
regyna masuk ke dalam rumah setelah selesai menerima barang, tapi sata di ruang tamu regyna tidakk melihat sosok yang dia cari, saat regyna mencoba untuk menaiki anak tangga terdengar suara dari arah dapur tanpa berfikir panjang regyna langsung menhampiri sumber suara itu.
saat regyna sudah di ambang dapur tak sengaja regyna mendengar percakapan reyhan dan beny.
"rey, memangnya kenapa sih lu gak suka sama regyna"? tanya beny merasa ingin tau.
"dia bukan tipe gue, dan gue juga gak suka di jodohin"! jawab reyhan datar. sambil menuangkan minuman dan memberikan ke beny.
"yakin lu gak suka"? tanya beny lagi.
"kenapa sih lu kelo banget, lagian pernikahan ini gak akan lama, secepat mungkin gue cari cara buat akhirin ni pernikahan"! jawab tegas reyhan yang tanpa disadari ada seseorang yang mendengar percakapan mereka dan membuat hatinya bertambah hancur.
"ya allah sebegitu hina nya aku sampai kak reyhan suami aku mau mengakhiri pernikahan ini? padahal aku sudah mulai ingin membuka hati aku untuk dia dan menjaga keutuhan rumah tangga ini" batin regyna yang saat ini sedang menahan tangis.
"wah parah lu, lu pikir-pikir lagi inget pesen gue jangaan sampai lu menyesal nantinya"! ucap beny.
kemudian regyna memberanikan diri untuk menemui mereka dan mencoba untuk terlihat biasa saja seperti dia tidak pernah mendengar apa pun.
saat mendengar suara regyna, reyhan dan beny langsung menoleh ke sumber suara dan sedikit terkejut.
"maaf mengganggu kalian, saya hanya ingin mengantar barang ini untuk kak reyhan, mungkin ini pesanan kakak". regyna memberikan barang itu kepada reyhan dengan memberikan senyuman yang menurut reyhan itu senyuman yang dipaksa.
reyhan pun mengambil barang dari tangan regyna tanpa melepaskan pandangannya ke arah regyna.
"saya permisi"! ucap regyna dengan langsung berlalu pergi.
"apa dia mendengar obrolan tadi yah"? batin reyhan.
__ADS_1
reyhan membuka barang yang ada ditanganya, saat melihat isinya ternyata yang datang laptop yang dipesan oleh beny untuk regyna.
"apa itu rey"? tanya beny.
"laptop yang lu pesen tadi"! jawab reyhan
"oh, yaudah lu kasih ke regyna sana, gue mau pulang dulu, gue mau ISTIRAHAT" ucap beny dengan penekanan.
"sialan lu, udah sono pulang lu"! kata reyhan
beny pun langsung kabur dan segera pulang karena beny benar-benar membutuhkan istirahat setelah beberapa hari bos sekaligus sahabatnya itu memberikan pekerjaan yang amat teramat banyak.
****
reyhan menaiki tangga untuk pergi kekamarnya sambil membawa laptop yang akan di berikan ke regyna. saat menaiki anak tangga reyhan berhenti dan berbalik menatap kamar regyna, rasa penasaran hatinya saat dia sedang berbicara dengan beny apakah regyna mendengar nya.
"dia denger gak yah?" ucap reyhan, "ah sudahlah walapun dia dengar juga tidak apa-apa, dia juga tau pernikahan kami ini dipaksa jadi dia juga tau akan hal terburuk yang terjadi"! ucap rey pada dirinya sendiri
dikamar regyna, regyna merasa ridak fokus untuk mengerjakan tugasnya, karena dia masih mengingat jelas percakapan reyhan dan beny. ada rasa ngilu yang dia rasakan tapi dia mencoba untuk menerima karena dia tau ini akan terjadi.
"heee" regyna manariik nafas dalam seakan dia ingin membuang semua beban yang dia rasakan, "ashar dulu deh baru masak". regyna pun ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan melaksanakan kewajibannya. setelah selesai menjalan ibadah sholt ashar regyna keluar kamar dan pergi ke dapur untuk masak.
"emh, masak apa yah?". ucap regyna lalu membuka kulkas dan melihat bahan-bahan yang sudah dibelinya. regyna mulai berperang didpur untuk menciptakan aroma dan rasa yang lezat, saat sedang memasak terlihat reyhan menghampirinya.
"masak apa kamu?" tanya reyhan
"masak ayam kecap kak sama tumis brokoli"! jawab regy
__ADS_1
"gak usah banyak-banyak masaknya kita cuma berdua aj dirumah, oh iya nanti aku panggil orang buat bantuin kamu dirumah"! kata reyhan
"iya kak, yaudah saya lanjut dulu nanti kalo masakannya udah selesai habis maghrib saya panggil kakak buat makan". ucap regy
"kamu kenapa sih? ngmg sama aku sekarang kayak formal banget"? tanya reyhan
regyna hanya tersenyum "tidak apa-apa kak saya lanjut dulu". jawab tegyna tanpa menghiraukan reyhan yang memperhatikannya.
kemudian reyhan berjalan ke arah kamarnya untuk mebersihkan diri dan bersiap pergi ke masjid.
regyna pun sudah selesai memasak dan selesai membersihkan diri lalu bersiap untuk melaksanakan sholat maghrib.
"Alhamdulillah, emh kak rey udah pulang belum yah?" pikir regyna, lalu melepas mukenah yang dipakai dan keluar untuk memanggil reyhan buat makan malam.
tok tok tok
"kak makan malam nya udah regy siapin, regy tunggu di meja makan yah kak". kata regyna dibalik pintu kamar reyhan
"iya"! jawab reyhan datar.
tak lama reyhan turun dari tangga dan langsung mendekat ke meja makan, saat reyhan duduk dan ingin mengambil makanan regyna langsung mencegah.
"biar saya aja kak, kakak mau makan apa"? nanti regy ambilin". kata regyna
"masukin aj semua". jawab reyhan datar.
"baiklah". jawab regyna sambil tersenyum
__ADS_1
manis dan cantik. batik reyhan
"kak, kak" regyna coba memanggil reyhan yang sedang melamun "ah, iya". jawab reyhan yang tersadar kembali "ini makanannya". jawab regyna "terima kasih" ucap reyhan.