
krikkkk(suara pintu)
"assalamualaikum" ucap salam dari zidan
"waalaikumsalam... zidan!! apa kabar??". tanya pak hadi( abi nabila).
" alhamdulillah baik pak dosen..pak dosen gimana udah mendingan?" tanya zidan.
"alhamdulillah.. ya beginilah, setiap bulan harus kontrol, ya sudah mendinganlah...ouh ya dimana nabila?? katanya sama kamu kesininya?" tanya abi yang melihat zidan sendirian masuk ke ruangan.
"nabila??".
" assalamualaikum..... "berjalan perlahan.
" waalaikumsalam.. nabila ya allah akhirnya kamu datang nak..sini nak abi pengen meluk nabila..abi kangen"nabila melangkahkan kakinya dengan perlahan.
"apa kabar nak??".
" baik bi!!"suara kecil yang diperlihatkan.
"aku tak menyangga selama ini aku tak melihat kondisi abi dan sekarang abi harus terbarik di rumah sakit dengan kondisi yang lemas seperti ini...ya allah apa aku pantas dipanggil nak oleh abiku" batinku.
"abi gimana kondisinya, apa sudah mendingan" (sambil memegang tangan yang tak pernah tercium oleh nabila selama ini dan membuat nabila meneteskan air mata).
rasa rindu yang begitu dalam tercurahkan dengan tangisan yang dasyat menyambar nabila dan rasa penyesalan yang begitu memukul nabila bercampur menjadi satu dan akhirnya merasakan kelegaan yang tak pernah dialami nabila.
__ADS_1
"maafin nabila bi hiks hiks nabila anak yang kurang ajar!!,orang tuanya sakit malah ngak mau jenguk!!..nabila kualat..nabila ngam pantes dipanggil anak..ngak pantes bi!!" ocehan nabila.
"ngak nabila ngak kualat ko...nabila ngak salah!!.yang salah abi ngak jujur sama kamu, umi, dan ka alina" timpal abi.
maafin nabila bi...!!!"(air mata tak bisa berhenti karena penyesalan yang begitu banyak dan rasa rindu yang bertumpuk-tumpuk dihati dan dibenak nabila.
"sudahlah nak!!, kamu ngak salah!!, kamu berhenti menangis yah!!, abi udah sehat ko saat ketemu kamu!!". penenang nabila.
" jangan nangis terus nanti keluar ingusnya loh"canddan abi.
"haha...haha..haha.abi....!! masih inget aja. kan malu banyak orang dikamar ini" kesal nabila.
dulu saat nabila kecil setiap nangis pasti ingusnya keluar dan minta diusapin abinya, kalau ngak yah langsung nyrobot pake baju abi tanpa izin walaupun di kantor.
"ouh ya nak ada yang abi ingin sampaikan kekamu dari dulu... ngak sih cuman pas kamu wisuda aja mau ngomonginya" ( mengambil posisi duduk.
"ini nak zidan sebenarnya yang mau ngomong, tapi mungkin dia ingin abi lebih tahu dahulu sebelum kamu tahu" ucap abi.
"emangnya mas zidan mau ngomong apa kenabila??". memandang kearah zidan yang tersipu malu dan bahagia.
" bismilah..begini nabila setahun sebelum kamu lulus kuliah, saya sudah membicarakan ini dengan abi!!,mungkin karena saya juga sibuk di rumah sakit saya hanya bisa bilang keabi dan bukannya lebih baik ngomongin hal ini dengan wali kamu??...saya ingin menjadikan mu istri dan ibu bagi anak-anak ku mendatang. setiap saya sholat istikhoroh pasti yang muncul itu kamu satu keluarga dengan ku dan kebetulan kamu bisa datang kesini maka saya ingin melamar kamu dan ingin menjadikan kamu istriku dan bidadari surgaku" jelas zidan.
"kenapa saya pak??, saya dengan bapa beda derajat. bapak dokter saya cuman pekerja rumah sakit!!" jelas nabila merasa tak serasi.
"saya ngak memandang status kamu..yang aku ingin adalah mempunyai wanita yang sholehan dan bisa menjadi bidadari surgaku". jelas zidan.
__ADS_1
" kaya gini sholehah??"ucap nabila yang tak percaya omongan zidan.
"ingsa allah kamu wanita yang masih dilindungi allah dari segala sesuatu dan hatimu masih terkontrol oleh imammu" jelas zidan.
"saya ngak bisa jawab sekarang yah pak...kasih aku satu hari untuk sholat istikhoroh!" ucap nabila ingin meyakinkan hatinya apakah zidan calon imam yang baik untuknya.
"ya tapi jangan panggil ku pak kalau bukan jam kerja dirumah sakit" timpal zidan yang tak suka dipanggil pak.
"ya mas ingsaallah besok saya akan memberi jawaban apa yang mas inginkan" ucap nabila yang memberi kepastian kepada zidan.
dijawab dengan anggukan yang memandakan "ya".
" ouh ya abi!!,, abi udah makan belum kalau belum nabila suapin yah" mengambil bubur yang diletakkan di meja pasien.
"belum nabila...abi disuruh kaka makan ngak mau, abi maunya disuapin sama nabila!" ucap daffa kepada adeknya.
" ouh gitu yah ka...., sekarangkan nabila disini!!, abi makannya nabila suapin!".sambil memberikan sesuap bubur dan dijawab dengan anggukan.
nabila menyuapi abi bubur hingga setengah bubur habis.
******
"kenapa mas pilih saya" ucap nabila ditaman rumah sakit.
"kan saya sudah bilang setiap sholat istikhoroh dan meminta dipertemukan jodoh pasti kamu yang ada dimimpiku setelah memunaikan sholat istikhoroh" jelas zidan.
__ADS_1
"sebenarnya setiap sholat istikhoroh dan meminta dipertemukan jodoh pasti ada laki-laki yang ada dimimpiku dan kurasa mengenali dia tapi aku ngak terlalu mengingat siapa laki-laki tersebut" jelas nabila.
"ouh gitu yah" penjelasan nabila membuat zidan ragu karena nabila memimpikan laki-laki tapi belum tahu sebenarnya dia siapa.