Jodoh Yang Tak Kusangka

Jodoh Yang Tak Kusangka
Pindah


__ADS_3

“AW”! jerit reyhan karena tanpa


disengaja kaki regyna mengenai adik bungsunya dan meninmbulkan rasa sakit yang tak bisa diungkapkan.


Karena mendengar jeritan dari reyhan, regyna pun terbangun dan kaget saat melihat rehyan dan dia berada dalam satu tempat tidur.


“ngapain kamu disini?”. Reyna langsung duduk dan menatap kesal dengan reyhan


“ya tidur lah emang mau ngapain,


ah kesel gue gara-gara kamu yang tidurnya gak bisa diem, nih  adek bungsu gue jadi sasaran”. Keluh reyhan


Regyna tidak menegerti apa maksud


dari ucapan reyhan, yang dia tau sekarang reyhan menganggu tidurnya. Tanpa pikir panjang regyna keluar kamar karna bermaksud untuk tidur di kamar regata.


“mau kemana kamu?” tanya reyhan


“tidur dikamar regata”. Jawab ketus regyna


Regyna pun keluar diam-diam menuju ke kamar regata karena takut jika ketauan orang tuanya.


“mbak ngapain kesini? Lah bukannya


mbak harus malam pertama sama kak reyhan kok kesini sambil bawak guling lagi?” tanya regata yangbingung tingkah kakaknya.


“udah gak usah berisik, mbak mau tidur”! tanpa menjawab pertanyaan regata, regyna langsung berbaring dan melepas jilbabnya .


“awas aja lu mbak ntar bucin lagi sama kak rey”. Goda regata, tapi regyna sudah pergi kealam bawah sadarnya.


“busyet nih orang langsung pules aja”. Ucap regata


Tak lama kemudian regata pun menyusul


regyna unutk tidur.


**


Menjelang shubuh semua penghuni rumah sudah bangun karena mereka bersiap-siap untuk pergi ke masjid kecuali para wanita yanghanya sholat dirumah.


“Pak, kak reyhan mana? Gak ikut kita kemasjid”? tanya rakha adik paling kecil regyna


“kak reyhan sholat dirumah aja dek, ayo kita kemasjid”. Kata pak mulyadi


Sedangkan regyna yang baru bangun


langsung keluar  kamar ega menuju kamar


mandi karna ingin menunaikan sholat shubuh, tapi gak sengaja nabrak ibu nya.


“aw”! jerit regyna karna kepalnya terbentur dengan kepala ibunya.


“regy, dari mana kamu? Kok kayak baru bangun tidur?”. Tanya buk teti


Mendengar suara bu nya regy langsung sadar dan mencoba berfikir alsan yang ahrus di kasih ke ibunya.


“eeh itu buk..anu.. regy dari eh”! gugup regyna


“dari mana kamu?”. Kata buk teti


“regy mana air ku”? ibu teti dan regyna menoleh ke sumber suara. “eh ada ibu” kata reyhan menunjukan senyum nya. “maaf buk tadi reyhan minta tolong sama regyna bawain air”. Kata reyhan sambil melirik regyna dengan alis naik turun.


“ah iya bu regy td mau ambil air Cuma karena belum cuci muka jadi balik lagi mau cuci muka”. Kata regyna


“oh kirain ibu kamu habis tidur dikamar ega”. Tebak bu teti yang membuat raut wajah regyna tegang.


“ya gak lah buk, yaudah regy kedapur dulu”. Kata regy


Saat tiba dikamar regi menberikan air kepada reyhan

__ADS_1


“nih airnya”. Kata regyna


Reyhan hanya melirik dan acuh kepada regyna


“kata kamu tadi mau air”. Kata regyna


“aku Cuma nyelamatin kamu aj karena aku tau pasti ibu marah kalo tau kamu tidur dikamar adek kamu”. Kata reyhan


“iya tau, terima kasih tuan atas bantuannya”. Jawab regyna dengan wajah kesal


Regyna pun siap-siap mengambil


wudhu untuk sholat, dan reyhan hanya memperhatikan, sebenarnya reyhan agak


terpesona degan regyna yang memakai mukenah putih, bagi reyhan aura kecantikan regyna terpancar indah, tapi reyhan sebisa mungkin menutupi.


“kamu gak sholat”? tanya regy


“udah dari td ini kan udah jam 5 lewat”. Jawab reyh


“oh bagus deh, yaudah aku sholat dulu”. Kata regy


Matahari sudah terlihat, dan anak-anak


pakmulyadi sudah bersiap-siap untuk bekerja dan sekolah, kecali regyna dan regata yang memang hari sabtu tidak ada kegiatan, hari sabtu dan minggu adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh regyna karena dia tidak berkerja. Saat semua sudah siap untuk srapan, reyhan pun datang dengan berpakaian rapi.


“mau kemana dia, udah rapi aja, oh mungkin dia kerja kaliyah”. Batin regy


“pagi pa bu, pagi semuanya. Kata reyhan


menyapa keluarg pak mul.


