
Reyhan seakan ingin jatuh saat melihat senyum itu, kaki nya terasa lemas dan dada nya ini kenapa, tapi sebisa mungkin dia tahan karena dia tidak mau merasakan malu di depan regyna.
"Gak papa, ya sudah kalo sudah selesai kamu keluar saya mau sholat". Ucap reyhan
"Oh kakak baru mau sholat?" Tanya regyna dan reyhan menanggukan kepalanya.
"Ehm kak, saya juga belum sholat waktu kesini, emmmh kakak bersedia gak kaalo kita sholat berjamaah?" Tanya regyna dengan dada yang berdebar, karena jujur dalam hidup regyna dia sangat mengharapkan bisa sholat berjamaah dengan imam nya yaitu suaminya dan itu sangat diinginkannya. Tapi regyna tidak mendengar kan jawaban dr reyhan sehingga dia berani untuk melihat ke wajah reyhan.
Reyhan hanya diam beluk.bisa menjawab karena dia juga merasakan getaran yang sangat hebat saat regyna mengatakan itu.
"Kak, emh kakak gak mau yah, yaudah gak papa kok kak regyna sholat sendiri aj dikamar, maaf menganggu kakak regyna permisi dulu". ucap regyna, ada rasa sakit yang dia rasa karena keinginan untuk sholat berjamaah dengan suaminya belum terpenuhi, dia pun memegang gagang pintu kamar reyhan dan ingin segera keluar, karena dia tidak mau genangan air yang ada dimatanya jatuh.
"mau kemana kamu?" ucap reyhan, dan seketika membuat regyna terdiam "saya belum menjawab pertanyaan kamu, kenapa kamu langsung mau pergi ke kamar kamu?". ucap reyhan
"regyna pikir kakak ti..tidak mau karena kakak di..diam dr td". jawab regyna gugup sambil menundukan kepalanya.
"kamu sudah ambil wudhu?" tanya reyhan
"sudah kak". jawab regyna dengan mendongakan kepalanya untuk menatap reyhan
"yasudah siap-siap, ayo sholat nanti waktunya habis". ucap reyhan.
memdengar ucapan reyhan hati regyna sangat hangat dan dia tidak berhenti mengulum senyumnya, dia sangat bahagia, ini adalah hal terindah yang dia dapatkan dan dia tidak tau kapan lagi dia akan bisa sholat berjamaah dengan suaminya, dia sangat terharu sampai tak terasa genangam air yang dia tahan sedari tadi meluncur dengan sendirinya tapi dengan cepat dia menepisnya.
Allahuakbar
setelah selesai melaksanakan sholat berjamaah, dua anak manusia ini masih merasa canggung dengan posisi merek, selesai mereka berdoa reyhan bingung apakah harus membalikan badannya atau kah langsung menyudahi.
regyna pun sebaliknya, tapi regyna mencoba untuk mencairkan suasana yang canggung ini dia pun memanggil reyhan untuk menarik tangan reyhan dan mencium punggung tangan reyhan.
"kak"! panggil regyna dan reyhaa berbalik, reyhan sangat terkejut dnegan apa yang dilakukan regyna, dia menarik tangan dan mencium punggung tangan reyhan cukup lama. dia merasakan jantung nya berdebar hebat seakan-akan ingin meledak, reyhan pun berkali-kalo menelan salivanya dia mencoba untuk menetralkan kondisinya, dia bingung kenapa dia merasakan hal seperti ini.
saat regyna mencium punggung tangan reyhan, tanpa di sadari regyna meneteskan air mata nya karena hatinya sangat terharu bisa menjalankan ibadah bersama imam nya walaupun dia tidak tau nasib pernikahannya, tapi bagi regyna seperti ini saja sudah lebih dari cukup.
karena cukup lama regyna mencium tangan reyhan sampai reyhan bingung.
