Jika Aku

Jika Aku
Omong Kosong


__ADS_3

Karena sekolah sudah cukup sepi akupun keluar dari ruang perpustakaan menuju parkiran tempat dimana motor tua terparkir. Saat hendak melangkah tiba-tiba ada seseorang yang menabrakku dari belakang dan itu adalah Hasby.


"Ups Kena yaa?"Kata Hasby sambil tertawa kecil.


"Lah kena gak ngerasa ya Lo?"Kataku.


"Gausah ngegas kaliii ah, Oh ya tali sepatuku lepas loh. Benerin yah!"


"Gila kali nih bocah, Pake sendirilah gue mau balik"Akupun mulai berjalan tapi ditahan Hasby dengan kasar.


"Sakit begoo"Ucapku.


"Ya makanya taliin lo lupa ya sama janji kita"Akupun mengingatnya dan langsung melakukan apa yang dipinta Hasby.


"Udeh, Bye"


Karena terlihat dari jauh Hasby tidak mengikutiku lagi akupun segera bergegas menuju Lapang Parkir untuk pulang kerumah.


Tapi saat sampai dan melihat Ban Motorku sudah kempes "Ha?kok bisaaa siiiih"Ucapku kesal.


"Pasti si Hasby nih ya usilin gue"Kesalku.


"Waaa kempes ya bang, Maaf ya gue duluan haha"Kata Hasby sambil melajukan kendaraannya menjauh dari tempat parkir sekolah.


Karena sudah hampir sore akupun menelfon supir dirumah untuk menjemputku sekaligus membawa motor tua ini kerumah.

__ADS_1


....


"Haa akhirnya sampe juga"Ucapku sambil duduk diruang keluarga.


"Den mau dibuatin air?"Tanya seorang pembantu yang menghampiriku.


"Gausah Bi, Bibi istirahat saja"


"Loh tapi Bibi masih ada kerjaan didapur Den buat makan Malam nanti"Aku lupa rumah ini adalah rumah yang berbeda dari yang dulu.


"Oh gitu ya, Aku bantu ya Bi"


"Gausah Den, lebih baik istirahat aja dikamar"Tolak Bibi itu.


"Gapapa, Hayu Bi!"Aku segera melangkah sedikit berlari menuju dapur yang berada dibelakang rumah.


"Bibi mau masak apa?"Tanyaku.


"Sayur Sop karena tadi Nyonya minta itu"


"Wah itu kesukaan aku loh Bii"Kataku antusias.


"Benarkah? Semoga Den Absy suka ya masakan Bibi"


"Iya Bi"Akupun segera memotong sayuran yang berada didekatku sedangkan Bibi sedang meracik air kuah untuk sayur ayamnya"

__ADS_1


Selesai memasak aku langsung pergi menuju Kamar untuk membersihkan diri dari keringat yang menempel dibadan apalagi aku akan makan bersama dengan Mama haruslah wangi.


"Euhh segerrrrr"Ucapku sambil mengeringkan rambut yang masih basah.


Karena aku mendengar suara Mobil masuk kedalam rumah juga aku sudah selesai memakai baju Akupun segera turun kebawah untuk menyambut kedatangan Mama.


"Halo sayang"Sapa Mama saat aku masih menuruni tangga.


"Yahhh telat deh"


"Kenapa sayang?"Tanya Mama heran.


"Tadinya mau kagetin Mama haha"


"Ish usil banget sih, Mama masuk dulu ya udah itu kita Makan"Aku langsung mengangguki perkataan Mama dan pergi menuju ruang keluarga.


Sebenarnya sangatlah tenang disini tapi asa rasa rindu saat tidak mendengar ocehan atau marahnya Papah padaku, Tapi mau bagaimana lagi aku juga harus ikuti perkataan Mama untuk saat ini.


"Ayo nak Makan!"


"Goooooooo"Jawabku sambil berlari menuju meja makan dan duduk dikursi yang telah disediakan.


"Ini masakan dibantu oleh Den Absy Nyonya"Lapor Bibi pada Mama.


"Wahh iya Bi dia ini sering begitu dulu jadi, gausah gaenak kalau dia ingin ikutan hehe"Kata Mama sambil tersenyum.

__ADS_1


Aku melihat Mama makin hari makin bahagia beda saat Mama bersama Papah seperti menutupi rasa tidak nyamannya dengan sebuah senyuman.


*SakitHuhUhu


__ADS_2