JODOH PILIHAN NENEK

JODOH PILIHAN NENEK
#44 MENUJU MP


__ADS_3

Malam harinya adalah acara santai karna yang datang malam ini hanya sahabat2 adit dan intan dari sekolah maupun di luar sekolah.


intan sendiri sedang di rias oleh mama mertuanya. ya kali ini mama mertuanya langsung yang akan merias menantu kesayangannya ini karna sudah lama sekali mama adit ingin mempunyai anak perempuan dan mendandaninya.


"yups, udah cantik anak mama" ucap mama adit saat melihat penampilan intan. memakai dress pink selutut dengan rambut yang di ikat belakang di hiasi dengan jepit rambut. membuat intan semakin cantik dan anggun.


"iya anggun banget cucu nenek ini" ucap nenek adit memuji.


"bawaannya kalem ya ma, jadi enak aja di liat mau pake apa aja" tambah papa adit.


"adit kamu gak mau liat intab ni?" goda mama adit yang melihat adit hanya asik dengan gamenya aja.


"nanti mah lagi seru ini" ucap adit masih fokus dengan gamenya.


"aish, kamu ini," ucap sang papa mengganggu adit bermain.


"pa...." rengek adit yang di ganggu.


semua tertawa karna adit yang sekarang sudah mempunyai istri masih manja dengan orang tuanya.


"kok diam aja sayang?" tanya mama adit ke intan yang sedari tadi hanya terdiam tak bersuara.


"maaf mah intan sedang gugup aja" ucap intan tersenyum polos.


"jangan gugup nanti malam adit yang bakalan kerja bukan kamu" ucap papa adit. dan langsung mendapat cubitan mau di pinggangnya dari sang istri sambil melotot.


"sakit yang.." ucap papa adit di manja manjakan.


"aish udah tua juga" ucap adit masih fokus dengan hpnya.


tak lama datang pembawa acara yang akan mengatur acara malam ini.


ya udah ayo semua kita ke depan.


adit langsung menyimpan hpnya di jas pinknya dan melihat intan. seketika itu juga adit di buat bahagia dan senang karna intan yang menjadi istrinya ini sangat cantik.


"dit, jangan melongo" goda sang papa saat melihat reaksi anaknya seperti itu.


adit yang di goda hanya malu2 kucing.

__ADS_1


setelah itu ia menggandeng intan menuju pelaminan dan acara pesta karna teman2 nya sudah datang semua.


**


di acara pesta.


semua teman2 adit dan intan sudah memberikan selamat dan mereka sedang menikmati pesta. sedangkan orang tua adit dan beberapa saudaranta hanya memantau dari jauh takut ada hal2 yang tidak di inginkan.


intan sedang bersama sahabatanya cindy. dan adit sedang ngobrol2 dengan sahabat2nya dari sekolah lain.


saat dengan bercanda dengan cindy tiba2 ada yang menyiram intan dengan segelas sirup merah. intan yang tiba2 di siram menoleh kebelakang dan melihat gadis menor dengan seringainya.


"ini belum seberapa cewek ganjen!" ucap nya sambil menyeringai.


"lo apa apa an si ci kok nyiram2 orang sembarangan!" teriak cindy yang gak terima temannya di gitukan.


"itu tu cocok untuk cewek perebut cowok orang!" teriak caca yang berada di belakang cindy yang baru tiba.


"lo gila apa! lo yang ngerebut bukan intan!" teriak cindy gak mau kalah terus membela sahabatnya karna sahabatnya gak salah. intan sedang sibuk mengelap2 gaunnya menggunakan tisu yang ada di meja nya.


tiba2 cici menarik rambut panjang intan yang sedikit lengket karna di siram air sirup tadi.


"awwwh" ucap intan saat rambutnya di tarik ke belakang.


"sakit ya? sakit?" tanya cici sambil mengejek.


"ini gak sesakit hatinya gue yaa!" ucap cici makin kuat menarik rambut intan. intan sudah bercucuran air mata.


saat sedang berusaha melepas tangan cici di rambutnya tiba2 ada yang berteriak dari kejauhan.


"cici!!! lepasin cewek guee!" teriak cowok itu.


seketika itu cici melepas tangannya dan terlihat gugup dan takut.


sang pemilik suara menghampiri cici dan intan. ia menarik intan ke dalam pelukkannya.


"gue udah pernah bilangkan sama lo! jangan ganggu milik gue!" teriak adit tepat di depan wajah cici, ia sudah emosi.


"tapi dia ngerebut kamu dari aku dit!" ucap cici di manja2 masih mecari2 perhatian adit.

__ADS_1


"heh sableng sejak kapan adit milik lo?" tanya rian yang sudah berada di sana karna mendengar teriakan adit tadi.


cici menunduk seakan2 dia yang tersiksa di sini.


"kamu liat dit, ini kelakuan dia yang bikin tangan aku luka2 gini, " ucap cici menunjukkan tangannya yang tergores2.


"bohong dit! tadi intan gak ngapa2 in dia kok!" ucap cindy membela sahabatnya.


"lo gak tau apa2 diem aja!" teriak cici yang merasa di sudutkan.


" lo cam kan ini ya, sekali lagi lo ganggu milik gue gue akan kasih pelajaran ke lo! pergi lo dari sini" ucap adit menahan emosinya tapi ia masih sabar karna ia merasa intan sedang nangis dalam diam di pelukkannya. ia tak mau intan makin nangis nantinya.


"gue akan balas dendam sama lo cewek ganjen!" ucap cici sedikit teriak karna ia sekarang sedang di tarik paksa oleh iki dan doni.


"ntan?" panggil adit melepas pelukkannya.


sedikit sakit hati adit saat melihat gadisnya menangis seperti ini.


"anak mama kenapa?" tanya mama adit tiba2. ia datang karna tadi melihat ada keramaian dan tiba2 sahabat dari anak menyeret paksa beberapa orang gadis.


"intan gak papa kok ma" ucap intan masih sesegukan.


"ya allah anak mama kok basah gini?" tanya mama adit lagi sambil memeluk intan.


"nanti aku cerita in mah di rumah" ucap adit.


"iki doni rian cindy, malam ini ke rumah mama gue!, kalian nginep dulu gue butuh penjelasan dari lo pada!" ucap adit sambil melepas jasnya.


"iya dit" ucap mereka serempak.


"ntan, pake ini dulu, nanti di rumah baru mandi" ucap adit memberikan jasnya.


lalu intan mengenakan jas adit.


mereka pulang duluan di karnakan tak memungkin kan keadaan intan untuk terus lanjut mengikuti acara.


sedangkan yang lain masih di perbolehkan melanjutkan acara sampai jam yang sudah di rencanakan.


di dalam mobil adit terus memeluk intan dari samping karna intan masih menangis dalam diam.

__ADS_1


lo udah ganggu milik gue ci! bathin adit sambil terus memperhatikan intan yang sesegukan di dalam pelukkannya.


maaf ya readrs up nya telat🙂


__ADS_2