
"kemana dia". gumam regyna dan saat regyna berbalik badan dia kaget dan langsung membalikan lagi badannya.
"Ka..kakak ngapain?" Tanya regyna panik.
"Kamu yang ngapain ke kamar ku?" Jawab reyhan, sembari melewati regyna untuk pergi ke ruang ganti, dan regyna berputar arah karena reyhan berjalan kearah nya.
"Tadi saya udah gedor-gedor kamar kakak tapi gak ada jawaban yaudah jadinya masuk aj". Ucap regyna
"Kita itu baru besok sekamarnya, emang kamu udah gak sabar kalo mau 1 kamar sama kau?". Ucap reyhan yang masih bertelanjang dada.
Sontak regyna langsung berbalik dan menatap tejam reyhan tapi tak lama diaa membuang wajahnya lagi larena tanpa sengaja dia menatap badan reyhan yang tak mengenakan apa pun,hanya memakai celana bokser.
"Saya disini hanya mau kasih tau kamu, kalo di bawah ada papa, mama sama oma yang baru aja datang". Jelas regyna
"Haa, kok bisa? Bukannya besok?" Tanya reyhan
"Mereka mau memberikan kejutan, udah cepet kebawah kamu ganti baju, tunggu sebentar hem, saya izin masuk dulu ke ruang ganti, saya mau ambil jilbab karena gak mungkin kan saya pergi ke kamar dulu". Ucap regyna yang masih menundukan wajahnya.
"Yaudah sana cepet"!
Regyna sudah mengambil jilbab dan laangsung keluar kamar untuk membuatkan minuman dan mengambil cemilan untuk keluarganya.
"Non, biar bibik saja yang buat minuman". Ucap bik ina
"Udah bik gak papa kok, regy aja lagian bibik kan capek, bibik istirahat aj, oh iya bibik udah makan? Kalo belum kita makan sama-sama aja"! Ucap regyna
"Sudah non, baiklah kalo gitu bibik saja yang bawa kedepan ya non, bibik tidak terbiasa kalo berlama-lama tiduran". Ucap bik ina
"Hihihi bibi bisa aj, yaudah ini udah selesai kok, regy mintak tolong ya bik, anterin ke depan, cemilan nya biar regy yang bawa".
"Iya non". Ucap bik ina
Sesampainya diruang tamu regyna memberikan cake dan puding yang sempat dia buat dan memberikan minuman.
"Ma,pa, oma ini di minumnya sama ini ada cemilan sedikit". Ucap regyna
"Iya sayang makasiih yah, reyhan udah kamu panggil"? Tanya mama sinta
"Sudah ma, tadi kak reyhan lagi ganti baju, sebntar lagi turun!" Ucap regy
Tak lama yang dibicarakan datang dan langsung menemui mereka
"Papa, mama, oma". Reyhan langsung memeluk dan mencium kedua orangtuanya dan neneknya. "Reyhan merindukan kalian". Ucap reyhan
"Mama juga sayang".
"Cucu kesayangan oma sini sayang". Reyhan dipeluk erat oleh omanya, karena reyhan merupakan cucu laki-laki kesayangan omanya jadi tak heran terkadang omanya bersikap berlebihan.
Omanya menelisik penampilan cucunya, dia mengerutkan keningnya "kenapa cucu oma jadi kayak tidak terurus seperti ini?" Tanya oma.
"Maksud oma tidak terurus gimana?" Jawab reyha
__ADS_1
"Kamu kenapa kurus gini, kusam lagi aduuuuh istri kamu gak bisa ngurus kamu?" Cetus oma smbil melirik regyna
Deg
Mendengar oma nya berbicara seperti itu hati regyna terasa sakit, bagaimana tidak mungkin benar dari awal sampai sekarang regyna merasa dia belum bisa jadi istri yang baik.
Semua orang langsung memandang regyna dengan wajah tidak enak dan merasa kasian, mama sintia langsung mengelus punggung regyna karena regyna duduk bersebelahan dengan mertuanya.
Reyhan pun melihat wajah istrinya itu hanya bisa menunduk karena perkataan omanya.
"Masak sih oma? Mungkin karena oma sudah lama tidak melihat reyhan" ucap reyhan sambil menaiki alisnya dan mengedipkan matanya.
Regyna yang melihat betapa dekatnya reyhan dengan omanya tersenyum, hati nya begitu terenyuh melihat kedekatan mereka.
"Gak , karena menurut oma kita sudah lama tidak bertemu mangkanya kamu jadi gak terurus gini, punya istri kok gak becus kamu tuh rey". Ucap oma yang begitu sangat ketus.
"Ma, udah cukup, mama belum mengenal regyna lagian reyhan juga sudah bilang kalo dia diurus dengan baik, regyna pilihan burhan, burhan tau apa yang terbaik buat burhan". Ucap burham tegas, dan omanya hanya melirik sekilas saja.
"Gak papa kok pa, nanti regyna sama oma lebih banyak melakukan pendekatan biar kita sama-sama saling mengenal, iya kan oma". Ucap regyna tersenyum yang hanya di tanggapi acuh oleh omanya.
"Cih". Oma hanya membuang muka.
Lagi-lagi regyna hanya tersenyum getir, dan pandangannya beralih ke reyhan, mata mereka saling bertemu, seolah mengisyaratkan baik-baik saja.
