
hari ini adalah hari ujian yang ke 5.
semua murid mengikuti ujian dengan semangat yang mulai memudar namun masih mereka ikuti ujian ini karna liburan nya lah yang mereka nantikan setelah ujian selesai.
di koridor sekolah nampak tak sunyi, banyak siswa siswi berlalu lalang dengan jalan yang tergesa2. mereka memasang wajah yang khawatir.
namun siswa siswi tersebut seperti murid dari kelas 10 atau kelas satu kelas intan.
guru pengawas di ruang adit yang penasaran dengan keadaan di luar pun berdiri di depan pintu dan menyetop salah satu siswa yang lewat.
"kalian kenapa bolak balik dari tadi?" tanya sang guru.
"maaf bu, itu tadi di kelas kami ada yang pingsan," ucap murid tersebut.
"hah? siapa pingsan?" tanya sang guru lagi.
Adit yang awal nya masih fokus dengan ujiannya dan gak sengaja mendengar ucapan murid tersebut menyebut2 nama intan. perasaan adit menjadi tak karuan.
ia coba untuk tetap fokus dengan ujiannya, namun nihil hatinya masih tak bisa fokus, hatinya masih gundah dengan keadaan intan saat ini.
ia duduk dengan tak nyaman dan itu membuat doni sahabatnya yang duduk tepat di belakang nya merasa ada sesuatu dengan bossnya tersebut.
"lo kenapa boss?" tanya doni sedikit berbisik.
"gak papa gue" jawab adit.
"kalo gak tahan izin aja boss, jangan di tahan2 gitu" ucap doni yang berfikiran bahwa adit itu menahan hajatnya.
adit setelah mendengar ucapan doni seperti mendapatkan mutiara tersebut langsung berdiri dan izin kepada pengawas untuk ke wc.
__ADS_1
adit melangkah di koridor sekolah dengan langkah lebar dan tergesa. bukan menuju wc melainkan menuju kelas intan.
pikirannya saat ini hanya ingin berjumpa dengan intan dan memastikan keadaanya.
saat adit berada di depan pintu kelasnya, adit sedikit gugup karna kelas intan pintunya tertutup. akhirnya ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu tersebut.
tok tok tok.
lalu pintu terbuka yang menampak kan sang pengawas.
"ada apa dit?" tanya sang pengawas.
"saya ada perlu dengan intan pak" ucap adit sedikit gugup dan di balasi senyuman oleh sang pengawas.
lalu sang pengawas masuk lagi ke dalam kelasnya.
tak lama sosok yang di khawatirkan adit sedari tadi datang menghampiri adit yang sedang duduk di salah satu kursi di sana.
adit langsung berdiri dan memegang tangan intan sambil mengerjap2 kan matanya.
"lo gak papa ntan?" tanya balik adit.
" aku gak papa kok dit" ucap intan yang kaget tangan nya di pegang oleh adit.
"tadi siapa yang pingsan?" tanya adit masih memegang tangan intan.
"ah itu cindy pingsan sahabat aku, biasa cewek kalo lagi kedatangan tamu" ucap intan sambil melepas tangan adit.
"ah syukur lah" ucap adit duduk lagi.
__ADS_1
"kamu khawatirin aku?" tanya intan to the point.
"ah, eng.. enggak kok" ucap adit gugup karna ketahuan oleh intan, dirinya menghawatirkan intan.
intan yang tau sebenarnya adit menghawatirkan dirinya hanya tersenyum seakan2 dirinya percaya.
"udah kan gak ada lagi?" tanya intan.
"oiya hari minggu kita belanja keperluan lo dan gue oke, gue balik ke kelas!" ucap adit sambil pergi dari hadapan intan.
intan hanya tersenyum seraya melihat kepergian adit dari hadapannya.
intan lalu masuk kembali ke kelasnya.
**
adit masuk ke kelasnya dengan senyuman yang terus mengembang di wajahnya.
"dit lo udah enakan ya?" tanya doni yang melihat wajah sahabatnya tersebut dengan wajah penasaran.
"iya gue lega" ucap adit.
doni yang berpikiran bahwa bosa nya ini lega karna sudah memenuhi panggilan alamnya hanya manggut2.
ia tak tau bahwa boss nya udah lega karna tau intan sehat2 aja.
icikiwirr
adit datang ni, jangan lupa dukung auhtor yaa...
__ADS_1
salam maniss auhtor😘❤