Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
menunggu


__ADS_3

“ini apa? Kenapa rasanya sangat manis dan memabukkan, ingin ku lepas tapi kenapa hati ku malah enggan”. Dirasa nafas nya hampir habis regyna melepaskan pautannya dan menatap sendu reyhan.


Reyhan yang melihat benda kenyal itu berubah sedikit bengkak dan basah karena ulahnya hanya bisa mengucapkan “maaf”. Ucap reyhan dengan mengusapkan kembali tangannya ke bib ir regyna yang masih terlihat basah.


“emh..aa..aaku ti..tidak ma..marah sama kamu” regyna sejenak menarik nafas dan melepaskan tangannya dari leher reyhan dan begitu pun sebaliknya.


“kita sudah suami istri jadi tidak ada hak bagi ku untuk melarang mu menyentuhku, mungkin aku butuh waktu untuk menyesuaikan nya, a..aaaku mencoba untuk menerima pernikahan ini dan mencoba untuk menerima setiap……….” Regyna sedikit menjeda kalimatnya, matanya menatap reyhan dengan gugup dan melanjutkan kembali omongannya.


“setiap apa yang akan kamu lakukan sama aku”. Regyna langsung menggigit bibir bawahnya karna dia sangat gugup untuk mengatakannya. Reyhan masih diam dan menyunggingkan senyumnya.


“emmh ta..tapi untuk malam pe..pertama aku harap kak reyhan bisa bersabar sedikit lagi ka..karna jujur aaa…ku belum siap”. Ucap regyna dengan lirih dengan wajah tertunduk.


Mendengar yang dikatakan regyna, reyhan langsung menghampiri regyna dan menarik kedalam pelukannya, lalu mengangkat dagu regyna untuk menatapnya. (upps jangan lupa reyhan sekarang masih pakek handuk ya gaes) .


“kenapa mata nya nunduk, lihat aku sekarang”. titah reyhan lembut.

__ADS_1


“aku akan bersabar menunggu sampai kamu benar-benar menerima nya, aku juga akan belajar menerima kamu dan mencintai kamu”. Ucap reyhan lembut dengan nafas yang sangat wangi dan segar yang dirasakan regyna. Tanpa menunggu persetujuan si empunya reyhan langsung menarik kembali tengkuk leher regyna dan melu mat nya dengan sangat lembut. Reyhan pun menggigit lembut bibir bawah regyna  dan dirasa pemiliknya sudah memberikan akses reyhan pun menjelajai dan mengobrak abrik isi dari benda kenyal itu. Manis dan sangat manis yang dirasakan reyhan, semakin lama regyna mengerti apa yang harus dilakukan dia pun mulai menggerakan bib irnya dan mengikuti apa reyhan lakukan dengan hati-hati. Posisi kedua nya pun kini beralih dan sudah diatas ranjang dengan regyna yang berada di bawah kungkungan reyhan.


Dirasa ogsigen mereka hampir habis, sepasang sejoli ini pun melepas tautanya dan saling bertatapan. Kemudian regyna langsung memeluk reyhan dan menangis haru bercampur malu dengan wajah yang merah pedam.


“aku malu kak”. Regyna beranjak dari tempat tidur dan berlari masuk ke dalam kamar mandi.


reyhan yang melihat tingkah istrinya itu terkekeh geli karena dimatanya sekarang regyna begitu menggemaskan.


setelah semua sudah siap semua keluarga pun berangkat menuju pulau dewata bali. setelah semua telah sampai di bandara mereka sekeluaga bersiap untuk menaiki pesawat dan berangkat. didalam pesawat regyna yang duduk berdua dengan suami nya reyhan masih meraskan detak jantung yang begitu kuat, regyna belum terbiasa dengan situasi seperti ini apa lagi mengingat kejadian pagi tadi wajahnya tak berhenti menampilan pulpy eyes.


"haa, gak kok kak", ucap regyna bingung dengan pertanyaan reyhan pasalnya dia merasa sehat-sehat saja.


"terus kenapa wajahmu dari tadi masih merah?" reyhan sengaja mengatakan seperti itu karena berniat menggoda istrinya yang terlihat menggemaskan itu.


mendengar ucapan reyhan, regyna langsung mengalihkan wajahnya menghadap keluar jendela pesawat, malu itu yang dirasa saat ini.

__ADS_1


melihat regyna yang salah tingkah, regyna langsung menggengam tangan regyna dan mengecup punggung tangan regyna dengan lembut dan lama.


"kak". reyhan menatap mata indah istrinya itu dengan tatapan yang seperti tidak sabar ingin menerkam.


"kenapa?" regyna yang merasakan gelenyar aneh saat reyhn menjawab dengan jarak yang sangat dekat dengan telinga nya.


"kheem, kak please berhenti menggoda ku, aku benar-benar malu dan salah tingkah". jawab polos regyna yang membuat reyhan tertawa dan mengelus puncak kepala istrinya itu.


"perjalanan masih jauh, kamu tiduran aj tapi ingat saat sampai kamu harus sudah bangun kalo tidak aku akan menggendongmu dan mencium mu disini". titah reyhan


mendengar reyhan berbicara seperti itu reyhan menelan salivanya dna membayangkannya .


"gak!! aku gak mau kakak buat aku malu lagi, iya iya aku tidur aja deh". ucap regyna


reyhan tersenyum sambil mengelus pipi istrinya itu "tidurannya disini aj". reyhan menarik kepala regyna untuk bersandar di bahunya.

__ADS_1


--bersambung--


__ADS_2