Jika Aku

Jika Aku
Ada Rencana


__ADS_3

Keesokan harinya Absy seperti biasa pergi kesekolah tapi berbeda dengan Hasby yang harus terpaksa sekolah dirumah karena ia telah dikeluarkan oleh pihak sekolah.


"Gue pamit, Lo semangat sekolahnya!"Ucap Absy menyemangati kembarannya.


"Lo juga Bsy"


Absy berangkat menggunakan Mobil karena pagi ini tidak sedang baik-baik saja, matahari masih enggan terlihat karena awan hitam yang menutupinya.


"Kapaan Felisha pulang yaaa?, Jadi kangen berangkat sekolah bareng deh apalagi sekarang udah mau Ujian Kelulusan"Gumam Absy disela-sela menyetir.


Sampailah Absy diparkiran sekolah, terlihat banyak pasang mata yang melihat kehadiran Absy disekolah.


"Absy!"Panggil seseorang disaat Absy sedang menutup pintu Mobilnya.


Absy menengok kebelakang yang membuat orang-orang disekitar malah menjerit seperti kagum "Ada apa?"Tanya Absy.


"Gue cuman mau bilang eloo Ganteng bangettt hari iniiii"Kata Siswi yang menurut Absy sungguh SKSD padanya.


"Haha makasih, kamu juga cantik"Puji Absy balik.


Absy lalu meninggalkan Siswi itu berjalan menyusuri koridor sambil menunduk agar tidak terlalu fokus melihat para siswi yang dari tadi melihatnya.


"Ada apa sih padahal kan biasa-biasa aja"Ucap lirih Absy sambil menaiki tangga.


Skipp...


Dirumah sakit ternyata Felisha sedang bersiap-siap mengkemas barangnya untuk nanti siang pulang kerumah karena sudah ada izin dari Dokter.

__ADS_1


"Fel, malam nanti jadi?"Tanya Elisa pada Felisha yang terlihat sibuk memasukan baju kedalam tas.


"Belum ada telfon Mah, Nanti aku hubungi deh ya"Jawab Felisha.


Elisa hanya mengacungkan jempol dan bersegera kembali berkemas membantu Putrinya.


Karena hari semakin siang ditambah diluaran hujan Elisapun segera memesan taxi online untuk mengantarkannya menuju Rumah.


"Ayo siap-siap ini biar Mama yang bawa dan kamu yang ringannya aja"Ucap Elisa pada Felisa.


Setelah sampai dipintu Utama tibalah taxi yang sudah dipesan, dibantu oleh supirnya Barang-barang masuk kedalam mobil melalui pintu belakang.


"Makasih Pak"Kata Elisa.


Sampailah mereka dirumah setelah kurang lebih dua puluh menit diperjalanan. Felisha yang sudah rindu Rumah langsung duduk disofa kesayangannya.


"Uwhhh akhirnyaa.."Kata Felisha sambil merebahkan badannya.


"Mamah ada bunyii!"Teriak Felisha.


"Sebentar!"


Elisa lalu membuka Notifikasi yang masuk dan ternyata itu dari Absy.



"Siapa Mah?"Tanya Felisha.

__ADS_1


"Absy"Jawab singkat Sang Ibu yang hanya di "Oh" kan oleh Felisha.


Ditempat lain Absy sangatlah sedih membaca penolakan mentah-mentah dari Tante Elisa ditambah ia hari ini akan bertemu dengan Cewe yang dijodohkan oleh Shinta sang Ibu.


Dengan perasaan hancur Absy menjalankan mobil meninggalkan gedung sekolah menuju Rumahnya yang berada tak jauh dari Sekolahnya jika tidak Macet.


Saat sampai Absy dikejutkan dengan kedatangan Papah dirumah yang sedang duduk bersama Hasby sambil membaca sebuah Novel.


"Papah!?"Panggil Absy.


"Haiii Nak, Baru pulang ya?"Tanya James.


"Iya Pah"


"Kamu segera bersiap karena setelah waktu Maghrib kita harus berangkat menemui teman Mama yang anaknya akan dijodohkan dengan kamu"Kata Shinta yang tiba-tiba datang membawakan air teh untuk James.


"Hmm baiklah"Kata Absy memasang wajah murung dan lesu.


Sedangkan Shinta tertawa tak bersuara saat Putranya melangkah menjauh darinya "Hehe Semoga rencana Mama berhasil deh"Ucap Shinta.


"Rencana saya juga kali Shin"Jawab James.


"Cie,,Cie,,Pada rebutan nihhh, kasian tuh Absy jadi murung gitu gara-gara kalian berdua"Kata Hasby dengan penuh kekesalan.


Hasby yang menginginkan Mamah dan Papahnya berduaan akhirnya berlari menuju atas menyusul Kembarannya yang katanya akn bersiap untul pergi menemui Jodoh pilihan Kedua orang tuanya.


**KASIHAN ABSY :((

__ADS_1


APA BAKAL NERIMA JODOH PILIHAN ORANG TUANYA DAN MENINGGALKAN FELISHA?


SIAPA KIRA-KIRA YANG EGOIS NIH** ?


__ADS_2