Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
liburan III


__ADS_3

dua pasangan yang larut dalam pikiran masing-masing saling diam sampai reyhan menepikan mobilnya dipinggir jalan kota.


dengan menarik nafas dalam reyhan menatap regyna yang sedang tertunduk sambil menyeka air mata yang terus mengalir.


"kenapa kamu menangis?" tanya reyhan


regyna hanya menggeleng kan kepalanya.


"kamu suka dengan laki-laki itu?" regyna langsung mengangkat kepalanya dan menatap reyhan dengan tatapan sendu.


"katakan, aku akan mendengarnya". ucap reyhan


dengan menarik nafas dan menenangkan hatinya "sebelum kita menikah aku dan andre memang dekat, walaupun dalam waktu berapa bulan aku dan dia lost kontak, sempat ku punya perasaan dengan dia sampai tiba ya perjodohan kita terjadi. setelah berapa hari kita menikah aku sempat bertemu dengan dia di supermarket dan kita ngobrol banyak, tapi aku belum berani bilang ke andre kalo aku udah nikah". regyna menceritakan dengan suara tangis yang tertahan. "maaf".


"kamu mencintainya?" tanya reyhan.


"aku gak tau, jujur awalnya aku suka tapi setelah menikah denganmu aku......" regyna bingung apa harus melanjutkan jawabannya, dia sesekali melihat wajah reyhan yang menunggu jawabannya.


"kamu kenapa?" tanya reyhan dengan tatapan seperti mengintimidasi

__ADS_1


"awal menikah aku belum membuka hatiku untuk mu, tapi aku tau sekarang status ku sudah menjadi istrimu maka aku harus berusaha untuk membuka hati ku untuk mu". jawab regyna, tanpa disadari regyna reyhan yang mendengar jawabannya menyunggingkan senyuman.


"tapi aku belum pasti apa perasaan ku ini, aku harap kakak bisa bersabar dan kita mulai melakukan pendekatan". jawab lirih regyna


"baiklah kita kembali ke hotel sekarang". jawab reyhan dengan melajukan mobilnya.


regyna yang bingung dengan jawaban reyhan seakan tidak terima dengan jawabannya.


kok kak reyhan cuma gitu doang tanggapannya, dia gak ada senang senangnya gitu trus tanya lagi gitu. kok malah mau balik ke hotel. gumam batin regyna.


sedangkan reyhan hanya menahan wajahnya untuk tetap cool.


menggemaskan sekali wajahmu sayang. batin reyhan


sesampainya di hotel regyna terlebih dulu masuk dalam kamar mandi, sedangkan reyhan duduk di pinggir balkon sambil memikirkan langkah hubungannya selanjutnya


kring kring


suara ponsel reyhan berbunyi

__ADS_1


halo ma" jawab reyhan


rey, kalian dimana? kalian masih diluar atau udah di hotel?


kita baru sampe ke hotel ma, kenapa ma? tanya reyhan


oh, gak apa-apa rey, yaudah kalian istirahat aj dulu nanti kita kumpul saat jam makan malam yah.


baik ma, see u ma.


reyhan menutup panggilannya saat mendengar suara yang memanggil namanya, reyhan pun dengan jailnya tidak menjawab saat regyna memanggilnya, malah dia mengintip apa yang dilakukan regyna didalam kamar.


"hem hem kak rey, haloo kak rey". ucap regyna diam-diam, "huuuft" regyna menarik nafas saat dia tau kalo reyhan tidak dikamar "aman, lagian kenapa aku bisa lupa bawak baju sih". gumam regyna.


jadi dia ngendap ngendap gitu lagi ngetes aku di dalam atau gak, liat aj kamu aku kerjain. ucap reyhan pelan.


reyhan pun berjalan pelan-pelan dan berdiri bersidekap dada di depan pintu kamar mandi, saat regyna sudah selesai mengambil baju nya dan hendak pergi ke kamar mandi.


"aaaaaaah, kak reyhan ngagetin aj ngapain disitu". ucap regyna dengan wajah kaget dan panik.

__ADS_1


"lagi liatin kamu yang ambil baju diem-diem". jawab santai reyhan


wajah regyna sudah bak kepiting rebus yang siap di goreng karena menahan malu akibat jawabaan reyhan.


__ADS_2