
sambil tersenyum dengan mata terpejam, regyna merasa nyaman apa lagi dengan elusan tangan reyhan.
bukannya tidur, malah makin gak bisa tidur. gumam dalam hati regyna dengan senyum dan jantung berdetak.
reyhan masih setia mengelus kepala istrinya, sembari mencium pucuk kepala regyna.
***
"gy, bangun". ucap reyhan sambil mengelus lembut pipi regyna.
"emmmmh, udah nyampe ya?" jawab regyna
"iya, buruan siap-siap kita akan turun".
"baiklah" regyna mengucek-ngucek mata nya yang terlihat buram.
"jangan di kucek gitu nanti matanya merah, sini". ucapan reyhan dengan meniup dan mengelus mata regyna.
hingga pandangan mereka bertemu untuk persekian detik.
"hem hem, nanti aj dilanjutinnya rey kita udah mau turun". ucap mama sintia.
dengan malu dan muka merah regyna menunduk dan salah tingkah.
"iss mama ini emang kita mau ngapain, yaudah ayok".
"hihihi habisnya kamu kayak gak sabaran gitu".
reyhan memutar malas mata nya karna godaan mama sintia.
🌸🌸
mereka pun tiba di bandara dan menuju hotel berbintang tempat mereka menginap. sepanjang perjalanan regyna tak henti memandang keluar jendela mobil.
"nikmat mana lagi yang kau dustakan". regyna yang terpukau dengan ciptaan yang kuasa menatap takjub pemandangan yang dia lihat.
"kamu suka?" regyna mengangguk cepat dan tersenyum dengan menampilkan deretan gigi putih nya.
__ADS_1
"oh iya kak, kok kita gak satu mobil aj sama yang lainnya?" tanya regyna, karena reyhan sengaja menyewa mobil untuk keluarganya dan dia bisa berduaan dengan regyna.
"gak apa-apa, sengaja". jawab reyhan dengan tersenyum manis dan menatap sekilas regyna.
mendengar jawaban reyhan, regyna mengerutkan kening nya seakan bingung dengan jawabannya.
melihat wajah bingung istrinya, reyhan hanya tersenyum.
"aku mulai ingin melakukan pendekatan dengan istriku". jawab lembut reyhan sambil menggenggam tangan regyna.
"haa, pendekatan?" gumam regyna.
"iya, PENDEKATAN". ucap reyhan dengan sedikit penekanan.
"jadi sekarang kita berpisah sejenak dari keluarga, aku mau ajal kamu kesuatu tempat". ucap reyhan
regyna masih betah menatap reyhan dengan senyuman manisnya dan membuat reyhan menjadi salah tingkah.
"kenapa? kok ngeliat nya gitu? baru tau kalo punya suami ganteng?" ucap reyhan
"kira-kira mau diajak kemana aku sama kak reyhan?". batin regyna.
tak berselang lama tempat yang tuju pun tiba.
"wooow indah banget kak". ucap regyna dan langsung turun dari mobil. regyna pun berdiri dipinggir pagar untuk menikmati keindahan yang ada didepan matanya.
reyhan menyusul istrinya dengan memeluk regyna dari belakang. mendapatkan sentuhan yang tak biasa membuat sang istri kaget.
"suka?" tanya reyhan.
"ih apaan sih kak, malu dilihat orang".
"ngapain malu, kita suami istri, aku tanya suka?"
please kak jangan seperti ini, jantung aku mau copot. ucap regyna dalam hati.
"sayang, kok diem"
__ADS_1
"aaah, i..iya suka kak, suka banget, regyna menoleh ke arah reyhan dan betapa kagetnya saat wajah mereka begitu dekat hingga hidung mereka pun saling menyentuh.
reyhan tersenyum manis melihat wajah regyna.
"jantung kamu kenceng banget suaranya, kayak habis maraton". ucap reyhan dengan menggoda regyna dan menahan untuk tidak tertawa karena melihat ekspresi malu malu regyna.
"ya ampun, dia denger?. batin regyna
"masak sih kak? perasaan kakak aja deh, udah ah lepas kak a..aku susah nafas" regyna melepas paksa pelukan reyhan karena dia merasa canggung dan malu dengan perlakuan reyhan.
regyna memejamkan matanya menikmati sejuknya angin yang menembus kulit nya.
sedangkan reyhan hanya fokus dengan pemandangan di sampingnya yaitu memandangi wajah istrinya.
"baru nyadar kalo kamu ternyata cantik banget". batin reyhan
merasa terus diperhatikan, regyna menoleh ke arah reyhan dengan tatapan tajam dan bibir yang mengerucut.
"liatin apa sih kak, pemandangan nya didepan bukan disamping". ucap ketus regyna.
"bagi aku mandangin kamu lebih enak". ucap reyhan dengan tersenyum.
mendengar jawaban reyhan, regyna berasa mau terbang setinggi-tingginya dan berteriak karena hatinya merasa senang tapi ditahan oleh regyna, dengan cepat regyna menyembunyikan wajahnya yang sudah terkihat merah.
"emmh kak, aku haus". ucap regyna
"yaudah kamu tunggu disini yah, kakak beli minum dulu, jangan kemana-mana tetap disini". regyna mengangguk dengan perintah reyhan.
saat menunggu reyhan kembali, regyna terus tersenyum bahagia karena sikap reyhan tidak dingin lagi.
"regyna".
mendengar namanya dipanggil regyna menoleh kebelakang, betapa kagetnya dia saat tau siapa yang memanggil nya.
next part...
🌸🌸🌸🌸
__ADS_1