
hari ini janji suci antara adit dan intan akan di ucapkan.
jodoh yang di berika sang nenek semoga membawa mereka ke dalam kebahagian itu lah kira kira harapan mereka.
pagi ini pukul 04 pagi di kamar adit. adit masih tertidur di kamarnya dengan tenang hingga tak menyadari ada 2 orang di dalam kamarnya yang baru masuk dan sepertinya mereka sangat ingin untuk memeluk anak semata wayangnya.
"pah, adit nya di bangunin jangan?" tanya sang mama.
"pules banget tidurnya dit. gak tega mau bangunin." ucap sang papa duduk di sofa kamar anaknya sambil melihat2 keadaan kamar anaknya yang sudah lama tak di lihatnya.
sedang kan sang mama hanya menatap anaknya yang tertidur dengan pulas.
anak mama udah besar, sebentar lagi udah punya keluarga baru. hem.. waktu berlalu terlalu cepat. mama sayang kamu dit. bathin mama adit sambil mengelus kepala anaknya.
adit sedikit terusik dengan sentuhan lembut di kepalanya.
"eeeggghh" lenguh adit sambil menghindari tangan yang mengganggu tidurnya.
"sayang" ucap sang mami lembut.
"eemmm.." jawab adit masih di alam mimpinya.
"bangun sayang,, sekarang sudah jam setengah 5 kamu harus di dandan" ucap sang mami lembut.
"emm.. iya iya nek bentar lagi" ucap adit masih merem dan masih di alam tidurnya.
nyessss.... sakit hati sang mama
itu yang di rasa sang mama saat mendengar adit memanggilnya nenek. senyum kecut nampak di wajahnya. namun ia tau itu karna dia yang tak punya waktu untuk anaknya sehingga dia tak punya tempat di hati atau di pikiran adit.
tak lama adit duduk dari bangun tidurnya, ia masih mengucek2 matanya.
2 manusia ada di hadapannya sedang duduk di sofa kamarnya.
adit nampak menyipitkan matanya ia memindai siapa yang sedang duduk di kamarnya dengan satntai begitu.
ia tersenyum begitu melihat ke 2 orang tuanya ada di hadapannya ya allah indah sekali mimpi ini, seandainya ini bukan mimpi dan jangan bangun kan adit ya allah bathin adit.
"bangun nak" suara sang papa saat melihat putra nya sudah duduk dan tersenyum ke arahnya.
__ADS_1
nyata sekali suara papa bathin adit. adit masih duduk di ranjangnya. ia masih mengumpulkan nyawanya.
tiba tiba sang mama memeluk adit sangat erat dan itu membuat adit terkejut karna mendapatkan pelukan dadakan dari sang mama.
adit terdiam mencerna kondisi saat ini, ia memastikan ini mimpi atau nyata.
adit masih diam tak membalas pelukan sang mama hingga tangis mama dengan terus berbicara memohon maaf padanya membuat adit sadar ini nyata bukan mimpi. adit perlahan membalas pelukan sang mama. dan ternyata ia sekarang bukan sedang mimpi. di situ tangis mama adit dan adit terdengar cukup keras karna adit terus bertanya dan di balas kata maaf oleh mamanya.
sedangkan sang papa hanya berdiri di tempatnya sambil melihat ke arah 2 orang yang di sayangi dan di cintainya.
"kenapa mami baru pulang? mami kemana aja? adit kangen mi" ucap adit sambil menangis.
"maafkan mami sayang.. maaff.." ucap sang mami sambil sesegukan.
mama adit melepas pelukannya dan menatap anaknya. adit hanya tersenyum.
kemudian sang papa memeluk putranya tak ada tangis hanya tetes air mata yang mengatakan bahwa mereka saat ini sedang saling merindukan.
"aih,, putra papa udah besar sekarang" ucap sang papa sambil mengelus2 punggung putranya. dan di balasi anggukan oleh adit.
"adit, ayo bangun mandi lepas itu sarapan baru kita siap2" ucap sang mama menyadarkan ayah dan anak tersebut.
adit menatap ke2 orang tuanya ia tak menyangka bahwa sang mama dan papa akan datang ke acara pernikahannya.
