!"jelas abi
"apa??,istri sah!!, jadi selama ini kamu punya istri dua??" lemas mendengar ucapan abi.
"ya!!, sebenarnya dia istri pertama ku".
" istri pertama!!, jadi kalian belum cerai...bukannya kamu bilang udah cerai, kamu kenapa tega mas...kenapa..dan aku yang yang merawat anaknya tapi kalian masih bersama!!!" tak terasa air menetes.
umi menyuruh semuanya kembali kerumah lagi dan membuat acara ulang tahun nabila hancur.
*****
"jadi selama ini kita sudah bertahun² menjalani, kamu masih bohong sama aku.....kamu belum bercerai dengan mba mila..kamu masih suami sahnya mba mila, dulu kamu bilang sudah duda anak satu tapi ternyata kamu masih suami sahnya dia, kalau begitu!!, aku minta cerai mas!!". dengan berat hati.
"sungguh abi tak pernah menghianati umi tetapi dulu mila pergi ke luar negeri karena keuangan yang tidak mencukupi dan mila pergi tanpa sepengetahuan abi. saat abi dan mila masih berkumpul kita selalu berantem karena ekonomi, karena mila tak kuasa akhirnya dia pergi dan meninggalkan daffa, abi juga tak menyangga dia kembali dan meminta aku dan daffa berkumpul kembali". jelas abi.
"tetep aja...abi bohong sama saya!!, demi keharmonisan keluarga!!, aku minta cerai dan kamu penuhilah keinginan mba mila agar berkumpul kembali".
" umi... abi mau kemana???"sahut nabila kecil menghampiri orangtuanya.
" panggilin ka daffa sayang"nada lembut dan lemas tercampur menjadi satu.
"aku ingin hari ini juga kamu tinggal dirumah mba mila".
" umi panggil daffa buat apa".tak tahu apa-apa.
"nak maafin umi yah kalau umi ada kesalahan saat mengasuh kamu!!!..dan maaf umi ngak bisa nemenin kamu lagi, nanti kamu ikut abi yah nak".tak tega tapi tak mampu menghadapi kenyataan
" ko umi bilang kaya gitu..emangny abi mau ke mana??? "tanya daffa.
" abi mau ke mamah nak".jelas umi singkat.
"ngak!!..aku mau tinggal sama umi .walaupun umi bukan ibu kandung aku, tapi umi udah jadi ibu kandung aku, ngak kaya dia ibu kandung tapi buang anaknya sendiri".
" kamu ngak boleh ngomong kaya gitu...walaupun dia pernah mentakitimu tapi dia yang mengandung dan melahirkanmu". ucap umi
"maksud umi...ka daffa bukan anak kandung umi??" ucap nabila yang mulai mengetahui isi pembicaraan.
"walaupun ka daffa bukan anak kandung umi tapi dia tetap kaka kamu".
__ADS_1
" jadi...yang di dalem kantor abi itu mamahnya ka daffa??"tak terasa air mata keluar dari pipi mungil nabila.
"ka daffa jahat....., abi juga...aku benci kalian!!, aku benci abi!!!".langsung pergi ke kamar.
"ternyata ka. dafa bukan anak umi"
brak....(suara pintu).
" nak"ucap umi".
semenjak itu nabila benci laki-laki kecuali ka fauzan dan ka agga. dia selalu murung dan tak bisa mengontrol emosi.
sebelum kejadian itu nabila anak yang manis, murah senyum, tidak cepat marah tapi setelah terjadi ego nabila tinggi dan tak bisa diatur.
#flash on#
"nabila kenapa kamu nangis, ada apa??..coba ceritain sama mba?" tanya mba riri yang menghampiri.
"ini mba(sambil memberikan tiket)."
"tiket?? apa hubunganya tiket sama nangisnya kamu??" ucap mba riri kebingungan.
"ini tiket buat aku kesemarang dan buat ke rumah sakit" jelas nabila
"emang apa hubunganya ?".
" begini mba..pak dokter kasih aku tiket agar aku kerumah sakit jengukin abi ku"jelas nabila lagi.
"ouh gitu, kamu nangis karena dikasih tiket pak dokter, trus ouh...kamu ngak diizinin sekarang?" ucap mba riri yang masih bingung.
"bukan mba!!, aku ceritain nih mba".
nabila menceritakan apa yang membuat nabila tak mau menjenguk abinya hingga mba riri memahami apa yang didepan nabila.
" ouh gitu??, saran mba yah..kamu kesana jangan sampai kamu telat , mungkin allah telah menunjukan bahwa yang kamu pikirin itu ngak baik buat kamu".
"tapi mba!!"
"dengerin mba yah...kamu dengerin kata hati kamu sampai kamu mendapat jawabannya!!, kamu orang baik pastinya bisa memaafkan seseorang". jelas mba riri.
nabila memikirkan apa yang dipikirkan mba riri, mba ojek dan mas zidan.
" ya mba aku udah tahu jawabannya..makasih yah mba udah kasih aku pengarahan..,assalamualaikum " sambil pergi bergegas karena kereta berangkat jam 10 kesemarang.
nabila langsung pergi ke stasiun kereta jakarta karena sudah pukul 09:40 menit.
__ADS_1
"maafin nabila abi... nabila selalu ngak pernah memperhatikan abi!!". batin nabila.
disisi lain zidan pun berangkat kesemarang menggunakan kereta yang sama tapi tak bertemu.