JODOH PILIHAN NENEK

JODOH PILIHAN NENEK
#27


__ADS_3

adit sudah memarkirkan mobilnya di parkiran mall. tetapi tak ada sepatah kata dan pergerakan dari adit, dan itu cukup membuat intan penasaran dengan sikap adit.


"dit,, kenapa? kamu sakit?,atau ada masalah? kalo tidak pulang aja ya?" ucap intan pelan.


"gak papa, yok lah" ucap adit masih datar.


adit pun keluar dari mobilnya dan berjalan duluan tak menunggu intan lagi. intan yang merasa sedikit sedih pun berusaha tegar. ia keluar dari mobil adit lalu menyusul adit dengan menunduk.


saat sampai di pintu mall adit berbalik dan sedikit tersenyum melihat intan berjalan dengan tertunduk.


'maaf gue kejam sama lo' bathin adit.


"buruan!" ucap adit sedikit keras dan ngegas. membuat intan dan para pengunjung lainnya melihat ke arah adit.


"iya dit," ucap intan dengan sedikit gemetar.


mereka berjalan menuju toko pakaian wanita. adit menoleh ke arah intan yang berjalan sambil menunduk, ia masih takut dengan sifat adit hari ini.


"nunduk aja terus sampe tu keramik jadi jelly" ucap adit sambil melihat intan.


"maaf" ucap intan singkat.


"jangan nunduk terus kita itu mau belanja keperluan lo, gue mana tau ukuran lo! dan gue gak bisa milih selera lo" ucap adit.


"iya iya" ucap intan.


akhirnya adit menggenggam tangan intan dan menariknya dengan lembut masuk menuju toko pakaian wanita.


awal awal mereka memilih pakaian tidur untuk intan. setelah memilih beberapa pakaian tidur mereka menuju tempat pakai dress untuk intan, awalnya intan ragu untuk memilih karna dia tak perna memakai baju yang seperti ini.

__ADS_1


"dit gak payah lah beli ini, aku gak biasa makenya, bajunya kurang bahan semua." ucap intan yang ngeri dengan model dress di sana karna pendek2 dan sedikit terbuka.


"gak ada pokoknya harus beli, 3 atau 5 jadi lah" kekeh adit dengan senyuman manisnya. akhirnya intan memilih 3 dress yang lebih tertutup menurutnya.


"udah semua ni, yok bayar setelah itu kita cari baju kamu" ucap intan saat melihat baju baju di tangannya.


"ada yang belum" ucap adit sambil mengambil alih baju2 di tangan intan dan membuat intan terkejut. dan memasang muka bingung.


"dalaman lo gak mau beli?" lanjut adit sedikit tertawa.


"adit apaan sih kamu" malu intan sambil memukul pelan tangan adit.


"udah sana pilih aku liatinnya dari jauh aja" ucap adit sambil sedikit tertawa.


lalu intan pergi ke tempat pakaian dalam wanita. dengan wajah di tekuk. sedangkan adit memperhatikan intan dari jauh. adit bukan tak berani menemani intan memilih pakaian dalamnya. ia hanya takut intan malu saat sedang memilihnya karna itu kan hal hal yang sensitif.


saat sedang memilih2 pakain dalam nya. tak sengaja seseorang menyenggol lengan intan dan membuat intan menoleh ke arah yang menyenggolnya.


"iya gak papa" ucap intan sedikit tersenyum.


"kamu lagi milih2 ini" tanya sang pria.


"iya, karna ini memang pakaian ku" ucap intan kesal karna kenapa juga dia nanya2 intan. karna kan ini memang keperluannya. dia yang harusnya kenapa cowok tapi berada di tempat cowok.


'atau jangan jangan dia awokwok'


"maaf bisa kamu membantu ku mencarikan barang2 ini?" tanya sang pria sambil menunjukkan kertas dengan tulisan barang yang harus di cari. intan yang melihat tulisan itu pun tersenyum.


'tuu kan author salah kira ahaha'

__ADS_1


"iya bisa kok bentar ya saya bantu cari" ucap intan sambil melihat tulisan dan memilihkannya.


tak butuh waktu lama intan pun selesai memilih kan barang sang cowok dan memberikannya kepada sang cowok.


"ini sesuai dengan yang di tulis di kertas ini" ucap intan sambil menyerahkan beberapa belanjaanya.


"terima kasih " ucap sang pria.


adit yang memperhatikan intan dari jauh kesal karna intan mengobrol cukup lama dengan seorang pria. awalnya ia hanya memantau saja, saat sudah cukup lama memantau dan memperhatikan dengan seksama ternyata sang cowok di sana tak kunjung pergi. seketika itu juga adit merasa hareudang eh panas maksudya.


adit berjalan menghampiri intan saat sang pria hendak pergi dan kehadiran adit membuat sang pria mengurungkan niatnya hendak pergi.


"sayang... kok lama?" ucap adit sambik tersenyum manis ke arah intan.


intan yang merasa aneh dengan panggilan adit hanya tersenyum.


"maaf mas, tadi mbaknya bantuin saya cari barang untuk istri saya. maaf ya mas'" sungkan sang pria.


"iya tidak papa kok pak," ucap adit tersenyum manis. karna ia lega sang pria sudah menikah.


kemudian sang pria pamit pergi.


"sudah cukup ini keperluan kamu? ada yang kurang gak?" tanya adit memastikan.


"gak ada kok sayang" ucap intan menekankan kata sayang.


"ahaha lo itu lucu tau gak., yo kita ke kasir terus cari cari yang lainnya lagi" ucap adit sambil menggenggam tangan intan dan menarik nya dengan lembut menuju kasir.


huaaaaa adit datang ni😁...

__ADS_1


jangan lupa dukung adit dan intan terus ya readrs kesayanga author yang baik hati dan tidak sombong.


salam manis auhtor❤😍


__ADS_2