Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
Perjanjian


__ADS_3

Regyna membalas tatapa reyhan yang tajam mengarah kedirinya, karena dia merasa dia tidak merasa bersalah dan dia tidak perlu takut. tapi semakin dia membalas tatapan reyhan hatinya semakin bergetar.


kenapa aku makin deg deg kan gini sih. batin regyna, dia memang sangat tampan, kulitnya yang bersih wajahnya yang... aaaaaah apa sih aku. kontrol kontrol. regyna berperang dalam hatinya


"ada yang ingin aku sampaikan ke kamu". kata reyhan yang memulai percakapan. "ini, baca"! reyhan melemparkan amplop di hadapan regyna.


"apa ini kak? ini bukan surat cerai kan? surat nikah kita aj belum keluar kak masak kaka langsung buat aku jadi janda sih kak? ucap regyna yang sedikit merasakan sesak di dadanya.


"kamu itu lulusan sarjana, dapat nilai comlaude dan bekerja di salah satu perguruan tinggi, harusnya kamu baca dulu baru menyimpulkn". jawab reyhan sedikit kesal dengan wanita dihadapannya ini.


"iya iya aku baca"! saat regyna membuka amplop itu dan membacanya, sembari menatap reyhan dan mengembalikan pandangannya ke kertas yang di tanganny. regyna tidak tau kenapa hati nya merasakan sesak. dia terus membaca isi dari kertas itu.


setelah selesai dia meletakan kembali kertas itu di atas meja dan menatap reyhan dengan lekat.


"jadi ini mau kamu? baiklah saya tidak keberatan, tapi biarkan saya melakukan tugas saya seperti seorang istri tanpa melayani anda dan menganggu privasi anda". jelas regyna yang sedikit berubah dengan cara dia berbicara kepada reyhan, dia lebih menggunakan bahasa formal karena dia merasa hubungannya dengan reyhan hanya sebatas kerja, karena reyhan menganggapnya seperti itu.


"kamu tenang saja, aku gak akan menelantarkan kamu aku tetap memberikan uang bulanan untuk kamu, kita hanya melakulan hubungan seperti suami istri saat didekat keluarga saja, selebih itu kamu bebas melakukan hal seperti saat kamu belum menikah, dan aku pun sebaliknya"! ucap reyhan


regyna menarik sudut bibir nya keatas "terserah anda mau melakukan apa, saya tidak akan mencegah apa pun itu, dan anda juga jangan khawatir saya tidak akan menganggu privasi anda, kalo hanya ini yang anda ingin bicarakan saya rasa cukup, saya permisi". pamit regyna yang saat ini menahan buliran air mata yang ingin keluar. saat regyna ingin membuka pintu reyhan mengehentikannya.


"tunggu"! kata reyhan


tanpa menjawab regyna hanya berdiri membelakangi reyhan "kamu belum menandatangi perjanjian ini". kata reyhan


ntah apa yang saat ini regyna rasakan, tapi dia merasa ingin sekali teriak sekuat kuatnya diatas motor sambil berkeliling di kota kelahirannya itu. regyna pun berbalik badan untuk kembali ke meja kerja reyhan dan menandatangi surat perjanjian itu.


"sudah kan? saya permisi"!. kata regyna


"aku belum nyuruh kamu untuk pergi regyna, duduk"! perintah reyhan dan diikuti regyna dengan menarik nafas untuk mengatur kondisi hati nya sekarang.


"ini ATM untuk uang bulanan kamu nanti tiap bulan saya akan transfer untuk kamu, dan ini copyan surat perjanjian kita, untuk yang asli aku yang akan simpan"! ucap reyhan sambil meminum teh


regyna mengambil ATM karena memang itu kewajiban reyhan untuk menafkhinya walaupun dia tidak tau apakah dia akan menggunakan uang itu atau hanya disimpan saja.

__ADS_1


"saya tidak perlu ini, sebaiknya biarkan anda saja yang menyimpannya, anda tenang saja saya tidak akan mengingkarinya. ucap regyna dengan mengembalikan copyan surat perjnjian itu lalu berdiri dan kembali untuk ke kamar.


reyhan hanya menatap punggung wanita itu sampai regyna keluar dari tempat kerjanya.


"apa aku berlebihan ya? sikapnya mendadak berubah kenapa dia jadi lebih formal. ucap reyhan pada dirinnya sendiri.


kemudian reyhan mengambil hp untuk menghubungi seseorang.


tuuut tuuut tuuh


(halo dimana lu) ucap reyhan


(heem, gue lagi dirumah)


(sekarang lu kerumah gue) kata reyhan


(haa, sekarang? wah parah lu ini kan diluar jam kerja rey, gue mau nyatai) kata beny yang tak lain sahabatnya sekaligus asisten pribadinya.


(mau gue potong gaji lu) kata reyhan


(bagus, jangan lama, gue tutup tlf nya)


kata reyhan yang sudh mematikan tlfnya terlebiih dahulu


"gini nih kalo punya bos gue sebagai yanh sahabat merangkap jadi asistennya seenaknya aj nih". kesal benny yang saat itu sedang beristirahat.


berapa menit kemudian beny tiba di kediaman reyhan dan langsung menemui reyhan di ruang kerjanya.


tok tok tok


"masuk aja"! kata reyhan


beny langsung membuka pintu saat dipersilahkan masuk, dan langsung duduk di sofa yang ada di hadapan reyhan dengan wajak masam.

__ADS_1


"kenapa muka lu"? tanya reyhan dengan mengerutkan keningnya


"pakek nanya lagi"! gerutu beny yang memang sedang kesal dengan bos nya itu.


"bicara apa kamu ben"? tanya reyhan


"tidak apa-apa pak booos"! jawab beny, "kenapa lu nyuruh gue kesini"? tanya beny


reyhan memberikan amplop yang berisi perjanjian nya dengan regyna ke beny.


"nih lu simpen"! kata reyhan


beny mengambilnya lalu membuka isi amplop itu, sebenarnya beny sudah tau isi amplop itu karena isi dari perjanjian itu yang mengetiknya adalah beny, dia hanya ingin memastikan apakah istri temannya sekaligus bos nya itu menerima isi perjanjian ini.


"dia setuju"? tanya beny karena surat itu sudah di tanda tangani oleh regyna


reyhan hanya menganggukan kepala pertanda regyna menyetujuinya.


"terus dia ngmg apa"? tanya beny karena masih merasa bingung dengan pernikahan bosnya ini.


"hem, banyak tanya sekali kau ini"! jawab reyhan dengan memijit mijit kepalanya, "sudah simpan saja surat itu". kata reyhan.


beny pun sudah malas untuk bertanya lagi dia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya merasa miris dengan kehidupan bos nya itu.


"awas bucin lu rey"! ucap beny


di kamar regyna hanya melamun dengan pandangan kosong, dia masih memikirkan nasib rumah tangga dia kedepanny. sambil sesekli mengusap air mata dipipinya.


ting


dia mengambil hp dan membuka pesan watsh*p yang baru saja ada pesn masuk.


(untuk anak-anak kelas karyawan, diharapkan dapat memgumpulkan tugas yang sudah di berikan melalui email paling lambat dikumpulkan hari ini pukul 00.00, bagi yang tidak mengirimkan tugas tepat waktu maka tidak akan di berikan tugas tambahan, terima kasih)

__ADS_1


begitulah isi pesan watsh*p yang diterima oleh regyna, dia merasa bingung karena laptop yanh dia gunakan saat ini sedang si perbaiki.


__ADS_2