
hy readears..
bijaklah dalam membaca yaaah..
*************
melihat wajah suaminya yang ketakutan tapi memelas penuh gairah, regyna tidak sampai hati untuk menyudahi. walaupun regyna belum pernah melakukannya tapi dia tau keinginan seorang suami.
"aku gak apa-apa kak, lanjutkan saja mungkin sakit nya perlahan akan hilang". ucap regyna dengan nafas tersengal dan air mata yang mengalir.
"baiklah, aku akan pelan-pelan". ucap reyhan smbil mengecup kening regyna dengan dalam.
untuk mengurangi rasa sakit pada lem bah regyna, reyhan kembali mel u ma t bi bi r regyna dengan lembut dan bermain di puncak gunung regyna yang saat ini menjadi tempat favoritnya.
terlihat regyna menikmati setiap sentuhan dan kecu p an yang diberikan oleh reyhan, tak lupa reyhan meninggalkan tanda kepemilikan yang sudah dibuat oleh reyhan dan berjejer indah di setiap sudut tub uh regyna.
"eungh, ka..kak sa...sakit" ucap regyna dengan nafas yang tak karuan saat pusaka reyhan sukses menembus lembah kenikmatan regyna.
"jangan panggil aku kakak sayang, atau aku akan menghukum mu lebih dari ini". ucap reyhan dan mencium lembut bi bir regyna
"sa.. sa.sayang". ucap regyna yang menahan suara suara tak terkontrol.
"ah...yes baby, terima kasih sudah menjadikan ku yang pertama". reyhan mengecup kening regyna dan ******* bibir regyna. reyhan merasakan darah yang mengucur setelah terjadi penerobosan di aera inti regyna.
"apa harus aku lanjut kan sayang?" tanya reyhan, dan regyna hanya mengagukkan kepalanya pertanda setuju.
"baiklah, sakit nya akan hilang dan berganti kenikmatan yang luar biasa sayang". ucap reyhan dan kembali memberikan *******.
perlahan reyhan menggerakkan pinggulnya untuk menuju kenik matan yang sebenarnya, entah gelenyar gelenyar apa yang dirasakan oleh regyna, sepasang suami istri ini seperti tidak ingin mengakhiri malam pa nas ny apa lagi reyhan yang sudah berapa kali menebarkan ben ih be nih nya dan berharap akan segera terbentuk.
tidak ada suara kesakitan melainkan suara nikmat yang dikeluarkan sepasang suami istri ini.
"sayang kamu sangat nikmat". ucap reyhan dengan nafas yang tersengal.
"uh.. haa haa haa haaa" deru nafas keduanya yang sangat jelas terdengar.
__ADS_1
regyna tak bisa berkata apa-apa, dia hanya bisa menikmati setiap sentuhan yang diberikan reyhan suaminya.
setelah beberapa jam mereka berpacu dalam melody (😂😂), akhirnya regyna dan reyhan mencapai puncak masing-masing. ada rasa malu yang dialami oleh regyna mengingat keagresifan yang dia tunjukan ke reyhan.
...*************************...
kicauan burung telah menyambut datang nya pagi yang indah, perlahan regyna mengerjapkan mata nya saat dia merasakan cahaya yang masuk.
regyna merasakan tangan kekar yang memeluknya erat dan merasakan nafas hangat yang menyeruak di lehernya, regyna pun berbalik dan menatap wajah suaminya.
regyna hanya tersenyum tipis mengingat setiap adegan yang mereka lakukan, semakin lekat regyna memandangi wajah tampan suaminya regyna hanya bisa menyusuri perlahan dada bidang yang berkotak-kotak dihadapannya dengan menggunakan jemarinya.
"kenapa dia tampan sekali, wajahnya, bibir ini yang tadi malam buat aku mabuk, oooh astaga otak ku" regyna mulai merutuki kebodohannya karena saat ini otaknya seakan mulai belajar untuk traveling.
seakan sadar dengan apa yang dilakukan, regyna pun menarik tangannya dan melihat ke arah jam dinding.
"astaghfirullah, kok bisa telat bangun sih". ucap regyna dan langsung turun dari ranjang untuk melangkah ke dalam kamar mandi. tak lupa regyna mengenakan kemeja putih milik suaminya untuk menutupi tubuhnya.
