
adit sudah sampai di depan gerbang hotel yang sudah di hias seindah mungkin dan ia sudah di sambut oleh sahabat2 nya dan sahabat intan.
"yeeee akhirnya penganten kita datang juga" teriak rian yang mendapatkan perhatian dari semua yang hadir di sana
mereka langsung menoleh ke arah adit.
adit yang merasa malu dan gugup karna menjadi pusat perhatian pun memukul lengan rian sekuat tenaganya.
buuugghhhh
"anjayyy sakit boss" ucap rian sedikit berbisik dan mengelus2 lengan nya.
"mulut tu di jaga nco" ucap doni sambil tertawa.
"eh tante? om?" kaget iki yang baru menyadari kehadiran orang tua adit. seketika itu juga rian dan doni langsung menyalami orang tua adit yang sedang tersenyum.
"eh ini ya calon mantu mama?" tanya mama adit pada cindy. cindy yang di tanya begitu langsung menjawab bukan.
"ya udah mama sama papa mau jumpa sama mantu dulu bolehkan dit?" tanya sang mama pada adit yang masih asik menggandeng tangannya. adit mode manjaa guyss.. bathin iki sambil tersenyum ke arah bossnya itu.
"nanti aja ma, temenin adit dulu adit takut." ucap adit dengan nada manjanya.
"jijik gue dengernyaa" ucap rian saat mendengar adit bermanja2 dengan sang mama. dan mendapat tawa dari orang tua adit.
"lo mau gue jadikan suguhan para tamu?" tanya adit sambil melototkan matanya kearah rian. ya rian adalah sahabat adit yang ceplas ceplos.
__ADS_1
"parah lu boss kami dari tadi nunggu lo kok jahat" ucap rian sambil memasang puppy eyesnya.
"udah udah ayo masuk bentar lagi acara di mulai, ayo masuk kalian temani adit di sana ya" tunjuk ayah adit ke arah ke3 sahabatnya.
"dan kamu ayo antar tante dan om ke kamar pengantin wanita" tambah papa adit berucap ke cindy dan di angguki semuanya termasuk adit.
saat sudah di tempat menunggu adit dan sahabatnya hanya terdiam karna adit mendadak gugup, takut, bahagia, dam segala rasa ia rasa saat ini.
"nih boss minum dulu. jangan tegang udah ganteng gini," ucap iki sambil menyerahkan air mineral untuk bossnya yang keliatan tidak tenang.
"makasih ki, emang cuman lo sahabat gue yang waras," ucap adit sambil meneguk setengah botol air tersebut.
"kita juga waras kali bosss" tambah rian yang masig sibuk dengan makanannya. sedangkan doni sedang mencari inceran cewek bohaynya.
**skip kamar pengantin.
di sini intan sudah di make over dan telah menjadi ratu di acaranya. intan tersenyum tipis kala mendengar neneknga dan nenek adit menggodanya. intan gugup. entah lah dia sangat gugup. padahal nanti yang ngucap ijab kabul adalah adit bukan dirinya tapi dia ikut2 an gugup.
tiba tiba ada yang mengetok2 pintu kamar itu dan datang lah cindy dengan sepasang suami istri yang menyalami nenek nya dan nenek adit yang sedang duduk di sofa.
cindy lo bawa siapa sih, gue lagi gak enak perasaan dan hati lo ninggalin gue dan sekarang lo datang bawa orang asing yang bikin gue tambah gugup dan takut tau gak omel bathin intan yang melihat orang2 di kamarnya melalui pantulan cermin di depannya.
saat sedang asik mereka mengobrol tiba2 seorang perempuan yang sudah berumur namun masih cantik dan anggun. mendekatinya dan memeluknya. hangat. itu yang intan rasakan.
"hai cantik, kenalin tante mamanya adit," ucap mama adit masih memeluk intan. dan entah setan apa tiba2 intan langsung membalas pelukan mama adit. air matanga juga turun tanpa di komando. sepertinya saat ini intan sedang merindukan mamanya, makanya setelah mama adit mengatakan ia mama adit intan langsung reflek memeluk mama adit.
__ADS_1
"hey jangan nangis dong, ayo senyum penganten gak boleh sedih" tambah mama adit lagi saat melihat intan menangis dan menghapus air mata intan dengan tangannya.
"kenapa nangis hmm?" tanya mama adit tersenyum.
"intan rindu mama intan" ucap intan pelan sangat pelan dan hanya bisa di dengar mama adit seorang.
mama adit sudah tau tentang intan makanya ia tak perlu bertanya lagi pada anak gadisnya, apa anak gadisnya? ya kan sebentar lagi adit akan menjadikan intan istrinya maka intan sebentar lagi menjadi anak gadisnya kan? tidak salahkan?? begitulah pemikiran mama adit.
"anak gadis mama gak boleh nangis, sekarang intan punya mama yang akan jadi mama intan juga kan" ucap mama adit sambil tersenyum. senyum intan langsung tercipta di bibir seksinya. ia bahagia akhirnya ia bakalan punya mama lagi setelah sekian lama.
gak salah nenek milihkan adit calon, cantik gini baik lagi bathin mama adit saat melihat intan sedang merapikan kembali bedaknya.
ada seorang suruhan nenek adit yang mengatakan bahwa acara akan di mulai. akhirnya nenek intan, nenek adit dan paoa adit keluar dari kamarnya. sedang kan sang punya kamar bersama mamanya adit dan cindy masih di kamar untuk mendengarkan adit mengucap ijab kabul.
karna acara menggunakan pengeras suara dan kamar intan tak jauh dari tempat acara jadi masih bisa mendengarnya.
sedangkan adit kini sudah duduk di depan penghulu ia sedang menunggu papanya dan neneknya.
"semangat broo" teriak rian yang mendapat kan tawa dari para tamu sedangkan adit sudah tak menghiraukan lagi.
"semangat boss lo bisa" ucap iki yang duduk tak jauh dari tempat adit. dan mendapat kan senyuman manis dari adit.
tak lama datang lah yang di tunggu2 oleh adit. dan acara pun di mulai.
salam manis auhthor❤
__ADS_1