__ADS_1
"khem". ucap reyhan
"ah maaf kak regyna kebablasan, regyna ke kamar dulu kak Assalamualaikum". ucap regyna langsung melepaskan tangan reyhan dan berlalu pergi ke kamarnya.
selama ditangga regyna tak henti-hentinya memegang dadanya dia bingung kenapa jantungnya berdebar kencnag seperti itu dan badannya ikut bergetar hebat.
saat regyna menuju kekamar tiba-tiba langkahnya terhenti karena mendengar suara bel berbunyi.
ting tong ting tong
"iya sebentar". regyna berjalan menuju koridor pintu, dan saat pintu terbuka regyna langsung terkejut dengan mulut terbuka.
"assalamualaikum sayang, menantu mama yang cantik". ucap mama sintia, ya keluarga reyhan yang sudah datang.
"sayang kok kamu diem aja?" mama sintia menyadrkan regyna yang saat ini dengan mode syok.
"ah iya maaf tante, eh maksud regy maaf ma, pa, oma", ucap regy malu "regy kaget aj mama,papa sama oma udah dateng, bukannya kata kak reyhan datangnya besok?" tanya regyna dan langsung mencium punggung kekuarga reyhan. "oh iya masuk ma, pa,oma". pinta regyna
"iya sayang, awalnya memang besok, tapi kita sengaja mau kasih surprise buat kalian berdua ya kan pa", kata mama sintia.
"Alhamdulillah regyna baik pa, mama papa sama oma bagaimana keadaanya, maaf yah regyna sama reyhan belum sempat kerumah mama papa jadi keduluan deh heheh"! ucap regyna dengan sopan
"gak papa sayang kita ngerti kok kan kalian pengantin baru, pasti lagi hangat-hangatnya pengen berduaan " ucap mama sintia yang menggoda regyna sampai membuat wajah mnantunya itu meraj delima
regyna hanya tersenyum malu kepada kedua mertuanya itu "oh iya oma sehat"? tanya regyna.
"kamu bisa lihat sendiri kan keadaan saya bagaimana!" ucap oma dengan nada jutek.
"ah iya oma syukur lah kalo oma sehat Alhamdulillah". regyna hanya tersenyum getir karena dia merasa oma reyhan tidak menyukainya.
"oh iya mama, papa sama oma mau minum apa?" tanya regyna
"gak usahh repot-repot sayang nanti aj, oh iya ini bik ina, bik ina ini yang akan bantuin kalian disini". ucap mama sintia sembari memperkenalkan bik ina
"non kenalkan saya ina". ucap bik ina dan ingin mencium tangan regyna, tapi lamgsung di tarik regyna.
__ADS_1
"jangan seperti ini, saya lebih muda dari bibi tidak seharusnya bibi mencium tangan saya, saya regyna bik mari saya antarkan bibi ke kamar bibi biar bisa instirahat yah. ucap regyna
mama, papa reyhan tersenyum bahagia melihat tingkah menantunya ini, karena mereka tidk salah memilih kan istri untuk anaknya, berbeda dengam oma leni yang tidak suka dengam cucu menantunya itu.
"regy mama reyhan? oh iya kamu udah sholat atau baru mau shoalt? tanya papa burhan
"ah iya tadi regy habis selesai sholat, waktu mau..." regyna berhenti berbicara karena dia bingung mau menlanjutkannya, karena tidak mungkin dia mengatakan kalo akan kembali ke kamar.
"sayang". panggil mama sintia
"oh iya ma, regy panggil kak reyhan dulu dan mengantar bik ina". ucap regyn
"iya sayang"!
"nah bik, ini kamar bibik yah nanti kalo ada perlu apa apa bibik panggil regy aja yah". ucap reegyna
"iya non". jawab bik inaa dengan menundudukan kepalanya
"bibi jangan sungkan disini, dan jangan terlalu formal sama saya, yaudah regy panggil kak reyhan dulu yah bik". ucap regyna dan pergi menuju ke kamar reyhan.
tok tok tok
regyna mengetuk pintu kamar reyhan tapi tidak ada jawaban, regyna berinisiatif langsung masuk ke dalam bilik reyhan.
"kemana dia". gumam regyna dan saat regyna berbalik badan dia kaget dan langsung membalikan lagi badannya.
bersambung~~~
.
.
.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah, kasih support aku dengan cara like, komen dan kalo bisa vote 😇 biar aku cemungut buat up terus TERIMA KASIHHH 🥰😘
__ADS_1