Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
Mengikuti


__ADS_3

Regyna sudah menyiapkan semua bahan untuk dia memasak, tak lama kemudian bik ina datang menghampiri regyna.


"Ya allah non maafkan bibik kalo bibik bangunnya telat, jadi non harus masak, eeh biar bibik aj non, non baalik ke kamar aj!" Ucap bik ina.


"Udah gak papa kok bik, regy udah biasa kok lagian bibik gak kesiangan kok mungkin regy nya yang kepagian". Ucap regy sembari tersenyum


"Alhamdulillah den reyhan dapet istri kayak non regyna, udah baik, rajin pintar masak apa lagi cantik banget dan yang penting non regyn sholeha". Ucap bik ina


"Hahaah bik ina bisa aj mujinya itu regynya gak seperti yang bibik bilang kok cuma regy emang suka masak aj, dan regy terbiasa bawa bekal kalo kerja". Jawab regy sambil tersenyum


"Yaudah bibik bantuin ya non, dan jangan nolak ya non". Ujar bik ina


"Iya iya, ini bibik potong-potong sayur aja yah". Ucap regyna dan bik ini mengangguk pertanda setuju.


Regyna dan bik ina selesai memasak dan membuat sarapan dengan waktu yang cukup cepat karena regyna di bantu bik ina memasak.


"Alhamdulillah udah selesai semua ya bik , emh regyna mau ke kamar dulu yah bik mau bersih-bersih nanti habis bersih-bersih regy bantuin bibik buat siapin sarapan". Ucap regyna


"Iya non". Jawab bik ina dan regyna berjalan menuju kekamarnya tapi. Dihentikan oleh bik ina.


"Loh non kata nya mau bersih-bersih kok non malah ke kamar itu". Tunjuk bik ina.


"Aah iya bik gak kok emh anu tadi regy cuma mau ambil buku aj bik soalnya buku regyna ditarok di kamar itu biar gk ganggu kalo lagi ngerjain laporan". Jawab regyna dengan gugup. "Yaudah regy keatas dulu". Pamit regy


"Huft hampir aja, kok bisa lupa sih aku 🤦" regy menepuk jidatnya sendiri, saat regyna sudah sampai di depan kamar reyhan, regyna membuka pintu pelan dan masuk ke dalam kamar. Dan ternyata reyhan masih terlelap, regyna langsung menuju kamar ganti untuk mengambil pakaian kerjanya dan langsung membersihkan diri.


Dibawah semua keluarga sudah bersiap dan menunggu kedatangan mereka berdua.


Oma melihat sarapan sudah tersusun di meja makan dan oma berfikir semua itu bik ina yang menyiapkan.


"Dasar pemalas, sudah jam segini masih belum bangun". Ucap oma


"Namanya juga pengantin baru ma, gak papa kok sebentar lagi juga mereka turun". Kata mama sintia.


"Bik, banyak sekali bibik masak?" Ucap mama sintia.


"Iya nyonya sekalian untuk bekal non regyna sama den reyhan". Jawab bik ina.


"Oh regyna sama reyhan bawa bekal? Wah Alhamdulillah reyhan ada kemajuan dong pa". Jawab sintia


Pak burhan hanya tersenyum sambil membaca koran dan meminum kopi di meja makan sembari menunggu anak dan menantunya.


"Bik, baru kali ini bibi buatkan saya kopi yang rasanya sangat nikmat". Kata pak burhan


"Oh itu tuan, jadi semuanya ini non regyna yang masak sekaligus buatkan kopi tuan". Ucap bik ina.


"Maksudnya bik?" Tanya sintia


Saat bik ina ingin menjawab reyhan dam regyna menghampiri mereka.


"Pagi ma, pa oma? Ucap reyhan dan dilanjutkan regyna.


"Sayang, apa benar smua ini kamu yang masak?" Tanya sintia


"Ah gaak kok ma, regyna di bantuin sama bik ina kok tadi". Ucap regyna


"Bibik cuma bantu motongin doang sama nyiapin sarapan aj non hehhe". Jawab bik ina


"Iya tapi kan sama aja di bantu, jadi ini hasil kita berdua hihi". Jawab regyna


"Kopi buatan kamu enak banget, papa jadi kecanduan hehe". Kata pak burhan.


"Iya nanti tiap pagi regyna buatin". Ucap regyna


Oma hanya diam saja menyimak mereka berbicara.


"Ini mau sarapan apa ngobrol sih". Ucap oma dengan ketus.


