Jika Aku

Jika Aku
Kebebasan


__ADS_3

Hari demi hari Absy dan Felisha melewati sebuah rintangan yang cukup sulit untuk dijalani selama mereka memiliki hubungan khusus. Tak lupa Absy yang terus menerus masih takut akan ancaman sang Ibu meskipun ia tau bahwa sekarang semuanya sudah baik-baik saja.


"Mamah"Panggil Absy.


"Iya nak?"Jawab Shinta yang sedang duduk santai diruang tamu.


"Mamah Aku mau pamit kerumah sakit buat jenguk Felisha ya"Kata Absy sambil duduk disebelah Shinta.


"Sebentar!, Mama mau bicara sama kamu dan tolong dengarkan baik-baik ya"Ucap Shinta dengan keseriusanya.


"Ada apa?"


"Mama ada dua kabar buat kamu, Yang satu baik dan yang satu buruk,,,Kamu mau yang mana dulu?"Tanya Shinta pada Putranya yang sedang mendengar pembicaraan Ibunya.


"Maksudnya mama kasih pilihan gitu?"Tanya Absy tak mengerti.


"Iyaa, Mama kasih kamu pilihan untuk mendengarkan yang mana dulu"Kata Shinta.


Absy berfikir sejenak karena ia masih harus menimbang-nimbang juga menebak apa yang akan Mama obrolkan saat ini.


"Absy bingung Mah"Jawab Absy menggaruk kebagian yang tak gatal.


"Hushh kamu harus tetap memilih Nak sebelum Mama kasih tau Random"Kata Shinta.


"Harus banget ya Mah?"

__ADS_1


"Iyaaa harus karena Mama takut kamu gak siap akan keduanya"Ujar Shinta yang semakin memasang muka serius yang membuat Absy terlihat deg-degan dibuatnya.


"Baiklah, Absy mau mendengar kabar baik dulu dari Mama tapi Absy mohon agar perlahan-lahan ya Mah"Ucap Absy.


"Okey,,, Kabar baikny Adalah saudara kamu yaitu Hasby akan bebas besok karena ini sudah keputusan Papah kamu dan juga Mamah"Mendengar hal itu Absy langsung memasang muka bahagianya karena tak lama lagi akan melihat Hasby bebas.


"Jangan senang dulu nak"Lanjut Mama.


"Ya Mah Absy mengerti, Lalu untuk kabar buruknya apa?"Tanya Absy mempersiapkan ancang-ancang untuk mendengarkan kabar yang ia sebetulnya tak mau mendengar.


Shinta tersenyum melihat tingkah laku Anaknya yang sepertinya ketakutan "Kabar buruknya,,,"Jeda Shinta.


"Mama minta maaf dulu sama Absy jika ini mengecewakan kamu ya nak"Lanjut Shinta.


"Kenapa?, Ada apa?"Tanya Absy tak sabar mendengarnya meskipun ia merasa takut.


"Iyaa Mah Iyaaa, Apa maksud Mama dan kabar apa yang akan Mama sampaikan pada Aku?"Tanya Absy sangat tidak sabar.


Tingg...Ting...


Bel tiba-tiba berbunyi disaat mereka sedang serius berbicata empat mata. "Itu teman Mama datang, kita lanjut nanti bahasnya ya Nak tapiii Mama mohon kamu balik ke kamar jangan dulu kerumah sakit ya!"Ucap Shinta yang langsung diangguki oleh Absy lalu pergi.


Absy yang sedari tadi dibuat penasaran oleh Shinta sang Ibundanya sendiri malah dibuat tak nyaman apapun yang Absy lakukan atau posisikan saat ini sebelum megetahui kabar buruk apa yang akan disampaikan Shinta.


"Kira-kira apa?"

__ADS_1


"Apa ini masalah sekolahku?"


"Atau masalah hubunganku dengan Felisha?, Tapi gak mungkin deh kalau yang ini" Gumam Absy bertanya-tanya.


Dua jam kemudian setelah Absy tidur siang dan juga melaksanakan ritual dikamar mandi untuk membersihkan diri Iapun langsung bergegas kebawah untuk menemui Mamahnya sekaligus pamitan.


"Mah"Sapa Absy.


"Kamu mau kerumah sakit?"Tanya Shinta.


"Iya Mah"


"Ssbentar, Mama mau lanjutkan yang tadi kita bahas"Ucap Shinta yang membuat Absy merasakan getaran pada tubuhnya.


"Baik, Ada apa?"


Shinta lalu duduk dikursi miliknya menatap Absy dengan serius "Absy Mama minta maaf sama kamu karena keputusan Mama ini"Kata Shinta.


Absy mengerutkan keningnya tak mengerti "Lalu?"


"Mama memutuskan untuk tidak lagi memberi Izin kamu dan Felisha berhubungan karena Mama akan mempertemukan kamu dengan Jodoh pilihan Mama Lusa!"Kata Shinta yang membuat Absy sontak kaget mendengarnya.


"Maksud Mama?, Mama tidak izinin Absy pacaran lagi sama Shinta? bukannya kalian semua sudah baik-baik saja kemarin kenapa beginiii Mah?Kenapa?"Tanya Absy Frustasi mendengar hal itu.


"Sorry Dear, Kamu harus patuh sama Mama untuk saat ini ya dan sekarang kamu boleh untuk bertemu dengan Felisha untuk terakhir kalinya"Ucap Shinta.

__ADS_1


"Aku gak percaya lagi sama Mama karena Mama sudah mengecewakan Absy berkali-kali"Ucap Absy yang langsung pergi meninggalkan Sang Ibu sendirian.


LOH KENAPAAAAA YAAA KENAPAAAAA?


__ADS_2