Jika Aku

Jika Aku
Mencari


__ADS_3

^^^^^^Absy**Pov**^^^^^^


"Aku dimanaa?"Tanyaku sambil menengok kesana kesini.


Terdengar suara pintu yang terbuka akupun langsung mengarahkan pandangan kesumber suara itu.


"Anakku..."Mama langsung memelukku dengan erat.


"Gimana sayang tubuh kamu nak"


"Baik Mah, Euh aku dimana?"


"Kamu jangan bohong sama Mama, Mama tau kamu pasti sakit kan?"Tanya Mama dengan mata yang berbinar-binar seperti hendak menangis.


"Im Fine, Dimana aku?Rumah sakit?"


"Kemana Papah?Kemana Hasby?"


Mama mencoba memberhentikan pertanyaanku padahal aku ingin terus bertanya tentang apa yang terjadi sebenarnya.


"Kita bahas nanti, sekarang ayo pulang!"Ajak Mama menyuruhku bangkit dari ranjang tidurku.


....


Saat diperjalanan aku terus memutar otak untuk berfikir tentang semuanya, Ada rasa takut jika Mama marah padaku tapi aku juga berfikir apa yang aku lakukan sehingga Mama akan marah padaku.


"Mah..."Panggilku perlahan.


"Iya nak?"


"Kita mau kemana?, Ini bukan jalan menuju Rumah kita kan"Tanyaku heran saat jalan yang dituju tidak aku kenali.

__ADS_1


"Kita pulang yaa"Jawab Mama yang membuat aku semakin bingung.


Sampailah aku didepan sebuah rumah yang cukup Mewah dibagian depannya dan juga melihat ada beberapa orang yang sedang berjaga didepan.


"Selamat datang Nyonya"Ucap salah satu penjaga.


"Apakah barang sudah datang?"Tanya Mama yang langsung diangguki oleh sang penjaga.


Aku tidak mengerti apa yang Mama buat sekarang apalagi ini bukan rumah tempat aku tinggal selama ini. Apakah Kita Pindah?.


"Duduk disini!"Suruh Mama.


"Ada apa ini Mah? Ini Rumah siapa?"


"Ini rumah baru kita dan kita gak akan kembali lagi kerumah itu"Jawab Mama dengan jelas.


"Lalu kemana Hasby dan Papah?"


"Pisah!? Apa ini gara-gara aku yang dihukum tadi?, Mama please ini bukan karna Papah menghukumku dengan cuma-cuma. Ini kesalahanku"


Mama tersenyum sinis "Tolong ikuti apa kata Mama atau kamu akan menderita terus saat bersama Papah kamu"


"Tapi Mah..."


"Aku takut kalau Hasby terutama Papah makin benci aku karena Mama pisah dengan Papah hanya karna aku"


"Stop, Mama gak mau dengar bantahan kamu lagi, Ikuti atau Mama akan kirim sekalian kamu ke Korea sekarang!"Nada suara Mama sudah meninggi membuat aku terpaksa mengangguk perlahan.


"Baik Mah, Maafin Absy"


Aku langsung menuju lantai atas rumah ini diberi tunjuk oleh Pembantu untuk kedalam kamar yang akan aku tempati sekarang.

__ADS_1


**Setelah sampai aku disuguhi oleh isi Kamar yang sudah komplit dengan peralatannya termasuk kasur King Size yang berada ditengah-tengah Kamar luas ini.


"Ah apa aku betah disini?"


"Banyak kenangan yang tertinggal disana meski pahit"


"Aku sedih.."Ucapan itu keluar secara spontan dari mulutku.


Karena hari sudah Malam aku langsung beristirahat karena keesokan hari aku harus masuk sekolah untuk les tambahan mempersiapkan Ulangan Akhir.


...****************...


Saat disekolah seperti biasa aku selalu jadi pusat perhatian orang-orang, banyak pula omongan-omongan buruk yang menusuk telinga hingga hati terdalamku.


"Hasby!"Panggilku saat melihat kembaranku yang sedang berjalan menuju kelas.


"Maafin aku, Karnaku Papah dan Mama jadi harus pisah begini"Ucapku To The Point.


"Iya ini emang salahmu dan kamu harus tanggung jawab karena orang tua kita Pisah"


"Dengan cara apa aku harus tanggung jawab?"Tanyaku.


"Patuhi apa yang aku katakan!"


Aku mencerna permintaan yang keluar dari mulut Hasby "Apa itu membuat orang tua kita bersatu lagi?"


"Maybe, Gimana?"


"Baiklah aku mau tapi aku minta satu syarat padamu yakni Sayangi Papah dan Mama seumur hidupmu"Ucapku.


"Masalah mudah"

__ADS_1


Aku tidak tau apa yang bakal terjadi kemudian hari setelah menerima permintaan Hasby yang menurutku amatlah konyol, Tapi ini adalah cara aku menyayangi dia secara tidak langsung meskipun aku tidak satu atap lagi**.


__ADS_2