"Ah iya, ayo kita sarapan". Ucap regyna "kakak mau apa?" Tanya regyna


"Roti aja isi selai nanas". Jawab reyhan

__ADS_1


Regyna pun mengolesi roti dengan nanas. Dan. Memberikannya kepada reyhan.


"Ini kak, nah ini susunya kak". Ucap reyhan


"Terima kasih sayang". Ujar reyhan. Regyna hanya tersenyum


Mendengar kata sayang wajah regyna bersemu merah lagi dan lagi reyhan membuat jantungnya berdebar, dia tau ini hanya pura-pura tapi hatinya tidak bisa dipungkiri dia merasa berdebar saat reyhan berbicara kata sayang


Setelah selesai sarapan reyhan dan regyna bersiap untuk berangkat kerja.


"Kak ini bekalnya, dan ini buat kak beny". Ucap regyna.


"Lain kali gak usah buatkan bekal untuk beny oke". Bisik reyhan


"Tante om, oma kabar?"tanya beny dan menyalami keluarga reyhan.


"Alhamdulillah baik ben, kamu bagaimana kabarnya? Belum ada rencana menikah?" Tanya pak burhan.


"Haha om bisa aj, calon aj belum ada". Jawab beny menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Sayang kamu hati-hati yah dijalan" ucap mama sintia


"Iya ma, nanti insyaallah regyna izin minta cuti 4 hari ini buat nemenin mama, papa sama oma " ucap regyna


"Iya sayang, hati-hati dijalan". Ucap mama sintia


Saat keluarga melihat regyna ingin mengendarai motor matic nya mama sintia dan papa burhan terkejut.


"Tunggu!! Sayang Kamu naik motor?" Tanya mama sintia


"I..iya ma gak papa kok regy udah biasa". Jawab regy dengan terseny cengir.


Mama sintia langsung menatap tajam ke arah reyhan.


"Kamu itu sebagai suami kok gak peka sih? Kenapa kamu gak anterin regyna? Masak iya kamu biarin istri kamu naik motor panas-panasan gitu?" Mama sintia terus mencecar reyhan dengan kata-kata pedasnya "atau kamu belikan regyna mobil biar dia gak kepanasan" ujar mama sintia


"Gk perlu ma, ini regyna yang mau dan regyna juga yang mintak anterin motor sama adek regyna kesini, mama jangan salahin kak reyhan soalnya emh kak reyhan udah ngelarang cuma karena regyna nyaman seperti ini jadi kak reyhan gak bisa berbuat apa-apa"! Jawab regyna sambil menunduk.


"Yasudaah nanti kita lanjutkan pembicaraan ini, kamu hati-hati dijalan yah".


Regyna pun pamit kepada keluarga untuk berangkat yang disusul reyhan dari belakang.


"Ben lu ikutin regyna sampai kantor nya!" Ucap reyhan


"Siap bos"! Beny pun meluncurkan mobil mereka untuk meengikuti regyna.


"Ben selama ini lu suruh orangkan buat jagain regyna kemana pun dia pergi?" Tanya reyhan.


"Iya, saya sudah suruh orang buat ngikutin istri anda kemana-mana". Uajar beny


"Terus kok gue belum terima laporannya sih regyna kemana aja sama siapa terus ngapain aja dia? Jawab reyhan beruntun, dia tidak menyadari dengan pertanyaan nya seperti itu terlihat jelas sekali dia ingin tau tentang regyna dan dia tidak sadar akan hal itu.


Beny menarik sudut bibir nya karena mendengar pertanyaan dari bos nya itu.


"Rencananya siang ini saya kasih laporannya ke anda tapi anda menanyakannya terlebih dahulu". Jawab beny


"Jelaskan intinya dulu". Ucap reyhan


"Okeee, intinya regyna banyak yang ditaksir sama cowok salah satunya teman kantornya yang sudah lama mengincar regyna tapi ya gitu regyna selalu menghindar dan tidak pernah memperdulikan si cowok itu". Jawab gamblanh beny.


Mendengar perkataan beny reyhan mengerutkan keningnya ada rasa tidak terima karena istrinya banyak yang menyukai, yang dia tau sekarang ada dua yang sudah menyimpan rasa ke istrinya.


"Shit!" Ucap reyhan, dan beny hanyaa melirik melalui kaca spion mobil nya.


Saat sudah sampai di tempat kerja regyn, reyhan melihat regyna seeprti disambut oleh seorang laki-laki.


