
Diperjalan reyhan hanya diam dan memikirkan perhatian yang diberikan regyna untuk beny, apa dia menyukai beny.
"Ben"! Panggil reyhan
"Ya bos"! Seru beny
"Menurut lu regyna suka sama lu gak"! Tanya reyhan dengan sorot mata tajam yang masih menatap jalanan.
Mendengar pertanyaan reyhan, reflek beny tertawa terbahak bahak karena dia tidal bisa menahan lagi, karena dia yakin bosnnya ini cemburu.
"Kok lu ketawa"?
"Sory-sory habis nya lu lucu"! Ucap beny
Reyhan hanya mengerutkan keningnya karena bingung.
"Memangnya kenapa kalo regyna suka sama gue? Kan lu gak suka?" Ucap beny yang sekilas melirik reyhan dan memperhatian raut wajah reyhan.
Reyhan sedikit kesal mendengar jawaban beny, tapi sebisa mungkin dia menahannya dan dia tidak menjawab pertanyaan beny.
Dilain tempat, regyna sudah duduk manis di kursinya sambil mengerjakan pekerjaan, tak lama kemudian Tio datang menghampiri regina dan memberikan sarapan kepada regina.
"Assalamualaikum masa depan ku". Tio menyapa regyna dan menggoda regyna
Regyna hanya membalas salam tio tanpa memperdulikan tio.
"Walaikumsalam"! Jawab regyna sambil jemari lentik nya menekan tombol keyboar.
"Hem sibu yah"? Tnya tio.
Regyna hanya menarik pelan nafas nya lalu menatap tio "ada apa dan kenapa?" Tanya regyna.b
"Gak papa kok, aku cuma mau nganter sarapan sama kopi buat kamu". Tio mengangkat tangan sambil memperlihatkan paper yang dia bawa. "Tadaaaa".! Tio memperlihatkam deretan gigi putihnya.
Regyna sebisa mungkin bersikap baik karena dia tidak mau di cap sombong oleh rekan -rekannya "yaudah sini mana, sebenrnya aku udah makan tapi yaudah aku minum.kopi nya aj yah, makasih loh". Ucap regyna sambil tersenyum .
Sesil melihat itu merasa aneh, pasalnya regyna sangat tidak suka deengan tio karena tio sering sekali menganggunya tpi lain hal untuk hari ini.
"Gy lu kenapa? Lu sehat kan?" Tanya sesil sambil meletakkan punggung tangan nya ke dahi regyna.
"Issh apaan sih lu, gue tuh cuma males ribut aja.pagi-pagi gini, jangan ampe mood gue yang bagus dirumah cuma karena tio kasih sarapn, nih sarapanny buat lu atau mau kopiny juga?" Ucap regyna smbil memberikan sarapan ke sesil
"Gak ah ntar dia tarok apa-apa lagi terus gue bisa ke cantol sama dia, amit-amit deh". Ucap sesil sambul manaikan bahunya.
"Ibu sesil yang cantik, lu kira ini jaman apa sampe lu masih percaya gitu-gituan mangkanya kalo mau makan/minum sesuatu baca doa dulu setidaknya bismillah jangan langsung comot kayak orang kerasuka hahahahh"! Ucap regyna, sesil hanya menyebikan bibirnya.
***
Reyhan saat ini baru menyelesaikan miting dengan klien, dan kliennya seorang wanita yang sangat cantik (tapi tetep yah masih jauh cantik regyna 🤭).
"Pak reyhan, bagaimana kalo kita makan siang bersama"! Ucap kerin kepada reyhan
"Maaf buk kerin saya tidak bisa, permisi"! Jawab reyhan dn berlalu kembali keruangan demgan diikuti beny.
__ADS_1
Kerin memandang kepergian reyhan, dia sangat tertarik dengan laki-laki itu, karena menurutnya reyhan laki-laki dingin yang mempunyai pesona luar biasa.
