Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
PUSAKA INTI


__ADS_3

mereka saling tatap cukup lama"ta..tapi apa kak" tanya regyna "tapi aku mulai menyukaimu sayang" jawab reyhan.


detak jantung regyna berdetak semakin kencang saat mendengar ucapan suaminya, bingung, dan ada rasa senang yang dirasakan. pipi nya semakin hangat dan rona merah terpancar begitu jelas. regyna yakin jika sekarang reyhan pasti sudah tau.


melihat rona merah yang menggoda dan mengikuti naluri, dengan lembut reyhan membelai pipi regyna dan memberikan kecupan yang sangat lembut.


lidah regyna seakan keluh untuk mengucapkan sepatah kata atau pun sekedar menolak perlakuan reyhan padanya, tubuhnya dan hatinya seakan berkhianat dengan pikirannya.


"oh tuhan rasa apa ini?" monolog regyna.


regyna masih menatap dalam mata reyhan, sungguh dia tidak percaya secepat ini reyhan menyimpan rasa kepadanya.


"aku sungguh-sungguh menyukai mu? tapi jujur aku belum tau ini cinta atau hanya sekedar suka". ucap reyhan dengan suara serak dan lembut. " tapi aku benar-benar tidak ingin jauh dari kamu sayang". ucap reyhan dengan tatapan keduanya tak beralih sedikitpun.


tak kuasa dengan godaan yang begitu besar lantas regyna langsung memeluk erat tubuh suaminya itu dengan menenggelamkan wajahnya ke dada reyhan.


"kita jalani aja dulu hubungan kita, sampai kita tau perasaan yang sebenarnya". ucap regyna dengan menyembunyikan wajahnya.


dengan lembut reyhan membelai rambut indah istrinya dan tersenyum bahagia, tak dipungkiri saat ini detak jantung nya pun berdetak lebih cepat "aku boleh bertanya"? ucap reyhan.


regyna pun mengangkat kepalanya dan menatap reyhan "tanya apa?" jawab regyna.


dengan menyunggingkan senyumnya "apa aku boleh memintanya?". tanya reyhan dengan lembut.


seketika tubuh regyna menegang mendengar pertanyaan reyhan. jika dia menolak maka dia akan berdosa tapi jika dia menerima apakah ini keputusan yang benar.


cukup lama regyna bermonolog sendiri dengan dirinya, sehingga membuat reyhan berkesimpulan jika regyna belum siap.


"aku akan bersabar menunggu". ucap reyhan.


"kak" ucap regyna dan menarik tangan reyhan yang saat ini sedang ingin berbalik meninggalkan regyna.


"aku, aku siap". ucap regyna dengan menundukkan kepalanya,bukan karena takut tapi dia menahan malu dan menyembunyikan raut wajahnya yang sudah dipastikan memerah.


reyhan sedikit mengulum senyumannya sebelum berbalik dan kembali menatap mata hazel milik istrinya.

__ADS_1


"beneran?, apa kamu tidak mau berubah pikiran?" tanya dengan suara serak yang menggoda.


dengan keberanian yang entah datang dari mana regyna menatap reyhan "iya, aku yakin, dan sudah kewajiban ku sebagai seorang istri". jawab regyna yang saat ini menahan debaran hatinya.


"karena jika aku melakukan nya maka aku susah untuk berhenti". ucap reyhan sambil mengelus pipi istrinya dan menatap mata dalam mata indah istrinya.


glek


regyna mengerjapkan matanya dan merasa tidak dapat menelan salivanya dan seketika tubuhnya menegang saat reyhna mengatakan tidak dapat berhenti.


"ma..maksudnya kak"?" tanya regyna dengan gugup.