“debaaaak, ganteng banget kak rey”. Kata regata yang terpesona karena ketampanan kakak ipar nya itu .


“jegluk”. Redi langsung memasukan tempe ke mulut regata yang tebruka


“ih apaan sih dek kamu, jail banget deh gak bisa liat orang seneng”. Kesal regata


“apa mbak?” tanya rakha yang berada disamping regyna


“ah gak, cepet kamu makan ntar telat lagi sekolahnya,”. Kata regyna


“pa bu, jadi gini ada yang reyhan mau sampein ke bapak dan ibu”. Kata reyhan


“apa rey?” tanya bapak


“reyhan sama regyna berencana


untuk pindah buk....”. kata reyhan yang belum selesai bicara karena terpotong regyna yang tiba-tiba batuk


Uhuk uhuk uhuk


“pelan-pelan mbak makannya”, kata


rakha sambil mnepuk pundak regy


“lanjutkan rey”. Perintah pak mulyadi


“jadi sebelum menikah rey sudah membeli rumah pak karena rey berencana kalo sudah menikah rey akan tinggal bersama istri rey aj pak supaya kami bisa belajar hidup mandiri”. Kata reyhan


“kok kak rey gak bilang sih sama aku?” tanya regy


“kakak pengen kasih surprise buat kamu”. Jawab rey sambil tersenyum


“gak!!! Aku gak mau”! tolak regyna


“rey bener re kamu harus ikut suami kamu, kan bagus kalian bisa saling mengenal”. Kata bapak


“iya sayang gak apa-apa kok kan nanti ibu, bapak sama adik-adik kamu bisa maen kerumah kamu”. Kata ibu

__ADS_1


“tapi regy gak mau buk”. Mohon regyna


“jangan membantah, sekarang surga


mu ada di suami kamu, jadi apapun keputusan suami kamu selagi itu baik kamu


harus nurut, sudah beresin semua barang-barang kamu”. Kata pak mulyadi dengan tegas


“kamu cukup bawak baju aja yang akan dipakek, karena semuanya udah tersedia kok”. Kata reyhan


Regyna acuh mendengarkan apa yang


di biacarakan reyhan, dia langsung pergi kekamar untuk membereskan pakaiannya.


Dimeja makan semua senang karena


rey sepertinya menerima regyna


“kak rey, rumah kak rey jauh gak? Ucap


rakha dengan polos


“gak kok sayang, ntar rakha sama


kakak-kakak yang lain maen-maen kerumah kak rey yah, soalnya dirumah kak rey ada kolam renangnya”. Kata reyhan dengan memangku rakha karena gemas dengan adik


iparnya itu.


“benarkah kak? Waah bearti rakha boleh berenang ya kak?” tnya rakha


“boleh dong, rakha boleh berenang sepuasnya”. Kata reyhan


“aku juga boleh gak kak? “ tanya regata dan redi


“boleh kok, semuanya boleh kapan aj kalian mau”. Kata reyhan


Saat dirasa regyna telah selesai membereskan pakaian nya, regyna keluar kamar dengan wajah ditekuk dan sedih


karena akan berpisah dengan keluarganya.


“sayang kamu hati-hati yah, inget pesen ibu kamu harus nurut sama suami kamu, berbakti sama suami kamu yah, jadi istri yang baik dan sholeha”. Kata ibu teti yang memberikan pesan ke anaknya


“iy bu, ibu sma bapak sehat-sehat yah”. Kata regy


“yaudah pak bu kita pamit yah”. Kata reyhan


“iya nak”. Kata pak mulyadi


Mereka pun pamit kepada seluruh keluarga dan regy pun memeluk adik-adiknya satu persatu.


(pak mulyadi ini program anaknya


banyak banget,gak apa-apa banyak anak banyak bayak rejeki).


“hati-hati ya mbak disana”. Kata regata


“iyaa, daaa semuanya assalamualakum”. Kata regy dan reyhan


Mobil reyhan melaju dengan kecepatan sedang, tidak ada yang memulai percakapan diantara mereka, melainkan hanya terdengar lirik lagu yang diputar oleh reyhan. Regyna hanya memandang kearah jalanan dengan mata teduhnya, tak berapa menit mereka pun tiba di kediaman reyhan.


Reyhan membeli rumah yang akan mereka tempati sebelum adanya rencana pernikahan, dan semua yangmendekor dan mengatur furniture-furniture rumhanya tak lain adalah sisten kepercayaan  reyhan yaitu sahabatnya sendiri.


“ayo masuk”. Ajak reyhan


Regyna pun tersadar kalo mereka sudah tiba, sebelum keluar regyna mengedarkan pandangannya ke arah rumah yang akan ditempatinya.


Gede banget ni rumah pasti capek nanti aku bersihin. Batin regyna


“kamu mau turun gak? Atau mau tetap di mobil?”. Tanya reyhan

__ADS_1


“iya iya aku keluar”. Jawab regyna


“ayo masuk”. Ajak reyhan


__ADS_2