"Tunggu aja nanti kamu akan jatuh dalam pelukan ku reyhan". Ucap kerin dengan menyunggingkan sudut bibirnya.
"Beny, bekal ku mana aku mau makan". Ucp reyhan
"Ini pak, dan ini punya saya"! Jawab beny dan memberikan kotak bekalnya. "Silahkan makan pak, saya permisi dulu untuk makan diruangan saya, by"! Beny ingin pergi sambil melambaikan tangan.
"Lu makan disini temeni gue"! Ucp reyhan dengan nada tegas.
Beny hanya menarik nafas panjang, dia kesal demgan tingkah bos nya ini yang tidak tau waktu lagi menyuruhnya bekerja.
"Hadeeeh bos, ngapain makan berduaan gini, ogah ah gue mkan di ruang gue aj". Jawab beny, saat benny membuka pintu.
"Mau saya potong gaju lu"! Jawab reyhan.
Beny hanya bisa mendengus kesal dan dia pun.berbalik duduk dihadapan reyhan lalu mereka membuka makanan mereka.
Reyhan melirik lauk-lauk beny karena dia tidak mau bekal yang diberkan ke beny lebih banyak dari bekalnya.
"Daging lu satu aj, ini buat gue"! Ucap reyhan dengan menancapkan garpu ke daging rendang yang ada didalam kotak makan beny, dan beny hanya bisa melongo melihat daging kesayangannya beralih tempat ke seberang.
"Wah kampr*t lu, udah gue makan di sofa aj"! Jawab beny sembari berpindah duduk, karena dia tidak mau makanan nya berpindah lagi ke tenpatnya.
Reyhan hanya terkekeh melihat beny yang kesal.
(Mulai ada nih tanda-tanda dari si batu es hihihih)
****
"Gy, kita nongkrong yok udah lama banget gak nongki". Ucap sesil
"Haa kapan?" Jawab regyna
"Pas lebaran monyet aja gimana?" Jawab asal regyna "ya sekarang regynaku". Jawab sesi sambil mencubit gemas pipi tembam regyna.
"Emh, sory kayaknya gak bisa deh sil gue belum ngmg sama orang rumah"! Jawab regyna demgan mimik wajah yang sok imut.
"Yaaaaah regy, biasa juga lu ngabarin lewat watsh*p doang, ayok lah gue mau ceritaaa, pleaseeee 🙏🙏🙏"! Mohon sesil
"Maaf banget sil kali ini gak bisa, janji deh ntar kita nongki syantik lagi tapi gak sekarang yah, gue lagi ada keperluan yang urgent"! Jawab regyna dengan mmencengirkan giginya
"Urgent apa"? Tnya sesil
"Emh, nanti gue ceritain yah, tapi beneran gk bisa kalo sekaramg"! Ucap regyna
"Hem, yaudah deh kalo gitu, gue juga gak bisa maksa loh"! Jawab sesil dengaan mencebikan bibir nya kedepan.
"Makasih sesi"! Ucap regyna dan menangkup kedua pipi sahabatnya itu. "Ayo pulang"! Ajak regyna.
Regyna sudahh sampai di rumah dan langsung membersihkan badannya yang lengket. Setelah selesai regyna langsung pergi ke dapur untuk berperang menyajikan masakan yang spesial. Ntah sejak kapan dia merasa bersemangat sekali saat memasak sesuatu untuk reyhan.
"Oke mari kita mulai"! Ucp regyna menirukan ala-ala chef indonesia yang memasak dengan telaten.
__ADS_1
Setelah cukup lama berperang didapur, regyna beristirahat sebentar dan bersiap-siap membersihkan kembali badannya untuk melaksanalan maghrib yang sebntar lagi akan tiba.
Tuk tuk tuk
Suara langkah laki terdengar saat regyna ingin kembali ke kamar, kemudian dia berbalik, ternyata reyhan yang sudah pulang bekerja dan regyna langsung menghampiri.
