Jika Aku

Jika Aku
Menenangkan


__ADS_3

Karena ditakutkan Mama sudah pulang terlebih dahulu kerumah dan melihat keadaan aku yang terluka akhirnya aku pergi ke Apotek untuk membeli Tissue juga Masker baru.


"Beli ini satu ya"Tunjukku ke Masker.


Setelah selesai membersihkan sisa-sisa darah dipipi akupun bergegas pulang kerumah sambil merasakan pedih yang masih saja tersisa dipipi sebelah kananku.


"Hai Mamah"Sapaku saat melihat Mama yang baru saja turun dari Mobilnya.


"Halo, Kamu darimana sayang?"Tanya Mama.


"Euhh,..Tadi aku abis dari depan doang sih Mah soalnya Suntuk hehe"Jawabku berbohong.


"Yaudah yuk masuk!, Mama bawain makanan kesukaan kamu nih"


Akupun segera masuk kedalam bersama Mama untuk menikmati kebersamaan yang jarang terjadi.


"Mah aku cuci muka dulu ya"Kataku.


"Yah"


Seusai cuci muka aku kembali keruang keluarga dan menikmati Makanan kesukaan aku bersama orang yang aku cintai yakni Mamah.


"Mah malam ini Mama free gak?"Tanyaku.


"Hmm Free deh kayaknya, Ada apa?"


"Ada seseorang yang mau datang kerumah"Jawabku.


"Siapa? kamu punya temen baru ha?"


"Rahasia dong Mah, Makanya harus diem dirumah yaa hehe"Kataku sambil memeluk Mamah.


"Ish anak niiiii"


Malampun tiba dan tamu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. "Wahh Haiii, Masuk yu!"Ajakku.


Mamapun datang menemuiku dan melihat siapa yang datang kerumah "ini siapa?"Tanya Mamah.


"Halo Tante, Kenalin aku Felisha temannya Absy"


"Waww Teman barunya Absy yaa? yuk duduk-duduk!"Ajak Mamah.


"Cantik banget sih"


"Hehe makasih Tante"

__ADS_1


Akupun duduk cukup berjarak dengan Felisha juga Mamah karena aku gak mau ganggu obrolan asik yang mereka obrolkan saat ini.


"Ish kamu gak bilang loh punya temen secantik ini"Kata Mama padaku.


"Kalau bilang mau apa emangnya?"


"Gak apa-apa, Cuman seneng aja Mama tuh hehe"Jawab Mamah.


Terlihat sangat bahagia sekali Mama bertemu dengan Teman baruku padahal baru saja mereka bertemu tapi mereka saling bicara selayaknya sudah lama jumpa.


"Mah diajak ngobrol mulu, Kasian belum minum"Tegurku ke Mamah.


"Ish Iya-iya, Maaf ya cantikkk yaudah deh Mama ngertiiiii hehe"Mama lalu meninggalkan aku dan Felisha.


Rasanya berubah jadi canggung secara tiba-tiba semenjak diruangan ini hanya berdua.


"Kamu udah makan?"Tanyaku.


"Udah kok"


"Oo iya deh"Yang tadinya banyak topik pembicaraan tiba-tiba hilang entah kemana dari benakku.


"Jerawat kamu pecah ya?"Tanya Felisha.


Felisha tiba-tiba mendekatiku dan memegang pipi sebelah kanan yang memang terasa perih dari tadi.


"Eh iya aku ada salep khusus Jerawat dan ini ampuh banget loh dijerawat"Felisha mengeluarkan sebuah kardus kecil yang berisi obat Jerawat.


"Sini aku olesin biar cepet kering terus sembuh deh"


"Eh gausah biar aku aja"Tolakku karena malu.


"Gapapa, Ayo sini!"


Akupun mendekatkan wajahku dan Felisha mulai mengoleskan obat itu perlahan-lahan disetiap Jerawat yang ada diwajahku.


"Tapi sorry nantinya bakal perih, Tapi tahan yaa soalnya gak lama"Ucapnya.


"Iya, Mungkin reaksinya gitu ya" Felisha mengangguk.


Betapa tenangnya aku melihat wajah cantik Felisha dari dekat dan juga halus tangannya menyentuk wajahku secara perlahan.


"Makasi ya"


"Sama-sama, Nih buat kamu aja obatnya"Kata Felisha.

__ADS_1


"Loh kamu gimana?"


"Aku ada kok, Lagian jarang dipake juga karena udah gak ada jerawatnya hehe"Jawabnya.


Aku merasa dia sengaja membelikan obat ini untukku karena obatnya masih tersegel rapi juga utuh., Pd Banget Dah Di Absy :)


"Wiiiiih cocwiiitnyaaa..."Goda Mama yang tiba-tiba datang.


"Ish diamm hehe"


"Dia itu gak ngerti begituan Felisha sayang makanya si Jerawatnya betah banget diem disitu"Ucap Mamah sambil menaruh jus mangga dimeja.


"Hehe iya Tante"


"Tolong kasih tau tuh kan kamu ada pengalaman yang sama ya"Akupun memasang wajah kesal tapi menggemaskan.


"Jadiii Mama dari tadi denger?"Tanyaku.


"Iyalah, Lanjut deh Tante mau kebelakang dulu ya"


Cukup lama kita berbincang-bincang hingga malam sudah mulai larut dan juga Felisha hendak berpamitan pulang.


"Makasi ya Felisha tar main-main lagi kesini"Ucap Mama.


"Ish"


"Pakk! Tolong kawal Felisha hingga rumahnya ya"Suruh Mama pada security satu.


"Baik bu"


"Gausah Tante, Aman kok"Kata Felisha.


"No,No,No harus dikawal supaya Aman dan gak lecet"Ucap Mamah.


"Baikah,Makasih yaa"


Felisha lalu pergi meninggalkan rumah sedangkan aku masuk kedalam rumah untuk beristirahat dikamar.


LANJUTTTT GAKKKKKKKKK ???


.


.


Likesss doooong Likee Hehe

__ADS_1


__ADS_2