
"Adit?" panggil sang nenek.
adit sadar dan mengerjap2 kan matanya secara pelan lalu ia membuka matanya dan yang pertama ia lihat adalah intan. lalu adit tersenyum. dan adit pun melihat kearah neneknya lalu tersenyum.
"adit gak papa nek, adit kuat nenek jangan nangis" ucap adit langsung karna takut di omelin duluan sang nenek.
"iya gak papa sayang, jangan gini lagi, nenek gak suka, kamu liat intan tadi syok dengar kamu kayak gini." ucap sang nenek tersrnyum.
"maaf nek, adit bohong ke nenek." ucao adit lagi
" gak papa kok, nenek udah dengar ceritanya dari rian tadi. lain kali jangan di ulangin." ucap sang nenek dan di balas anggukan oleh adit.
" ya sudah nenek maj keluar dulu karna pasti nanti teman2 mu ingin melihat mu juga" ucap nenek sambil berdiri dan akan manarik tangan intan. namun di tahan oleh adit.
" nek tunggu! adit mau ngobrol sama intan sebentar ber 2 aja boleh? " tanya adit dan di angguki sang nenek.
lalu sang nenek keluar dari ruangan adit
"ntan! maafin gue, maaf udah bikin lo panik, dan maaf dengan nakalnya gue ini" ucap adit.
"enggak papa dit" jawab intan tersenyum.
__ADS_1
dan adit ingin duduk bersandar di ranjangnya dan di bantu intan.
"lo duduk di pinggir ranjang ini" ucap adit.
"!terima kasih sudah peduli sama gue" ucap adit sambil memegang tangan intan, dan intan hanya tersenyum malu.
akhirnya keheningan melanda mereka.
"gue sayang sama lo" ucap adit tiba2 dan membuat intan membelalakan matanya.
" gue serius sayang sama lo, gue sayang sama lo ntan" ucap adit sungguh2.
" adit lo gak mimpikan? tanya intan.
" lo itu unik,gue tertarik sama lo dan gue sadar gue suka sama lo" ucap adit menatap intan. yang di tatap hanya menunduk.
"gimana perasaan lo ke gue? pasti lo gak suka gue kan" ucap adit melepas tangan intan namun intan menarik tangannya.
"aku... aku... aku... aku juga sayang sama lo dit" ucap intan menunduk sambil mengelus tangan adit.
"lo serius?" tanya adit dan di balas anggukan oleh intan.
__ADS_1
adit pun mengangkat dagu intan agar intan menatap wajahnnya. adit menatap mata intan dalam. dan intan dapat merasakan bahwa wajah adit semakin dekat dengan wajahnya.. dan adit mengecup kening intan lama. lalu turun mencium ke 2 pipi chabi intan secara bergantian.
lalu ia mengecup bibir pink intan awalnya hanya kecupan tapi lama kelamaan adit mulai ******* bibir intan.
intan yang mendapat serangan dadakan dari adit awalnya kaget, karna ia belum pernah seperti ini jantungnya sudah akan copot dari tempatnya.
adit dan intan terus berciuman hingga kini tangan intan telah melingkar di leher adit.
setelah 15 menit mereka berciuman adit melepaskan ciumannya. dan melihat wajah intan yang memerah karna malu.
"jangan malu gitu sama calon suami" ucap adit sambil tertawa.
"adit nakal iih" ucap intan melepas tangannya yang di leher adit lalu mencubit pelan tangan adit.
"istirahat sekarang! jangan banyak gerak" perintah intan.
"iya sayang, temani aku di sini ya" ucap adit.
intan yang mendengar perubahan bahasa adit semakin malu di buatnya.
"iih udah ah aku mau keluar, rian sama doni pasti udah nunggu lama" ucap intan sambil berlalu pergi.
__ADS_1
'ciuman pertama gue' bathin intan sambil tersenyum.
adit yang melihat kepergian intan pun tersenyum ia menyentuh bibirnya yang nakal karena berani mencium intan tanpa perundingan dulu. adit seperti tergoda saat melihat bibir intan yang pink dan terlihat manis itu maka saat tau intan menyayanginya adit langsung menyerang bibir manis intan.