
skip hari terakhir ujian.
hari ini hari terakhir ujian dan hal itu dapat membuat semua murid berbahagia karna liburan yang di nantikan telah di depan mata.
begitu juga dengan adit dan geng, tapi tidak dengan intan. entah kenapa intan tak bersemangat walau ini ujian terakhir yang akan ia hadapi.
"ntan?" panggil cindy sahabat intan.
"adaapa cind?" ucap intan masih dengan kegiatan melamun nya.
"kamu kenapa?, jangan sedih dong, hari ini ujian terakhir kita." ucap cindy menguatkan intan.
"entah lah cind, rasanya aku gak semangat liburan ini, hmm mungkin karna efek bentar lagi aku akan jadi istri orang" ujar intan meletakkan kepala nya di mejanya.
"sabar ntan, adit itu aku yakin dia orang yang bertanggung jawab, ya aku tau walau kalian gak ada rasa, tapi ibarat pepatah ni ya, kalo kita selalu bersama setiap hari, pasti sebuah rasa akan hadir dengan sendirinya. ya walau waktunya entah dalam dekat atau lama" ucap cindy menguatkan sahabatnya yang selalu membantu dia mengerjakan tugasnya.
"hem,, walau nanti aku udah nikah, kita tetap kawanan yaa, tetap sahabat aku. tetap jadi kawan curhat" ucap cindy sambil melangkah menuju tempat duduk cindy dan memeluknya dari samping.
"iya iya sayang, kita tetap sahabat selamanya." ucap cindy meyakinkan intan.
"sudah ayoo belajar semangat ujian terakhirnya cinta dan bebeb ku" tambah cindy, agar sahabatnya sedikit tersenyum.
dan akhirnya mereka pun belajar untuk mata pelajaran terakhir yang akan di uji kan.
**
bel tanda berakhir ujian pun sudah di bunyikan semua siswa berkumpul di halaman untuk mendengar pengumuman selanjutnya.
"intan ayo keluar" ucap cindy menggandeng tangan intan dan di balas senyuman oleh intan.
saat mereka sudah sampai di halaman, intan sekilas melihat adit dan teman2nya sedang bercanda.
intan bisa melihat dari kejauhan wajah adit tidak sama sekali terlihat beban. seketika itu juga intan merasa hanya diri nya sendiri yang terbebani di sini.
__ADS_1
teman2 adit yang sedang bercanda menunggu guru memberikan pengumuman pun akhirnya sadar akan kehadiran intan di dekat mereka.
"dit,, tu bini lo, gak mau gitu nyamperin dia?" goda iki yang melihat intan sesekali mencuri pandang ke adit.
"biar aja, gue mau dia sama sahabat2 nya dulu" ucap adit cuek dan acuh dengan kehadiran intan.
"lo gak liat gitu itu mukanya sedih gitu," tambah rian yang memperhatikan wajah intan sedari tadi tertunduk dan memasang wajah tak bersemangat.
"seenggak nya dit kamu yakin kan dia, biar dia gak sedih dengan pernikahan mendadaknya." tambah doni sok bijak.
"ah elu pada kek udah pernah ngerasain yang namanya nikah mendadak" ucap iki sambil menoyor kepala rian dan doni.
adit yang mendapat masukan dari teman2 nya pun mulai berfikir dan membenarkan kata2 sahabatnya.
"oiya lu pada nanti malam ke rumah gue ya, gue mau lamaran nanti malam, dan lu pada harus jadi saksi" ucap adit melirik ke sahabat2nya di balasi anggukan oleh sahabatnya.
sesaat kemudian guru yang akan menyampaikan pengumuman pun memberikan pengumuman nya kepada muridnya semua. saat telah selesai memberikan pengumuman guru pun mempersilahkan para siswa dan siswinya untuk membubarkan diri dan menikmati liburan 2 minggu mereka.
para siswa berhamburan keluar sekolah. termasuk adit dan geng. iki yang melihat intan dengan seorang sahabatnya hanya duduk di bangku halaman sekolah pun heran. kenapa mereka ber 2 tidak beranjak pulang.
"ayok lo ikut juga" ajak adit ke iki.
dan akhirnya adit dan iki pun berjalan menghampiri intan dan sahabatnya.
intan yang terus menunduk tak tau jika ada seseorang yang sedang berjalan menuju ke arahnya namun sahabatnya jelas tau karna sahabatnya sedari tadi memperhatikan adit dan teman2nya.
"ntan, calon mu tu ke sini. aku pergi dulu ya" ucap cindy hendak beranjak.
"jangan, di sini aja kamu" ucap intan sambil menahan tangan cindy.
akhirnya cindy pun tak jadi pergi dari situ.
tak lama adit sampai di depan intan. adit terus memperhatikan intan yang menunduk sambil meremas2 roknya.
__ADS_1
"intan?" panggil adit.
"ya dit?" ucap intan masih menunduk.
"intan, tatap mata gue, lo ngomong bukan sama tanah" ucap adit lagi dan intan langsung mendongak ke arah adit.
adit tersenyum saat melihat wajah intan yang makin hari makin manis menurutnya.
"lo kenapa?" tanya adit meju satu langkah dari tempat tadi.
"aku gak papa kok dit" ucap intan sambil tersenyum terpaksa.
"jangan bohong" ucap adit terus menatap mata intan.
"jangan sedih dengan pernikahan kita, lo tetap bisa main dengan sahabat2 lo kok, kecuali sahabat cowok" ucap adit sambil nyengir kuda dan mendapat tawa an dari cindy dan iki yang sedari tadi memperhatikan mereka ber 2 dan mungkin tak di anggap keberadaanya.
adit meraih tangan intan dan menggenggam nya.
"ayo pulang gue antar" ucao adit menarik lembut tangan intan.
"ah jangan, nanti cindy pulang sama siapa?" tolak intan.
"ki lo paham kan maksud gue?" tanya adit, tanpa melirik ke iki yang sudah bingung dan tak lama iki paham dengan maksud adit.
"oke boss, udah sana ntan, urusan cindy dia balik smaa gue" ucap iki sambil nyengir kuda.
akhirnya adit dan intan pun melangkah menuju parkiran dan di susul oleh iki dan cindy.
mereka pun pulang ke rumah masing2.
semangat semangat semangat terus auhtor.
gak papa deh auhtor semangatin diri sendiri.
__ADS_1
salam manis diri sendiriโค๐๐๐พ