Jika Aku

Jika Aku
Ketahuan !?


__ADS_3

^^^...AuthorPov...^^^


Pagi harinya Felisha sudah datang lebih awal kesekolahan untuk melaporkan kejadian hari kemarin kepada Kepala Sekolah dan Para guru juga ditemani Satpam yang kemarin menyaksikan hal yang sama.


Kejadian ini menurut Satpam sekolah adalah pertama kali dan juga cukup brutal karena hampir melayangkan nyawa seseorang yakni Absy.


"Selamat Pagi, Mohon perhatian untuk Bapa kepala dan juga Bapa Ibu guru yang saya hormati"Ucap Felisha yang tiba-tiba masuk keruang rapat.


"Mohon maaf Felisha kenapa kami dikumpulkan disini?"Tanya Kepala Sekolah.


"Silahkan pak buat menjelaskan semuanya"Pinta Felisha pada Satpam yang ada disebelahnya sekarang.


Satpam sekolahpun menjelaskan dari awal pencarian hingga penemuan Absy tanpa ada yang dilebihkan atau dikurangi sedikitpun.


"Jadi begitu, Saya ingin kasus ini segera dituntaskan kalau tidak Kepala sekolah juga stafnya akan diganti!"Kata Felisha dengan ketegasanya.


"Ini sudah kriminal dan perlu diusut secara tuntas dan juga apa yang Felisha akan lakukan jika sudah diketahui pelakunya?"Tanya Kepala Sekolah.


"Bawa kejalur hukum dan keluarkan dari sekolah ini ditambah tolong untuk mengirimkan surat ke Dinas Pusat untuk memblacklist mereka agar tidak bisa diterima disekolah manapun di Provinsi ini!"Kata Felisha sambil mengepalkan tangannya.


"Baik"


Setelah semuanya selesai Felisha langsung menuju kelas untuk belajar seperti biasa. Untung saja rumor tentang ini belum tersebar luas dikalangan Murid-Murid agar lebih mudah mencari pelakunya.


"Selamat pagi anak-anak"


"Pagi buu"

__ADS_1


"Mari kita belajar seperti biasa dan buka bukunya!"


......................


Setelah pulang sekolah Felisha langsung bergegas kerumah sakit untuk menjenguk Absy karena Shinta ibunda Absy tidak bisa menjaganya hari ini maka diganti Felisha.


"Tante sorry Feli telat"Kata Felisha dengan nafas tak teratur.


"Gapapa nak, tuh minum dulu dan Tante tinggal ya makasi juga udah mau jagain Absy"


"Iya Tante, Sama-sama"


Keadaan Absy belum ada perubahan dari kemarin dan Felisha sangat berharap agar Absy bisa siuman supaya kasus ini segera tuntas.


"Absy ayo bangun dong katanya mau GlowUp, Yuk yuk bangunnn"Ucap Felisha sambil memegang tangan Absy dengan erat.


Saat Felisha sedang asyik bicara sendiri tiba-tiba pintu ruangan terbuka dan muncul dua orang yang hendak masuk kedalam yakni James dan Hasby.


"Kamu siapa?"Tanya James mengerutkan keningnya.


"Saya temannya Absy disekolah, Kalau om?"


"Saya James, Papah dari Absy dan Hasby. Kemana Ibunya?"Tanya James.


"Beliau sedang ada pasien Om"


"Baiklah"

__ADS_1


Felisha langsung menatap tajam Hasby yang berada disebelah James dan Felishapun memberi kode pada Hasby untuk mengikuti Feli keluar ruangan.


"Ada apa?"Tanya Hasby.


"Gue mau tanya sama lo, Lo tau tentang Absy bisa jadi gitu?"


"Loh kok nuduh langsung gitu sih?, Mana aku tau lah"Jawab Hasby sedikit ketakutan.


"Tapi kenapa kemarin lo aneh banget sikapnya dan sekarang...Lo kaya khawatir dan ketakutan gitu hah?"


"Ehmm kagak apa-apa, Aku cuman salting aja deket sama kamu cantik hehe"Kata Hasby sambil memegang dagu Felisha.


"Jangan macem-macem ya lo, gue serius!"


"Gak macem-macem kok cuman semacem aja aku pengen kamu jadi pacar aku hehe"


Karena Felisha sudah muak dengan hal itu iapun langsung masuk kembali kedalam ruangan untuk menghindari Hasby.


"Duh gimana kalau gue ketauan?"Kata Hasby bergumam sendiri.


Didalam ruangan terlihat James sedang duduk disamping Putranya itu "Om, Are you okay?"Tanya Felisha yang baru saja tiba.


"Im Good, Makasi sudah jagain Absy dan juga Om mau pamit dulu karena ada banyak kerjaan"


"Baik Om, Hati-hati yaa"Kata Felisha dengan senyuman.


Felishapun duduk kembali disamping Absy yang sedang terbaring dan memikirkan siapakah yang sebenarnya melakukan hal tak terpuji ini pada Absy.

__ADS_1


"Liat aja lo pelaku, lo gak bisa lepas dari gue"Ucapnya geram.


"Hufttttt"


__ADS_2