JODOH PILIHAN NENEK

JODOH PILIHAN NENEK
#29


__ADS_3

Intan terdiam saat adit menyapaikan pertanyaan itu. dia tak menyangka adit akan memikirkan hal itu dia sama sekali tak kepikiran ke sana.


melihat intab yang hanya terdiam membuat adit sedikit gemas dengan gadisnya itu. gadis? ya mungkin saja adit sudah memiliki perasaan terhadap intan.


"kalo di tanya tu coba jawab jangan diem aja" ucap adit kesal dengan kelakuan intan.


"ah, emm gimana yaa, em emang harus ya dit?" tanya intan balik.


"gini lo intan, ya gue tau kita ini nikah tidak ada sangkut paut nya sama perasaan. tapi intan lo harus tau, gue cuman mau nikah sekali aja seumur hidup. gue pengen kayak orang tua gue, walaupun mereka sibuk dengan kerjaan masing2 tapi mereka cuman nikah satu kali saja, dan gue pengen kayak gitu." ucap adit sambil menatap lurus membayangkan ke 2 orang tuanya yang sibuk dengan kerjaanya.


"iya gue juga pengen gitu, walau gue gak bisa lihat orang tua gue karna kecelakaan itu" ucap intan sedih.


"sssttt udah jangan sedih di sini sekarang ada gue, ada nenek2 kita yang sayang sama kita." ucap adit menenangkan intan sambil menepuk pelan bahunya.


"tentang lamaran tadi....." ucap ingan menggantung.


"kita diskusikan nanti sama nenek setelah kita selesai ujian ya" ucap adit memastikan intan.


skipp


dan mereka pun akhirnya melanjutkan belanja mereka.

__ADS_1


saat di rasa cukup belanjaan hari ini dengan membeli barang2 untuk hantaran nikahan dan juga lamarannya nanti. adit mengajak intan ke rumah mereka ber 2. hanya sekedar melihat2 dan siapa tau di sana bisa sambil beres2 dikit mengurangi kerjaan pikir adit.


saat sudah di depan pintu yang nantinya akan mereka tempati ber 2. intan terdiam enggan melanjutkan langkanya.


"kenapa?" tanya adit yang sadar dengan tingkah gadisnya itu.


"ah,, enggak papa.. cuman masih gak nyangka aja gitu" ucap intan dengan mata berbinar.


"iya iya tau kok aku ganteng." pede adit mengalihkan arah pembicaraan mereka.


"ish bukan itu adit" ucap intan sambil berjalan masuk dan menghentakkan kakinya ke lantai dengan keras. adit yang melihat tingkah intan hanya menggeleng2 kepalanya sambil tersenyum dan menyusul intan masuk.


"baju baju kamu mau di bawa ke rumah nenek dulu atau mau taro di sini langsung?" tanya adit saat melihat intan membuka2 lemari kamar mereka.


" ya udah di ambil lah sana" ucap adit sambil berbaring di lantai kamarnya yang dingin itu.


"aish kirain mau ngambilin tadi" ucap intan sambil melangkah menuju pintu.


tak lama intan masuk lagi ke kamarnya dengan tangan penuh dengan belanjaan mereka tadi. intan membawa semua belanjaan nya.


adit yang melihat intan masuk dengan tangan penuh dengan kresek belanjaan beragam ukuran tertawa dan bingung dengan kelakuan calonnya itu.

__ADS_1


"kenapa di bawa semua ntan?" tanya adit.


"emang kenapa?" tanya intan dengan polosnya lagi.


"harusnya lo bawa perlengkapan lo aja, ke sini sisanya biar aja itu nanti mau di bungkusin dulu di rumah gue" ucap adit sambil mengambil beberapa bungkusan dan memisahkannya.


"kok gitu?" tanya intan masih dengan sikap polosnya.


"lo tu yaa, gak ngerti apa sama adat orang mau nikah?" ucap adit kesal karna menurut nya intan itu terlalu polos.


"enggak tau mana paham aku yang kayak gitu!" protes intan karna merasa dirinya sedang di rendahkan oleh adit.


"hah serah lu lah, beresin tu barang lo, gue mau bawa barang2 ini ke mobil lagi! " ucap adit sambil berdiri hendak membawa barang2nya.


"bikin kerjaan aja" ucap adit pelan. namun maaih di dengar dengan intan di ruang pakaiannya.


"aku denger ya dit, suruh siapa tadi gak mau bantuin!!" teriak intan ke adit karna kesal adit menyalahkan nya terus. sedangkan adit yang mendapat teriakan intan langsung keluar dengan kangkah besar karna tak mau di amuk oleh intan lagi.


saat intan telah selesai dengan kegiatan merapikan pakaiannya, intan keluar dari kamarnya dan


**bilang ke readrs kesayangan intan yang baik hati dan tidak sombong agar mendukung intan dan adit terus.

__ADS_1


salam manis auhtor❤😍🐾**


__ADS_2