
"Tapi kenapa kamu gak bela diri Bsy?"Tanya Felisha padaku saat sudah sampai didalam kelas.
"Gak perlu itu hanya buang-buang waktu aja toh mereka bakalan gitu lagi seterusnya kok"Jelas aku menjawab semuanya.
Felisha hanya terdiam dan aku langsung membuka buku kesukaanku untuk dibaca sambil menunggu waktu masuk kelas tiba.
^^^^^^...AuthorPov...^^^^^^
Diluaran sana banyak siswa yang membicarakan tentang kedekatan Felisha juga Absy yang makin hari makin akrab saja. Para murid khususnya laki-laki sedang terbuai akan pesonannya murid baru disekolahnya.
"Kita harus buat perhitungan"Hasby tiba-tiba datang saat segerombolan siswa sedang membicarakan Absy.
"Maksud lo gimana?"
"Iya gimana?"
"Sini-sini mendekat!"Pinta Hasby dan para siswapun mendekat untuk mendengar apa yang akan dikatakan Hasby.
"Wahhh gila ya lu, Jangan ah"
"Gausah takut gue kok yang tanggung jawab"Ucap Hasby kepada seluruh siswa yang dari tadi menolak ajakan Hasby.
Istirahatpun tiba Absy seperti biasa menyendiri dikelas sambil memakan makanan yang dibawanya dari rumah.
"Absy!"
Absy menoleh kearah suara yang memanggilnya tadi.
"Apa?"Tanya Absy.
"Broo lu ikut gue dong"Ajak ketua kelas ada Absy sedangkan Absy merasa aneh akan gelagatnya yang tidak biasa.
"Tumben lo ngajak gue biasanya aja ngedeketin gak mau"
"Udahlah gue udah tobat, skuyyyy atuh!"Paksa Ketua Murid kelas itu sambil menarik tangan Absy.
"Sabarrr dong"
__ADS_1
Koridor demi koridor telah dilewati oleh mereka dan koridor ini mengarah ke kantin "Ngajak gue ke Kantin?"Tanya Absy.
"Iya kita pestaaa brooo"
Saat sedang berjalan tiba-tiba dikoridor paling gelap Absy ditarik masuk kedalam gudang yang tidak pernah dibuka oleh orang sekolah ini.
"Akhhhh"Teriak Absy.
"Mau apa kaliannn?"
"Ha Ha Ha Ha, gue to the point aja deh. Lo kenapa bisa kenal Felisha hah?"
"JAWAB!!"Bentak Ketua Murid yang bernama Irfan itu.
"Apa urusannya sama kalian ?"
"Itu urusan guee karena gue suka sama dia!"Irfan memperlihatkan muka seramnya jika marah.
"Dan bukan dia aja, Gue juga"Suara itu tiba-tiba datang dan ternyata adalah Hasby.
"Hasby!?"
"Lo mending jauhin dia sebelum lo tau akibatnya!"Ancam Hasby.
"Gak akan, gue gak akan pernah jauhin Felisha!, Malah gue yang akan lindungin dia dari orang jahat kaya kalian semua!"Jawab Absy dengan nada yang tinggi.
"Wah wah berani juga ya loo, Tapi kaya gini aja lo udah gak bisa ngapa-ngapain kan"Kata Irfan memegang dagu Absy dengan kasar.
"Lo harus jauhin Felisha kalau gak mati dah lu sekarang juga"Kata salah seorang murid yang memegang tangan Absy.
"Gak akan pernah, Cam kan itu !"Teriak Absy.
Bughhh...
Satu pukulan tepat didada Absy.
"Masih mau ngelawan hah?"Kata Irfan memegang kerah baju Absy.
__ADS_1
"Gue tetap gak akan pernah lepasin dan jauhin Felisha!"
Bughhh...
Pukulan kedua dipipi dan pukulan ini dari kembaran Absy yakni Hasby.
"Lo udah berani sama gue hah?"Kata Absy kaget melihat perlakuan saudara kembarnya pada Absy.
"Iya, Kenapa lo?"
Bughh,,,Bughhh,,Bughh
"Awww, Berhentiiii lepasin gueee!"Teriak Absy.
"Gaada yang bakal denger lo disini Absy!"Ucap Irfan.
Bughh,,Bughhhh,,
Pukulan demi pukulan terus datang ketubuh Absy hingga banyak bagian tubuhnya yang memar dan juga berdarah.
"Tolong hentikann!"Kata Absy dengan suara lemah.
"Seret dia dan bawa ke kamar mandi sana!"Pinta Irfan pada siswa lainnya.
Absy tidak bisa melawan dan pasrah diseret paksa oleh teman-temannya sendiri hingga dalam kamar mandi yang sudah kotor tak terawat.
"Lo masih mau jagain Felisha setelah lo begini?"Tanya Hasby.
"Iya!, Gue akan taruhkan nyawa gue demi Felisha dibandingkan gue kasih Felisha sama orang jahat kaya kalian!"
Plakkk..
Tamparan tangan Hasby melayang mengenai pipi Absy yang sedari tadi berdarah akibat pukulan.
"Awwww, Lo gilaaaa!!"Absy berontak tapi genggaman tangan teman-temannya sangatlah kuat hingga...
DUGGGG..
__ADS_1
"Awwws saakit"
Thor Nya Tuh Hobi Banget Ngegantungin Cerita Jadi Maap Maap Ajaa Yaaa Harus Nunggu Ehehehe...😅