"Kak rey udah pulang?" Tanya regyna dengan memberikan senyuman.
reyhan hanya berdehem untuk mebjawab regyna dan Reyhan selalu terpaku akan penampilan regyna yang sederhana tapi sangat memukau baginya, apa lagi di saat dia melihat keringat regyna yang jatuh dari kening nya menetes dan menembus lanslgsung di balik jilbab instan nya.
"Arg otak gue kenapa kotor sekali!" Batin reyhan.
"Yaudah kak rey bersih-bersih aj nanti habis magrib kita makan bareng yah, saya udah masak kok" ucap regyna
Lagi-lagi reyhan hanya berdehem menjawab regyna, dan regyna yang mendengarnya hanya bisa menarik nafas pelan. Saat regyna izin kembali kekamar reyhan memanggil.
"Tunggu" ucap reyhan dan regyna langsung berbalik dan tersenyum.
"Kamu siapin baju-baju kamu sekarang terus kamu pindahin ke kamar ku, karena besok mama, papa sama oma udah datang, aku gak mau mereka melihat kita tidak sekamar". Selesai Reyhan berbicara tanpa menunggu jawabaan regyna, reyhan langsung berlalu menaiki anak tangga untuk pergi ke kamarnya.
Sedangkan regyna masih diam seolah mencerna apa yang dikatakan reyhan.
"Jadi mulai besok aku bakal 1 kamar sama kak reyhan?" Ucap regyna dan berjalan pelan menuju kamarnya, pikirannya masih kosong dan hati nya masih berdebar saat mendengar ucapan reyhan.
Regyna sudah selesai menyiapkan baju-bajunya untuk menginap sementara dikamar reyhan, dan langsung menuju ke kamar reyhan dengan hati dan badan yang bergetar, dannl regyna pun punya tujuan lain untuk.menemuo reyhan.
Tok tok tok
"Assalamualaikum kak". Ucap regyna dengan gugup
"Walaikumsalam" reyhan membukakan pintunya dan lagi-lagi reyhan terdiam saat melihat wanita dihadapannya ini.
"Maaf kak ini baju-baju saya". Ucap regyna tanpa berani menatap reyhan. Regyna haanya mengenakan mukena cantik berwarna putih yang biasa dia kenakan untuk sholat.
"Masuk". Regyna pun langsung masuk kekamar reyhan dan mendongakan kepalanya karena ini kali pertama regyna memasuki kamar suami nya itu.
"Subhanallah besar banget kamar kamu kak, ini sih kayak rumah aku gede nya hihihi" ucap polos regyna yang berhasil membuat lekuk ujung bibir reyhan tertarik keatas.
"Oh iya maaf kak, ini barang-barang saya tarok dimana?" Tanya regyna
"Masukan aja di dalam ruang ganti, disitu"! Tunjuk reyhan.
"Baiklah". Regyna pun berjalan untuk msuk ke dalam ruang ganti itu "ya allah kak ini mah sih gedean ruang ganti kakak dari pada kamar aku hahahah". Lagi-lagi regyna berucap dengan sangat polos dan tak lama dia menyadari itu dan membuat pipinya terasa panas dan merah, dia sangat malu sambil menepuk-nepuk jari ke bibirnya.
"Duh di mulut gak bisa kontrol banget", gumam regyna dan berbalik "maaf kak keceplosan". Ucap regyna dengan memasang senyum cengirnya dan menampilkaan gigi kelincinya.
Reyhan seakan ingin jatuh saat melihat senyum itu, kaki nya terasa lemas dan dada nya ini kenapa, tapi sebisa mungkin dia tahan karena dia tidak mau merasakan malu di depan regyna.
bersambung~~~
.
.
__ADS_1
.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah, kasih support aku dengan cara like, komen dan kalo bisa vote 😇 biar aku cemungut buat up terus TERIMA KASIHHH 🥰😘