JODOH PILIHAN NENEK

JODOH PILIHAN NENEK
#22


__ADS_3

tak lama intan datang membawa beberapa gelas jus dan beberapa cemilan ringan. intan datang langsung tersenyum saat mendapati adit sedang tertawa bahagia bersama sahabatnya.


"maaf ganggu, ini minuman dan cemilannya" ucap intan.


"iya gak papa kok, bawa sini ntan, makasih ya btw" ucap rian


"iya sama sama, silahkan di minum, selamat menikmati" ucap intan hendak pergi dari sana.


"mau kemana?" tanya adit.


"aku mau ke depan bantu bibi siapain makan malam" ucap intan.


"di sini aja, bibi ada kok yang bantuin" ucap adit memohon.


"ya gak enak aku di sini, kan udah ada teman2 kamu" ucap intan sambil tersenyum.


"aaaaa pokoknya temenin di sini" ucap adit hendak nangis.


"iya iya ni aku diam di sini" ucap intan hendak duduk di sofa


"ih ngapain duduk di situ, sini di samping aku" manja adit lagi.


"astaga aditt" ucap intan sambil duduk di samping adit.


setelah intan duduk di sampingnya adit langsung menaruh kepala nya di atas pangkuan intan. intan pun terkejut dengan kelakuan adit.


"adit malu iih" ucap intan sambil berusaha mengangkat kepala adit.

__ADS_1


"adit astaga kami jomblo mau nangis ni liatnya" keluh rian


"apa sih bang, intan juga jomblo kok" ucap intan


deg... sakit itu yang di rasakan adit saat mendengar intan ngomong begitu.


"wahhhh boss kita gak di akui" ucap doni.


"eh?" kaget intan karna tiba2 adit mengangkat kepalanya dan keluar dari kamarnya entah kemana.


"kan ntan, merajok tu anak satu. " ucap doni.


"emang aku salah?" tanya intan bingung.


"ya salah intan, adit itu keknya ada rasa sama kamu, lagian ni ya dia kan calon suami mu setidaknya hargai perasaan dia walaupun kamu belum ada rasa sama dia." ucap iki.


"maaf bang, intan gak tau" ucap intan sedih.


lalu intan pun keluar dari kamar adit dan mencari keberadaan adit. ia keliling rumah adit namun tak menemukannya. putus asa mencari kemana2 akhirnya intan memutuskan untuk kembali ke kamar adit.


ceklekk...


"dari mana ntan?" tanya adit


"adit? dari mana aja? aku cariin kamu dari tadi tau" ucap intan langsung lari ke adit dan memeluk adit dari samping.


"aduh aduh sakit" ucap adit.

__ADS_1


"ehh maaf maaf" ucap intan melepas pelukannya.


" kalo mau peluk2 an nanti pas udah sah" sindir doni kepanasan.


"sirik aja lo, sini ntan duduk gue mau baring lagi." ucap adit. dan di angguki intan.


"dari mana tadi?" tanya intan.


"maaf tadi kebelet ke wc, wc di kamar lagi ada masalah." ucap adit sambil menatap intan dari bawah.


"aku kira kamu. marah sama aku" ucap intan sambil menunduk menatap adit yang berada di pangkuannya.


"enggak kok sayang,," ucap adit keceplosan.


"ish udah lah mesra2 nya gak kasian apa sama kami2 ini" ucap rian.


"iya kalian gak kasian sama kami" tambah doni.


iki hanya geleng2 kepala sambil tersenyum melihat tingkah para sahabatnya.


"iri bilang!" ucap adit sambil melemparkan bantal sofa kepada ke 2 sahabatnya.


"jahat lo boss sumpah" ucap rian.


"boss mah bebass" ucap doni sambil melempar bantal ke sembarang arah.


adit hanya terkikik melihat kelakuan sahabat2nya tersebut. ia melirik ke arah intan yang masih di duduk sambil mengelus2 rambut adit. jujur saat ini adit merasakan yang namanya kenyamanan sehingga tak sadar adit pun tertidur di pangkuan intan.

__ADS_1


up up yee adit up lagi ni readrs.


jangan lupa dukung author teruss yaa....


__ADS_2