"mama gak akan tinggalin adit lagi?" tanya adit di sisa sisa tangisnya.
,"tidak sayang, mamai akan berhenti bekerja, dan papa akan memantau pusat perusahaan dari sini dan kamu fokus sekolah lepas itu baru kuliah sambil belajar mengurus kantor papa yang cabang siniya" ucap sang papa
adit hanya membalas ucapan sang papa dengan anggukan kepala dan jangan lupakan senyuman tampannya.
"aih mami sampai lupa, mami belum jumpa sama calon menantu mami ya" goda sang mami pada adit dan benar saja adit muka adit langsung memerah karna menahan malu.
"ah sudah sudah adit mau mandi" ucap adot beranjak dari ranjangnya dan menuju ke kamar mandi namun belum sampai di kamar mandi sang ayah menggodanya lagi.
"aduh ma, anak kita udah gak sabar kayaknya, bakalan punya cucu cepet ni" goda sang papa dan hanya mendapat senyuman malu dari adit.
hari ini adit bahagia sebahagia2nya. ke 2 orang tuanya berkumpul. dan sebentar lagi adit akan mempersunting gadis yang akhir2 ini mencuri perhatiannya.
**
__ADS_1
skip rumah intan pukul 5 intan sudah mandi dan sudah selesai melaksanakan solat subuh. intan di bantu cindy sekarang sedang mengepak baju baju intan yang akan di bawa ke rumah orang tua adit. karna untuk beberapa bulan intan dan adit akan tinggal di sana dulu.
"ntan.. ini udah semua?" tanya cindy saat sedang menyusun 3 koper besar.
"belum, ini tinggal peralatan dan bedak2 ku aja. pake koper yang kecil cukup mungkin ya?" tanya intan kepada dirinya sendiri.
"ntan ntan.. semua barang lo di bawa gak ada yang di tinggal?" tanya cindy.
"semua penting cind eheheh" jawab intan sambil nyengir kuda.
akhirnya semua sudah di bereskan ke dalam koper sekarang tinggal menunggu orang jemputan untuk membawa barang2 intan ke rumah orang tua adit.
intan, cindy dan nenek di jemput oleh orang yang berbeda dengan orang yang tadi membawa barang2nya karna tujuan mereka berbeda. intan di bawa ke hotel duluan karna intan harus di make over di sana tak memngkin kan jika dari rumah karna lumayan jauh.
sekarang intan sedang di make over oleh orang kepercayaan nenek adit di salah satu kamar hotel di tempat di adakannya akad dan resepsi.
**
skip rumah adit.
kini adit sudah selesai bersiap. ia telah memakai pakaian ala ala orang nikahan berwarna putih yang sangat pas dengan warna kulit adit.
"uuh cucu nenek ganteng banget sih" ucap sang nenek saat melihat adit. sudah duduk di sofa ruang keluarga dan hanya di balasi senyuman manis adit. adit tak ingin banyak bicara ia masih harus menghapal ijab kabul nanti.
saat adit sedang memainkannya ada beberapa orang suruhan sang nenek masuk ke kamarnya dengan membawa 3 koper besar dan 1 koper kecil serta beberapa tas sedang. adit bingung dengan orang tersebut.
"pak itu punya siapa?" tanya adit pada salah satu orang suruhan sang nenek.
""punya nona muda intan den" ucap orang tersebut sambil melenggang pergi.
astaga intan lo gila kali ya kamar gue bakalan penuh dengan barang2 lo aja kayak nya nanti. sabar dit sabar gitu gitu bentar lagi bini lo bathin adit sambil mengelus2 dadanya.
"hayoo anak mami kenapa ngelus2 dada gitu?" tanya sang mami mengangetkan adit.
"ah mami, gak ada kok" gugup adit.
"ya udah ayo semua sudah siap di depan tinggal nganten aja ni lagi" ucap sang mami sambil menggandeng tangan putranya keluar rumah menuju hotel.
***asikkk adit datang lagi ni maaf kemaren2 gak bisa up di karena kan auhtor ada kesibukan. yuhuuu besok part spesial karna besok akan ada kedatangan seseorang yang akan mengagetkan sang pengantin baru.
__ADS_1
jangan lupa ya dukung adit terusss...
salam manis auhtor😘❤***