JODOH PILIHAN NENEK

JODOH PILIHAN NENEK
#36


__ADS_3

bujubuneng, ini cewek cantik amat yak bathin iki sambil melongo melihat gadis di depan matanya.


ya allah bidadari dari mana ini kali ini bathin adit.


"haii, kalian kenapa? cindynya ada?" tanya sang gadis lagi yang menyadarkan kedua pemuda di hadapannya.


"aah anu anu cindy ada di dalam panggil aja" grogi iki saat sadar dirinya tadi memikir kemana2.


"terima kasih bang" ucap gadis itu sambil melenggang menuju pintu.


"astaga zaskiaaa.." teriak cindy dari dalam rumahnya.


"hey bibi" ucap gadis tadi yang bernama zaskia.


"bibi itu siapa?" tanya zaskia menunjuk ke arah adit dan iki.


"teman2 bibi sekaligus kaka kelasnya bibi" ucap cindy sambil memeluk sepupunya itu.


"yang pake jas putih ganteng maksimal ya bi" bisik zaskia sambil membalas pelukan sang bibi.


"aish gak boleh, dia udah mau tunangan" ucap cindy melototkan matanya.


tak lama datang lah intan yang sudah cantik dengan gaun putih. yang sangat cocok dengan kulit nya. dan di tambah riasan make up nya yang tidak terlalu menor tetapi pas dengan wajah intan yang memang sudah cantik maksimal.


"cind, kapan berangkat?" tanya intan saat keluar mengangetkan cindy yang sedang berpelukan mesra dengan sang ponaan.


"ah iya ayo, zaskia diam di sini dulu ya, bibi ada urusan ini" ucap cindy menggenggam tangan intan.


"ntan jangan nunduk lo itu cantik, tangan lo ini dingin banget" goda cindy.


"gue malu cind, gue gak pede" ucap intan pada sahabatnya itu.


"heh bedua mau main game terus atau mau berangkat sekarang?" tanya cindy saat sudah sampai di samping iki, tetapi iki tak menyadarinya. karna iki sedang main game bersama adit yang sibuk juga.


gak lama adit dan iki yang mendengar suara cindy pun menoleh ke arah cindy. dan betapa kagetnya mereka. saat melihat intan yang sangat sangat cantik bak putri cinderella menurut mereka.

__ADS_1


masya allah ini beneran calon bini gue kan? gue gak mimpi kan? di buat dari apa sih intan? lo kok cantik gini bathin adit.


demi apapun adit beruntung bisa dapetin lo ntan bathin iki.


"ehem" deheman cindy yang di buat2 pun cukup mengangetkan adit dan iki yang sibuk dengan dunia halunya.


"ah iya ayo berangkat." ucap adit gugup.


"cind, lo sama gue ya" ucap iki langsung menarik tangan cindy menuju mobil yang di bawanya.


adit yang melihat iki langsung menarik tangan cindy pun tersenyum karna ia senang iki paham dengan dirinya walau belum di beri kode.


"lo mau di situ aja" tanya adit ke intan.


"enggak gue pegel ini pake sendal tinggi banget" keluh intan sambil melangka pelan2 menuju mobil adit, padahal adit belum ada mengajak,


"yok" ucap adit sambil menggandeng tangan intan menuju mobilnya yang masih menyala.


"icikiwir udah kayak penganten aja" teriak iki dari mobilnya.


"siap ntan cocok banget dahh" teriak cindy.


"lo cantik, lo sempurna." ucap adit sambil tersenyum.


"kita mau kemana?" tanya intan tiba2 karna ia belum tau mau di bawa kemana oleh adit.


"ke rumah lo lah" ucap adit sambil membuka kan pintu mobilnya untuk intan.


"ngapain cobak harus dandan kalo mau ke rumah gue doang" ucap intan pelan karna tadi intan sempat berfikir akan di ajak diner romantis oleh adit.


"ikutin ajalah" ucap adit duduk di kemudi dan menjalankan mobilnya.


di perjalanan intan sama sekali tak menyadari penampilan adit yang sama dengannya. dan membuat adit kesal sekesal2nya dengan intan.


ntan lo gak sadar atau buta atau gimana sih? ini calon loh udah cakep ngalahin varrel bramasta gak di puji atau di kode atau giamana gitu bathin adit prihatin karna intan cuek dengan penampilannya.

__ADS_1


"emm.. ntan, lo gak mau nanya apa gitu sama gue?" tanya adit.


"gak" ucap intan masih memperhatikan jalanan lewat jendela samping.


astaga cuek amat dah bathin adit lagi berusaha sabar.


"nanti di sana belum ada orang tua gue, tapi gue harap lo bisa jumpa orang tua gue sebelum akad ya" ucap adit lirih tapi di usahakan nya untuk senyum.


"emm... emang orang tua kamu kemana?" tanya intan hati hati.


"mereka sibuk" ucap adit.


intan mendengar suara adit tak seperti biasanya langsung menoleh ke arah adit yang sedang fokus menyetir.


nampak oleh intan, adit saat ini sedang sedih, bahagia, kecewa, semua menjadi satu dalam dirinya.


akhirnya intan pun berinisiatif memegang tangan adit yang sebelah dan bebas dari menyetir.


"kakak harus sabar dan kuat" ucap intan sambil melihatkan senyuman termanisnya.


"terima kasih" ucap adit lalu mencium punggung tangan intan yang menggenggam tangannya.


seketika itu juga wajah intan memerah karna menahan malu . saat intan hendak menarik tangannya adit manahannya.


"biarin gini aja sebentar, boleh kan?" tanya adit masih fokus ke jalan.


"i.. iiyaa" ucap intan gugup.


saat menoleh lagi ke adit. intan baru sadar ternyata jas adit satu warna dengan gaunnya. dan membuat adit makin tampan.


ya allah, dari tadi adit di samping aku, kenapa gak sadar kalo dia tampan. satu kata untuk mu dit. SEMPURNA. bathin intan sambil mencuri curi pandang ke adit.


***huaa sudah sampai episode 30 lebih🙂


terima kasih readrs kesayangan author😘

__ADS_1


dukung adit dan intan terus yaa.


salam manis auhtor😍😘***


__ADS_2