
H A L O - H A I - H A L O
Kembali Lagi...
Yuk Baca Lagii Yukkkkk!!!
...
Hiks..,Hiks..,Hiks
"Akuu baru aja diputusin sama Pacarku karena katanya aku selingkuh, Tapi nyatanya dia yang selingkuhh Hiks..,Hiks..,Hiks"Ucap dia sambil terisak menangis.
"Jadi dia memutar balikan fakta?, Tapi jahat banget dia ninggalin kamu sendirian apalagi rumah kamu jauh dari situ kan"
Felisha mengangguk kecil, Akupun memberikan tissue agar dia menghapus air matanya yang membasahi pipi putihnya. "Gak perlu ditangisi Cowo kaya gitu yaa, Semangat terus!"Ucapku.
Setelah selesai aku langsung mengantarkan Felisha kerumahnya yang cukup jauh dari tempat awal kami bertemu.
"Makasih ya, Mau mampir dulu?"
"Gausah aku harus pulang karena hari sudah malam, Oh ya ini baju kamu ketinggalan"Kataku sambil mengambil tas berisi baju basahnya.
"Oh iya lupa yaudah hati-hati dan jangan lupa chat aku yaa hehe"
"Pasti"Akupun langsung bergegas pergi meninggalkan perkarangan rumah Felisha.
Sampai sudah dirumah dan belum ada tanda-tanda kepulangan Mamah dari Rumah sakit yang sepertinya Mamah akan lembur pada hari ini.
"Bi tolong carikan obat sakit kepala diloker yaa"Pintaku pada Asisten Rumah Tangga dirumah.
"Tuan sakit?"
"Gapapa kok cuman butuh istirahat saja"Kataku sambil meninggalkan Bibi dan pergi menuju kamar yang berada dilantai atas.
Saat aku hendak mengganti baju tiba-tiba sebuah nada notifikasi berbunyi diHandphoneku yang menandakan adanya Chat yang masuk.
__ADS_1
"Siapa ya"Gumamku.
"Papah?, Ada apa yaa"Kataku perlahan dengan kebingungan.
Karena aku gak mau bertanya-tanya akhirnya aku membalas dengan kata "Iya" dan menyanggupi untuk bertemu besok Pagi.
Malam sudah semakin larut tapi belum ada rasa kantuk untuk segera tidur dan beristirahat padahal kepalaku lagi pusing akibat kehujanan tadi.
Karena bosan hanya diam saja akhirnya aku mencoba menghubungi Felisha melalui Chat.
#Jangan Kepo Yaaa Sama Kelanjutanya :))#
Akhirnya semalaman aku asyik chattingan bareng Felisha, Ini adalah pertama kalinya aku bisa chat selama ini dengan seorang teman.
"Asyik bat dah nih orang"Gumamku perlahan.
Keesokan Harinya aku sarapan terlebih dahulu sebelum pergi menemui Papah dirumahnya sesuai perjanjian awal.
"Bii Absy pergi dulu yaa"Teriakku sambil bergegas mengambil kunci motor.
Dipagi hari yang cerah dengan hati yang bahagia juga aku bisa merasakan hal-hal yang sudah lama aku gak rasain sebelumnya, Sambil bersenandung tak terasa sudah sampai didepan rumah Papah.
"Sudah ditunggu dibelakang Tuan"Ucap penjaga rumah.
Aku merasa aneh karena Papah menungguku dibelakang rumahnya tidak menunggu diruang kerjanya tapii karena aku gak mau berburuk sangka akhirnya mengikuti apa yang diinginkan oleh beliau.
"Pah.."Panggilku perlahan.
"Kemari!"
Aku melangkah perlahan mendekat ke Papah yang memiliki postur tubuh tegap dan berwibawa. "Ada apa Pah panggil Absy kesini?"
__ADS_1
"Papah ingin kamu operasi wajah!"Aku kaget saat mendengar perkataan Papah itu.
"Apaa?, Aku gak mau Pah"Tolakku dengan sopan.
"Kenapa?"
"Tidak diizinkan Mamah untuk soal itu Pah"Jawabku Jujur.
"Alahhh, Nurut aja sama Papah karena Papah diundang oleh teman-teman Papah untuk bawa kedua anak ini"Jawab Papah sambil menunjuk padakku.
"Tapi aku gak mau Pah"
Aku tetap sesuai dengan keyakinanku untuk tidak sama sekali merubah wajah dengan cara operasi itu.
"Lalu gimana dengan Undangan itu?"Tanya Papah.
"Papah bilang saja bahwa aku sedang sakit di Indonesia jadi gak bisa ikut"
"Aku pulang dulu Pah"Akupun segera membalikan badan tapi saat hendak pergi tanganku ditarik paksa oleh Papah.
"Diam!, Kamu ini gak bisa diuntung banget yaa Papah melakukan ini juga buat kamuuu!"
PLAKKK ,satu tamparan mendarat dipipi sebelah kanan tak terasa air mata juga jatuh kepipi.
"Gausah nangisss, Papah gak suruh kamu nangiss!"Ucap dan laku kasar Papah.
"Tapi Aku gak mau Pah, Aku Gak mauuuu"
"Yasudah kalau gak mau"Papah mendorongku hingga aku jatuh ketanah.
"Tapi jangan harap kamu bisa menganggap saya sebagai Papahmu!" Deg rasanya aku sedang mabuk kepayang.
"Aku pamit Pah"Tanpa basa basi lagi aku langsung meninggalkan Halaman belakang.
Saat melintasi sebuah kaca aku melihat Pipi yang terasa sakit dan perih akibat Tamparan tangan Papah tadi.
__ADS_1
"Berdarah?!"