
“kamu ternyata sangat menggemaskan gy, belum saatnya kamu
menjadi milikku seutuhnya, aku akan membuat kamu jatuh cinta terlebih dahulu”
batin reyhan.
Reyhan menatap regyna dengan sangat intens, dia
memperhatikan setiap inci wajah cantik istrinya itu.
“khem, sampai kapan kita kayak gini”. Ucap regyna
Reyhan pun tersadar dengan apa yang dia lakukan, dia pun
beranjak berdiri dan berpindah duduk disebelah regyna, lalu regyna pun hendak
lari menuju ruang ganti tapi dengan sigap reyhan memegang tangan regyna hingga
membuat regyna duduk kembali,
“kak lepaskan , saya mau ganti baju”.
“siapa suruh kamu ganti baju?”
“tapi saya udah gak nyaman pakeknya” jawab regyna dengan kesal dan memberengut, sontak dengan melihat wajah regyna yang seperti itu membuat reyhan semakin gemas lalu menarik regyna. Kini wajah mereka kembali mendekat dan membuat regyna kembali diam.
Sadar dengan yang terjadi regyna menarik kembali badannya.
“hobi banget sih tarik-tarik”.
__ADS_1
Reyhan pun tersenyum simpul melihat tingkah istrinya itu “kenapa? Kamu gak suka?”
“GAK!!, udah ah saya mau ganti baju dulu”.
“kamu gak boleh ganti baju, aku pengen malam ini kamu tidur pakek baju itu”.
Mendengar ucapan reyhan, sontak membuat regyna membuka mulu dan melototkan matanya “dan satu lagi berhentibmengucapkan kata formal, paham! Duduk sini”. Ucap reyhan sambil menepuk-nepuk kasur disebelahnya.
Regyna hanya cemberut ingin sekali rasanya dia memaki lelaki dihadapannya ini dan berkata HEY Tuan muda yang terhormat jangan seenaknya merintah mengubah perjanjian yang dia buat sendiri.
Haha yayaya kata author sih kalian itu udah cinta tapi belum sadar aja.
Regyna pum duduk disebelah reyhan.
Saat regyna duduk reyhan menarik kaki regyna dan langsung meletakan kepalanya di paha, sontak saja apa yang dilakukan reyhan membuat regyna terkejut dan syok.
“ada apa sih dengan dia malam mini? Kok tingkahnya aneh banget, kenapa juga dia berubah kayak gini bukannya dia benci sama aku” batin regyna
Regyna pun menuruti apa yang reyhan minta, secara perlahan-lahan regyna mengusap kepala reyhan dengan lembut, ada rasa aneh di hatinya saat melakukan itu dia merasa sangat nyaman dan sangat senang rasanya
melakukan itu.
“kenapa sih aku ini, kok malah senang yah, dan juga kenapa jantung aku berdebar terus kalo dekat dia gin” batin regyna.
“kayaknya kamu senang banget sih ngelus kepala aku” ucap reyhan dan beranjak mengubah posisi nya menjadi berbaring “sini tidur disebelah kakak” ucap reyhan dan regyna menuruti permintaan reyhan dengan sangat terpaksa.
Reyhan and regyna pun berbaring dengan posisi regyna membelakangi reyhan,
jujur saat ini jantung nya berdetak sangat kencang perasaan canggung, malu yang
__ADS_1
saat ini dia rasakan, dia juga merasa tubuhnya seakan membeku. Reyhan yang
melihat posisi tidur regyna pun hanya menyunggingkan senyumnya dan mulai memeluk regyna dari belakang.
“Kak!!” regyna kaget dengan perlakuan reyhan malam ini dia langsung memegang tangan reyhan sat reyhan mencoba untuk memeluknya.
“sssssstttt, biarkan seperti ini dulu ntah kenapa aku merasa nyaman sekali” ucap reyhan dengan memejamkan matanya dan menghirup wangi istrinya itu dengan sangat nyaman, regyna yang merasakan pelukan hangat dari reyhan mulai
menetralkan kondisi nya dan mulai merasakan kehangatan yang belum pernah dia rasakan.
Malam sudah berganti pagi terik matahari menyeruap masuk ke dalam kamar sepasang sejoli yang saat ini masih lelap di awang mimpi, walaupun semalam telah terjadi romansa yang cukup membuat sepasang sejoli ini mulai merasakan getaran cinta tapi ternyata belum terjadi apa-apa.
Pembaca: kecewa thor
kenapa belum bobol gawang.
Author :hihihi sabar atuh bobol gawang juga butuh proses
Pembaca : kan tinggal di bobol aja
Author :ih gak seru dong maen bobol aja, harus ada sengatan
sengatan listrik dulu hahah
Reyhan : thor inget yah gak usah ada rencana buat gagalin ya
thor, padahal semalem udah ngebet eh tapi disuruh bobok sama si thor.
Thor : hahahahaha ampun abang ampun
__ADS_1
bersambung.....
JANGAN LUUPA UNTUK VOTE YAH, LIKE KOMEN SUAPAY AUTHOR SEMANGAT BUAT NULIS KEHALUAN AUTHOR YANG BELUM SEBERAPA INI. HEHEH MAKASIH