
"Awwws sakiiitt"Karena Absy berontak dan juga tangan yang memeganginya sudah tidak kuat akhirnya kepala Absy terbentur cukup keras kedinding Toilet hingga keluar darah cukup banyak.
"Ahhh!, Mati gak nih?"Kaget seorang siswa saat melihat Absy tak sadarkan diri.
"Matiii?, Anjirrr kita pembunuh?"
"Gak,Gak,Gak ini bukan salah guee"Kata Hasby yang langsung kabur ketakutan.
"Loh bos kita gimana?"
"Yaa gimana, Kaburlahhh!"Ucap Irfan sambil berlari keluar ruangan gudang diikuti anak buahnya.
"Kunci broo"
^^^^^^...FelishaPov...^^^^^^
Sudah lima belas menit lebih gue gak liat batang hidung Absy dimana-mana dan waktu Istirahat akan segera usai.
"Apa gue cari aja gitu?"Tanda tanya dalam hati gue.
Terlihat dari jauh Hasby sedang berlari seperti ketakutan mendekat kearah kelas dan guepun langsung mencegahnya masuk untuk bertanya mengenai Saudara kembarnya.
"Hasby!, Mana Absy?"Tanya gue.
"Euhhh Anu gue gak tau, Awas bentar lagi masuk!"
"Aneh"Ucapku karena melihat tingkah laku Hasby.
Saat gue hendak berjalan tiba-tiba seseorang menabrakku hingga gue jatuh kelantai "Liat-Liat begooo!"Kataku.
"Eh sorry!"Lalu masuk gitu saja tanpa membantu gue terlebih dahulu.
"Gila tu KM, tapi kenapa pada lari-lari ketakutan apaa sekarang guru killer makanya harus masuk tepat waktu?"
Karena bel sudah berbunyi guepun langsung masuk kedalam kelas dan duduk sambil berharap Absy segera datang.
"Cepat duduk Anak-anak"Ucap guru didepan sana.
"Loh kemana Absy?, Kok bangkunya kosong?"Tanya Guru.
"Gatau bu"Jawab serentak para murid terkecuali Hasby dan Irfan yang daritadi diam saja.
"Kamu teman sebangkunya, Tau?"
__ADS_1
"Gak bu justru saya cari Absy tapi gak ketemu"Jawabku.
"Ngapain dicariin heyy mau ketularan virus Jerawat hahaha"Kata Seorang cewe yang kecentilan.
"Ehh kamu ini, Coba kamu cari dan Ibu izinkan kamu gak masuk pelajaran ya"
"Baik bu, Terima kasih"Ucapku sambil pergi meninggalkan kelas.
Gue langsung mencari kemana keberadaan Absy dan sekali-kali bertanya pada murid-murid yang ada disini tapi tidak ada jawaban yang menunjukan keberadaan Absy.
Hati makin khawatir karena gak biasanya seperti ini apalagi tadi Bu guru menyuruhku untuk mencari dan tidak masuk kelas sebelum gue menemukan Absy artinya Absy bukan orang biasa aja kan.
"Kemana ya tuh bocah, Huftt"Gue langsung duduk ditaman belakang sekolah sambil memikirkan dimana Absy berada.
Sampai waktu jam pulang gue belum menemukan Absy malah murid serta penduduk sekolah sudah mulai pergi meninggalkan tempatnya masing-masing dan gue sendirian disini.
"Apa gue tanya satpam shift sore kali ya"Kataku.
Guepun segera berlari menuju depan sekolah dimana satpam itu biasanya berada "Pak mau tanya"Ucapku.
"Kenapa belum pulang dan mau tanya apa?"
"Saya lagi cari temen saya Absy, apa dia udah pulang duluan saat waktu istirahat?"Tanyaku perlahan.
Duh iya harusnya gue liat mobilnya dulu tadi, Bodoh -Gumamku dalam hati.
"Boleh bantu saya buat cari gak karena saya yakin dia masih disini kok"Kataku sambil sedikit memohon.
"Ayo dek!"
Gue dan pak Satpam mencari terus keberadaan Absy dari lantai tiga hingga lantai dasar terus kami telusuri tapi tidak ada yang namanya Absy disini.
"Gaada dek mungkin dijemput"Ucap Satpam dengan nafas tak teratur.
"Kita harus tetep cari pak, Ada ruangan yang belum kita datengin?"
"Hmm gudang lama!"Jawab satpam.
"Kita kesana sekarang pak"
"Tapi mana ada yang berani masuk situ Dek, udah dikunci berbulan-bulan loh"Kata Satpam.
"Ah udah kita cari dulu ajaaa Pak"
__ADS_1
"Baik, Hayu dek"
Saat masuk kedalam gudang yang diceritakan pak Satpam angker saat tadi diperjalanan guepun sedikit ngeri dan kurang yakin kalau Absy datang kesini.
"Ih serem pak"
"Iya dek makanya"
"Eh eh bentarrrrrrrr"Gue menghentikan langkah saat melihat bercak merah dilantai.
"Ada apa dek?"
"Ituuu pak Ituuu"Tunjuk gue kearah cairan merah seperti darah.
"Manaa dek, ituh apa?"
"Itu eh pak, Darahhhhhhh"Kata gue sambil memegang baju Pak Satpam.
"Walah iyaaa, Coba kita cek Dek ke kamar mandi kayaknya darahnya keseret gitu deh"
"Okee, Bapa duluan!"Pintaku.
Perlahan tapi pasti langkah gue dan pak satpam karena ngeri kalau misalkan didalam sana ada psikopat yang lagi cabik-cabik korbannya kaya difilm-film.
"Pakk cepetan atuhhh"Kataku mendorong Pak Satpam.
"ASTAGAAAA!!"
"Ha??? Absyyy!!!"Gue langsung mendekat kebadan Absy yang sudah berlumuran darah ditambah darah dari kepalanya tidak berhenti keluar.
"Aduhhhh siapa yang berani gini ya"
"Cepet angkat Pak, Bawa kerumah sakit!"Kataku.
"Siap"
Guepun membawa Absy kerumah sakit menggunakan Mobil pribadi Absy yang kuncinya ada didalam sakunya dan tak lupa ditemani pak satpam yang daritadi membantu gue buat nemuin Absy.
"Absyy bangunnnn!"
Hiks..Hiks..Hiks..
"Cepetan Pak"
__ADS_1
"Siap dek" Kata Pak satpam sambil melajukan mobil Absy dengan cepat menuju rumah sakit terdekat.