
Dengan langkah berat Asa menyeret tasnya, meninggalkan rumah yang beberapa hari menjadi tempat dia berteduh,dan tempat dia bisa merasakan indahnya saling mencintai. untuk meraih kebahagiaan , dalam berumah tangga ,walau itu hanya sekejap ,namun terlukis indah dihati
"Selamat tinggal suamiku, cintaku, dan selamat tinggal kebahagiaanku.
Dipandangilah kembali rumah itu dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipi.
"Kenapa sakit sekali , hati ini sakit ya Allah, tapi aku tak bisa mengabaikan keadaan orang tuaku hanya demi keegoisank. " dengan rasa sesak didada Asa menaiki taksi on line yang telah sejak tadi terparkir didepan rumahnya.
dipandangilah rumah itu samapi hilang dalam pandangan.
pengemudinya hanya bisa memandang Asa dari dasbor tanpa berani bertanya pada penumpangnya itu.
siang hari dirumah biru
Biru memarkirkan motornya dengan tergesa, entah perasaan apa yang ia rasakan, sejak pagi,hatinya gelisah, selalu terbayang wajah istrinya.
Tok tok tok
"Dek buka pintunya"
tok tok tok
Tanpa sengaja terdorong pintunya dan terbuka perlahan.
"Dek mas Biru pulang" Biru berteriak memanggil istrinya yang tak kunjung menjawab panggilannya,
Dikamar ,didapur, dihalaman belakang, Biru tak juga menemukan keberadaan istri tercintannya,.Kekhawatiran mulai bergelayut dihatinya, tapi otaknya masih setia menghibur dirinya mulai kalut.
"Tidak mungkin istriku meninggalkanku, dia juga sangat mencintaiku, pasti dia hanya pergi sebentar" hibur Biru pada dirinya sendiri. tapi air matanya tanpa mau permisi keluar dari pelupuk matanya.
Dengan kasar Biru mengusapnya .
" Istriku hanya keluar sebentar " Biru berusaha menghibur diri. "kenapa kau harus keluar air mata sialan " semakin lama airmata tak terbendung lagi, akhirnya dibiarkanya airmata itu membanjiri pipinya,, Biru menangis beberapa saat sampai kelelahan.
Biru merebahkan tubuhnya yang lelah itu disofa,
"Dimana kamu Asa, jangan tinggalakan aku istriku, kenapa. kamu pergi dariku , kenapa kau memberiku harapan setinggi langit tapi sekarang kau..... " Biru terus bergumam sampai kehilangan kesadaranya tertidur karna lelah yang mendera hati dan pikirannya .
malam menjelang
Biru berlahan membuka matanya dengan berat karna terlalu lama menangis..
__ADS_1
Dia beranjak menyalakan lampu dan menyeret langkahnya mencari Asa istri tercintanya dengan kembali memupuk harapan istrinya kembali padanya tapi, setelah lama mencari tak juga ditemukan Biru melangkah menuju kamar dimana dia pernah memadu kasih dan melalui siang pertama bersama istrinya.
"Apakah ini kebahagiaan ini hanya mimpi belaka, kenapa begitu singkat cinta5 ini kurasakan, ataukah dia memang sengaja mempermainkan hatiku dengan memberi harapan palsu, apa salahku padamu Asa" Biru berteriak meluapkan perasaannya.
Biru duduk kedepan cermin yang biasa dipakai Asa merias diri. Biru melihat dirinya yang kusut , mata yang sayu dan sembab. terpantul didepannya. dan ada sebuah benda asing menarik perhatiannya dialihkan pandanganya pada sebuah buku harian berwarna pink. tercetak nama Nuansa Lailiyah.
Dielusnya buku harian itu diciumnya dan dipeluk nya erat seakan Asa yang ada didekapannya .
perlahan dia buka halaman pertama tampak foto Asa dengan senyum manis menghiadi wajahnya.
dilembar berikutnya.
