
hari pertama adit dan intan di pingit. mereka sama2 tak boleh kemana2. untuk intan mungkin di pingit tidak akan sulit di jalannninya. namun untuk adit itu akan sulit di jalaninya. karna ia adalah orang yang gak betah di rumah apalagi cuman diam aja.
rumah intan.
"intan suntuk gak sih lo?" tanya cindy yang masih berbaring di kasur intan dan enggan beranjak karna dia sedang terkena penyakit malas.
"enggak" jawab intan sambil membaca2 novel yang dia punya.
"main game yok" ajak cindy ke intan.
"enggak ada lo hpnya dodol" ucap intan sambil melemparkan novel yang ada di tangannya ke kepala cindy yang berada dekat dengan nya.
buughh.
"sakit dodol" teriak cindy sambil mengelus2 kepalanya. dan hanya di balas ketawa oleh intan.
begitu lah intan saat masa di pingitnya ia tak merasa bosan karna dia memang biasa di rumah aja.
**
Rumah Adit.
adit sedang guling2 di kamarnya. berkali2 ia memohon ke neneknya untuk keluar dan berjanji tak akan menjumpai intan dan tetap aja sang nenek pada pendirian tak boleh kemana2.
ya allah gini amat hidup gue, gak bisa kemana2. gak bisa nongkrong. guee suntukkk!!! bathin adit berteriak.
"hallo" ucap adit mengangkat telfon masuk.
"......"
"sini aja kalau mau gak usah sok sok izin lo" ucap adit datar.
"..........."
__ADS_1
"gue tunggu" ucap adit langsung mematikan telfonnya sepihak.
tak lama datang lah sahabat2 adit yang sebenarnya di undang oleh nenek adit tapi adit tak tau.
"wehh broo, enak bener hidup lo!" ucap rian saat melihat adit sedang baring2 di lantai kamarnya.
"boss gak suntuk" tanya iki menggoda bossnya.
"boss" teriak doni dan itu cukup mengejutkan adit yang sedang berbaring.
"setan lo pada" ucap adit sambil terduduk dari tidurnya.
"lagian di ajak ngomong diam aja" ucap doni.
"gue lagi tidur monyet" ucap adit.
akhirnya mereka ngobrol2 hal hal yang gak jelas.
"ya ilah lo boss masih untung ni kita punya ini siatif sendiri mau ngehibur lo" ucap rian sambil berbaring.
"di suruh nenek lo kita, ini juga nenek lo yang ngasih di depan tadi" ucap iki membongkar semua rahasia mereka.
"ah elu ki ngajak gelud" ucap doni ke iki sambil melempar kan bantal guling ke muka nya.
"sakit nyet" ucap iki. dan mendapat tawa dari semua yang di situ.
"boss lo gak kangen gitu sama permaisuri lo?" goda rian.
"enggak" ucap adit sekenanya.
"yah cuman gue di sini yang kangen sama intan" ucap iki tiba2 mendapat pelototan dari adit.
"santai boss cuman mancing guee"ucap iki nyengir tanpa dosa.
__ADS_1
"boss gue juga kangen sama intan, apalagi tadi malam behh dia itu bidadari banget" tambah doni sengaja memancing adit marah.
"stoopp it" teriak adit tak tahan lagi di goda teman2nya.
"ahahah kidding guyss" ucap adit santai saat semua teman2nya kaget dengan teriakannya.
"setan lo" teriak ke3 sahabat2nya.
"kaget yaa kaget yaa" ucap adit masih dengan tawanya.
"apa apaan sih boss" ucap rian kesal.
"tau lo tu ya seneng banget kita kena jantung" tambah doni.
"jangan gitu boss masa kami nanti mati muda belum nikah, belum malem pertama" tambah iki.
"ya kalian makanya jangan mancing2 gue" elak adit tak mau di salahkan.
"boss yang semalem tu ngapa sih? gue masih gak mudeng dah" ucap rian masih bingung kayaknya dia.
"yang tentang muka ya?" tanya doni. dan mendapat anggukan cepat dari rian.
"alah bilang aja lo mau mancing2 gue biar horny lagi" ucap adit .
dan mendapat tawa dari yang lainnya.
kriiingg... krriiinggg....
suara hp bergema di ruangan itu membuat mereka menoleh ke arah hp itu.
apa sesungguhnya yang aku kesali kesetian mu menjadi mimpi mimpi yang ngeri **ups malah nyanyi😂
salam manis auhtorrr❤**
__ADS_1