"Oh iya mama, papa sama oma sudah makam malam?" Tanya regyna
"Belum sayang, tadi rencananya papa sama mama mau ngajakin kalian diner diluar". Ucap mama sintia
"Oh gitu, hem gimana kalo diner diluarnya lain kali aj, kebetulan tadi regyna masak ya lumayan banyak mungkin udah filing kali yah kedatangan keluarga jadi regy masak banyak, giman ma, pa emh oma? Mau?" Tanya regyna
"Regyna juga baru belajar kok ma 😬, jadi nanti klo keasinan atau hambar kasih tw ya ma biar regyna lebih giat lagi belajar masaknya". Jawab regyna
"Iya sayang, tenang aj dan mama percaya masakan kamu enak". Ucap sintia
"Yaudah regyna siapkan dulu ya ma, pak emh oma". Izin regyna untul menyiapkan makanan.
Di ruang tamu, oma terus memutar mutar tubuh cucu kesayangan nya itu, dia merasa ketampanan cucunya itu berkurang.
"Rey, jujur sama oma kamu tertekan menikah sama wanita itu?", Ucap oma
"Regyna ma namanya!" Jawab pak burhan yang diblas oma dengan tatapan sinis
"Coba oma perhatikan baik-baik apa reyhan terlihat kurus? Tanya reyhan
"Iya sedikit". Jawab angkuh oma
"Hahahahaha bearti oma tidak memperhatikan"! Ucap reyhan dan oma hanya bingung dengan kening berkerut.
"Reyhan udah menikah selama 5 hari udah naik aj berat badan reyhan 1 kg, nih pipi reyhan agak cabi lo oma"! Jawab rethan dengan santai, mama dan papa burhan senang mendengarnya karena anaknya sudah bisa menerima regyna.
"Kak, ma, pa oma makan malam udah siap, mari kita makan". Ucap regyna.
__ADS_1
"Kamu yakin masakan kamu tuh enak dan higenis?" Tanya oma.
"Insyaallah aman oma, nanti oma bisa menilai sendiri, kalo oma takut regyna masukin apa apa biar nanti regyna cicip terlebih dahulu". Ucap regyna sambil tersenyum ke oma.
"Cih sombong sekali, ya sudah ayo makan oma sudah sangat lapar". Ucap oma lalu mereka semua berjalan menuju meja makan untuk menikmati makan malam bersama.
Saat dimeja makan reyhan, mama dan papa kecuali oma yang melihat takjub dengan hidangan yang mereka lihat, reyhan tak menyangka kalo istrinya ini benar-benar pandai memasak tak heran setiap makan siang reyhan tidak sabar untuk makan siang.
"Regyna, ini semua yang masak kamu?" Tanya sintia
"Iya mah, ayo makan". Ucap regyna, dan mereka pun duduk di meja makan masing-masing.
"Oma regy ambilin yah, kak bentar yah". Ucap regy.
"Gak perlu saya bisa ambil sendiri". Oma langsung mengambil piring dan sendok dari tangan regyna.
Reyhan yang melihat situasi seperti itu merasa kasian dengan regyna.
"Sayang, ambilin aku dong". Ucap reyhan sembari tersenyum. Regyna yang mendengar panggilan sayang dari reyhan mendadak beku seketika dan terkejut dengan detak jantung yang bergetar hebat.
"Sayang kok bengong sih?" Ucap reyhan lagi sambil memegang tangan regyna.
Reyhan yang melihat wajah dan pipi regyna bersemu merah karena ulahnya sangat senang, dia tau regyna malu dan kaget dengan apa yang di dengernya, dia suka sekali melihat wajah regyna seperti ini apalagi kulitnya yang putih no make up terpampang jelas kalo dia sedang malu dan pipinya jadi merah.
"Sayaaang". Panggil reyhan dengan lembut.
"Ah i..i..iya iya kak, re..regy ambilin, ka..kakak mau makan apa?" Tanya regyna gugup karena tatapan reyhan yang menatapnya.
Sedangkan keluarga yang melihatnya hanya tersenyum simpul melihat anak mereka yang menggoda menantunya, kalo oma jangan ditanya dia sangat tidak suka melihat adegan manis di hadapannya ini.
"Semuanya, apapun yang kamu masak aku mau makan semua". Ucap reyhan
"Haa semua kak?"
"Iya, apa lagi ayam tepung aku mau banyak". Ucap reyhan yang tak berpaling menatap regyna.
"Regyna, masakan kamu enaaak banget sayang kamu pinter ya masak, dan kamu tau lagi makanan kesukaan suami kamu ini". Ucap mama sintia.
Sembari menuangkan makanan ke piring untuk reyhan regyna tersenyum mendengar mama mertuanya itu.
"Regyna masih belajar ma", ucap regyna "ini kak nasi nya". Regyna memberikan piringnya lalu duduk disebelah reyhan.
"Kamu tau sayang, kalo fried chicken ini makanan kesukaan reyhan dan mama yakin kalo anak mama ini makin suka makan ayam tepung aplagi buatan kamu ini, soalnya enak banget, gak kalah tuh kf* ....! Mama terus berbicara memuji masakan regyna.
"Sintia bisa tidak kita makan saja, kalo mau ngbrol makan nya nanti aj". Potong oma, dan mereka pun melanjutkan makan malam nya.
bersambung~~~
.
.
__ADS_1
.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah, kasih support aku dengan cara like, komen dan kalo bisa vote 😇 biar aku cemungut buat up terus TERIMA KASIHHH 🥰😘