Tertanggal 23 Januari 2023
Disiang itu aku bahagia sekali hasil pengumuman disekolahku aku lulus dengan hasil yang sangat memuaskan.
kuberlari untuk segera sampai kerumah dengan membawa amplop dari sekolah yang bertuliskan lulus.
Namun sampai rumah kulihat ibuku menantiku didepan rumah dengam mata sembab.
Tak jadi kuserahkan amplop itu kepada ibuku. kuhampiriri wanita yang melahirkanku itu dengan hati yang gelisah. Kugandeng ibuku untuk duduk segera kuambilkan minum aku serahkan padanya, supaya lebih tenang. Ayahku datang menghampiri kami tegang , dan duduk bergabung dengan kami. Untuk sesaat mereka hanya diam, memandang diriku dengan tatapan kosong, aku kebingungan dengan situasi yang aku hadapi sekarang ini. Ingin kusampaikan kabar gembira kelulusanku namun kulihat ada kedukaan diwajah kedua orang tuaku. Aku juga diam menunggu sesuatu yang akan disampaikan kedua orang tuaku.
Akhirnya ayahku berkata untuk maafka keputusannya menyetujui sebuah permintaan orang yang telah menolong keluargaku untuk menjadikan aku istri keduanya.
berita itu dari orang yang menjadi cinta pertamaku.
Badanku luruh kelantai, sedih kalut terpaksa, tapi aku tak bisa berbuat apa apa.
semua kisah yang Asa alami diungkapkannya dalam buku, harian itu
Dengan air yang terus merembes, Biru membuka lembar demi lembar catatan curahan hati Asa.
dan pada halaman terakhir tertulis tanggal 23 April 2023
tertulis untuk suamiku
Assalamualaikum suamiku
Maafkan Asa mas Biru, aku harus pergi meninggalkan semua yang pernah kita rakit bersama.
Mas Biru mungkin rumah tangga kita sangat singkat , namun bisa merasakan memjadi istrimu menjadikan kenangan terindah dihidupku
__ADS_1
kamu boleh membenciku seumur hidupmu karna kujadikan dirimu objek untuk meraih kebahagiaanku.
Aku memang egois tak memikirkan hati dan perasaanmu, tapi aku hanya ingin merasakan bahagia tanpa ada tekanan.
Ijinkan aku membawa cintamu seumur hidupku, karna hanya kaulah cinta pertama dan terakhirku.
Mas Biru suamiku
Terimakasih kau kenalkan aku dengan rasa ini
Indahnya rasa mencintai ,
bahagianya karna dimengerti
nyamannya karna disayangi.
Mencintai adalah hal yang belum pernah kurasakan
baru padamu kurasakan itu.
Terima kasih untuk semuanya
Lupakan aku mas Biru semoga kamu bisa meraih kebahagiaanmu meski tanpa diriku
talaq aku mas.
Tangan Biru bergetar menahan sakit dan juga amarah
"Kenapa semua ini kau lakukan padaku Asa kenapa " Biru membuang buku harian itu kesembarang ara, dihempaskannya semua yang ada didepannya .
"Kepada tidak kau biarkan aku membantu masalahmu Asa "Bodoh , bodoh sekali ,aku tak peka akan penderitaan yang kau alami" Biru terus berteriak teriak untuk melapaskan kemelut yang ada dihatinya
Biru terduduk dengan beraimbah air mata
"Ya Allah tidak pantaskan aku merasakan kebahagiaan kenapa cobaan seberat ini
Biru mengusap air mata yang tetus keluar dan mengambil buku yang dia lempar.
"Berikan lah aku kesempatan untuk membahagiakanmu Asa kembalilah padaku"
"Aku harus mencarimu, sampai keujung duniapun akan kukejar kau dan kuambil kembali separuh jiwaku yang telah kau bawa pergi
__ADS_1
bersambung