"kamu akan tau nantinya" ucap Reyhan sambil membelai pipinya dan kembali mengecup lembut pipi kenyal istrinya itu.


dengan gerakan perlahan reyhan kembali mengecup mata kanan dan beralih ke mata kiri berlanjut ke hidung dan kedua pipi nya kemudian terakhir berlabuh ke benda kenyal dan manis yang selalu membuat candu.


saat bi bir reyhan mengec up lembut bib ir kenyal istrinya, dengan mengikuti naluri tangan regyna yang awalnya menggengam erat kaos reyhan kini bertengger di leher suaminya itu. decapan dan irama nafas yang menggebu dari kedua insan yang saat ingin masih saling bertaut, lum a t an demi luma t a n mereka raskan, kaki regyna merasa lemas dengan apa yang dilakukan reyhan, regyna merasa ini memabukan, ada perasaan lain yang kini dia rasakan.


saat nafas pasangan ini sudah habis mereka melepaskan tautan yang memabukan.


tanpa aba-aba reyhan membopong istrinya ala bridal dan meletakan perlahan istrinya ke atas ranjang tanpa mengalihkan pandangan nya ke arah mata indah regyna.


"aw, ka..kakak mau bawak aku ke..kemana"? tanya regyna dengan gugup.


"aku akan membawa mu kedalam hidupku selamanya". ucap


perlahan reyhan mengecup dahi istrinya dengan waktu yang lama dan menatap lekat wajah istrinya itu.


"boleh"? tanya reyhan dengan suara dan tatapan yang sulit diartikan.


regyna tersenyum manis kepada reyhan dan langsung menganggukan kepalanya dan langsung memeluk reyhan.


perlahan reyhan melepaskan pelukan regyna dan mulai mencium kembali bibir kenyal istrinya itu yang awalnya hanya kecupan biasa berubah menjadi luma tan yang penuh dengan nafsu dan gairah yang memuncak.


tak hanya bibir tapi tangan reyhan pun ikut berkelana mencari dan mendaki ke puncak gunung.

__ADS_1


setelah meraih puncak gunung yang didapat, Reyhan bersiap untuk berjelajah di tempat lain yang dapat membangkitkan getaran getaran dasyat di dalam diri mereka


(please ator gak kuat sebenarnya 😂)


"eunggh". regyna mengerang saat reyhan menjelajahi bukit yang selama ini di sembunyikan.


reyhan yang mendengar erangan regyna semakin bersemangat untuk mengeksplore lebih jauh lagi.


reyhan kembali me lu m a t bi bir manis istrinya, untuk memberikan ketenangan pada saat pusaka inti reyhan memasuki area lembah yang belum pernah disentuh, dan meminta izin.


"kamu siap"? tanya reyhan


haaa siap? dia pikir dari tadi ngapain? pakek nanya lagi . batin regyna


lidah regyna terasa keluh untuk menjawab dia hanya dapat menganggukan kepala saat ingin menjawab reyhan.


reyhan tersenyum dan kembali mencium lembut bi bir regyna. "kalo sakit nanti bilang yah". ucap reyhan lembut


mendengar kata sakit regyna membuka mata seakan ingin mempertanyakan maksudnya.


reyhan mengerti kegugupan regyna "tidak akan lama sakitnya kok, aku akan pelan-pelan sayang". ucap reyhan.


reyhan sudah bersiap empat lima untuk bertemu rumah baru inti pusakanya, butuh perjuangan ekstra untuk menembusnya.


"kak, sa..sakit kak, belum masuk juga ya? tanya regyna yang sudah merasakan sakitnya, padahal jangan masuk sepenuhnya, setengahnya saja belum 😂 (mungkin goanya terlalu sempit)


"sayang, kamu gak apa-apa? aku belum bisa menembusnya, kamu masih bisa tahan atau kita tunda dulu?" tanya reyhan dengan wajah memelas.


**NEXT...


BERSAMBUNG YAAAAH 😂


OTOR GAK KU KU KU AT 😂


JANGAN LUPA TEKAN ❤️❤️❤️**

__ADS_1


__ADS_2