"Siapa itu ben?" Tanya reyhan


"Dia laki-laki yang saat ini suka sama buk regyna pak". Jawab beny


"Kembali kekantor sekarang" ujar reyhan

__ADS_1


Mobil mewah itu pun berlalu pergi meninggalkan tempat kerja regyna, kini pikiran reyhan kemana-mana membayangkan regyna yaang satu kantor dengan laki-laki yang suka dengan dia.


****


Di kantor regyna sangat sibuk dia berusaha untuk menyelesaikan semua pelerjaannya karna dia berencana ingin mengambil cuti dalam kurun waktu 4 hari.


"Gy lu beneran mau cuti". Tanya sesil manyun, pasalnya jika regyna cuti sesil merasa kesepian.


"Iya sesil kan udaj dibilang suratnya juga udaj aku kasih sama atasan". Ucap regyna


"Yaaaaa sepi dong, apa gue cuti juga yah". Ujar sesil dan regyna langsung menoleh ke arahnya.


"Ngapain? Gak gak, kalo gue cuti jelas karna ada urusan keluarga, nah lu ngapain?" Tanya regyna


"Ikut urusan keluarga lu juga" jawab sesil


"Dasar, gak boleh udah ngapain juga cuti kerjaan lu masih banyak". Ucap regyna


"Gy, lu ada masalah yah? Lu serius gak mau cerita sama gue? Jangan ampe gue tw sendiri loh, gue bakal marah banget kalo lu ada yg di tutup tutupi dari gue". Ucap sesil sambil menatap tajam ke arah regyna, regyna yang melihat tatapan sesil seakan salah tingkah karena ap yang dikatakan sesil benar adanya.


"Apaan coba, gue gak papa kok sesil". Jawab regyna dengan gugup dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Bohong!!!!" Jawab tegas sesil, sesil masih menatap tajam regyna ahar wanita itu menceritakan yang sebenarnya.


"Aduh sesil jangan liatin aku gitu dong, oke oke oke gue cerita tapi gak sekarang yah hems jam makan siang aj dan kita makan diluar aja gak usah dikantin sini nanti bnyak telinga yang berkeliaran karena ini RAHASIA". Ucap regyna berbisik.


"Oke janji yah kita makan diluar klo gitu". Ucap sesil


Jam makan siang pun tiba regyna dan sesil bersiap untuk pergi makan siang diluar kantor, mereka pun pergi menggunakan mobil sesil. Sesampainya di tempat makan reggyna dan sesil memilih tempat duduk di paling pojok bukan tanpa alasan tp karena regyna ingin menceritain hal yang serius. Mereka sudah memesan masing-masing makanan.


"Jadi apa yang mau kamu ceritain". Tahya sesil sambil mengunyah


"Emmh.. sil... Sebenarnyaaa a..aku emh" regyna sangat ragu dan gugup untuk mengatakannya, sampai-sampai sesil mengerutkan keningny karena melihat tingkah temannya ini.


"Apa sih gy" sentak sesil


"Ah, sebenarnya aku udah nikah sil". Ucap regyna sambil menunduk dan memejamkan matanya.


Sesaat sesil mencerna omongan regyna dan tak lama kemudian sesil tertawa terbahak-bahak.


"Hahahahaha adu gy kalo becanda itu yabg realistis jangan halu deh"


Regyna bengong melihat sesil yang tertawa


"Apa yang lucu? Aku gak bohong sesil, aku udah nikah sekitar 1 minggu yang lalu". Ucap regyna


"Yayayaya pangeran kuda mana yang tiba-tiba ngelamar lu?" Sesil sampai terkikik melihat ekspresi regyna


Regyna hanya bisa menghela nafasny karna mau tidak mau dia harus menunjukan bukti bahwa dia benar-benar sudah menikah.


"ini". regyna membuka hp dan menunjukannya ke sesil.


saat sesil melihat apa yang di perlihatkan oleh regyna mulut sesil langsung ternganga dan mata nya lansung melihat ke arah regyna.


"jadi bener lu udah nikah?" tanya sesil dan regyna pun mengangguk


"kok lu jahat sih? gak undang-undang aku? dan selama ini lu gk pernah ngenalin pacar lu ke gue". protes sesil


regyna hanya mengehla nafas panjang mendengar ocehan sesil dan merajuknya sesil.


"lu gak pernah anggap gue ya gi? padahal selama ini gue apa-apa cerita ke lu tapi lunya gak gitu ke gue". histeris sesil sambil merengek nangis tak.karuan, melihat sesil seperti itu sontak regyna langsung menutup mulut sesil.


"ini semua gak seperti yang lu pikir sesil, oke gue ceritain sekarang". ucao regyna


"oke ceritain sekarang".


jadi.....


bersambung~~~~


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2