"aw". regyna meringis sakit pada intinya saat ingin melangkahkan kakinya dengan masih memegang selimut
reyhan langsung membuka matanya saat mendengar suara rintihan dari regyna, padahal sedari tadi reyhan sudah terbangun dan memang sengaja untuk berpura-pura tidur demi ingin merasakan sentuhan-sentuhan lembut dari istrinya.
regyna yang kaget mengetahui reyhan terbangun, berusaha untuk menyembunyikan wajah nya yang sudah merah bak tomat. kenapa tidak, karena saat ini regyna memakai kemeja suaminya yang sebatas paha.
"gak gak apa-apa kok". jawab regyna dengan malu dan menundukkan wajah.
melihat tingkah istrinya yang menggemaskan, membuat reyhan ingin sekali memakannya apalagi reyhan memperhatikan kemejanya yang dipakai regyna semakin membuat Reyhan tidak tahan kenapa tidak karena saat ini regyna terlihat sangat sexy dengan kemeja yang ukuran nya sangat besar di tubuhnya, apa lagi terlihat transparan sehingga gundukan yang dibalik kemeja itu sangat terlihat dan seperti menantang, tapi reyhan akan menahan dan lebih tertarik untuk menggoda istrinya.
wajahnya semakin mendekat ke wajah regyna "beneran gak apa-apa"? bisik reyhan dengan suara khas bangun tidur dan mencium daun telinga regyna sehingga membuat regyna merasakan getaran aneh lagi.
"i..iya beneran kok". jawab regyna dengan gugup " a..aku mau ke kamar mandi dulu" saat berdiri regyna merasakan kembali rasa nyeri di bagian intinya.
"uch" regyna meringis kembali.
reyhan yang melihat istrinya kesakitan langsung membopong regyna untuk masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
"aw kak, a..aku bisa jalan sendiri". ucap regyna
"tadi kamu udah jalan sendiri tapi sakit kan?" ucap reyhan "aku akan membantumu untuk membersihkan diri sayang" ucap reyhan dengan menampilkan senyum defilnya.
melihat senyum suaminya yang terkesan ada udang dibalik bakwan eh batu maksudnya (maklum otor lagi laper 😂) merasa aneh.
"a..aku bisa mandi sendiri ka.. emmmpht" belum selesai melanjutkan omongannya bi bir mungil dan manis itu langsung dilahap oleh reyhan, mendapatkan serangan dadakan dari reyhan membuat regyna terkejut dan membelalakan matanya.
"sudah aku katakan sayang jangan panggil aku kakak, aku suami mu bukan kakak mu atau kau senang jika ku hukum terus-terusan". regyna langsung menggeleng kan kepalanya dengan cepat.
lihatlah wajahnya, ingin sekali aku memakannya lagi menggemaskan sekali kamu regyna. batin reyhan
"aku ingin dengar kamu panggil aku sayang, atau aku akan mengurungmu seharian dikamar ini". ucap reyhan dengan posisi masih menggendong regyna ala bridal".
regyna hanya bisa menelan salivanya saat mendengar penuturan reyhan.
seharian dikamar yang benar saja, bisa-bisa aku berjalan menggunakan kursi roda. batin regyna
"emh bagaimana?". tanya reyhan
"sa..sayang". ucap regyna dengan gugup.
reyhan hanya menyunggingkan senyumannya mendengar ucapan reyhan, dengan gagah membopong istrinya reyhan melangkah masuk ke kamar mandi dan mendudukkan regyna di kloset, sementara reyhan menyiapkan air hangat yang akan digunakan oleh regyna.
regyna hany menatap kagum dan menampilkan seulas senyuman dengan perlakuan dan perhatian yang diberikan reyhan.
ketika selesai menyiapkan air, reyhan menghampiri regyna dan ingin melepaskan baju regyna. regyna yang terkejut spontan menahan tangan lelaki dihadapannya.
"ka.. eh sa...sayang mau a..apa?" tanya regyna.
"memandikan mu". ucap santai reyhan
NEXT....
****************
__ADS_1
YUK VOTE TEKAN ❤️❤️❤️❤️
JANGAN LUPA KOMEN DAN LIKE YAH