
•••🌸•••
Malam pertama...
Ya. Malam pertama. Apa yang kalian fikirkan jika membahas mengenai malam pertama. Apalagi untuk pengantin baru sepertiku. Ah... Membayangkannya saja membuatku panas dingin.
Sebelum malam pertama saja leon sudah membuat wajahku merah padam,apalagi malam ini. Sehabis isya tadi entah mengapa leon bolak balik kekamar mandi,katanya perutnya terus merasa mules.
Ceklek!
Aku langsung mengarahkan pandanganku kepintu kamar mandi yang terbuka itu,aku yang sedari tadi hanya duduk disofa langsung menghampiri leon yang masih memegangi perutnya.
"Aduhhhhh... " Lenguh leon.
"Leon.. Kamu beneran nggak papa? Muka kamu pucet gini lho,kita kerumah sakit ya. " Tawarku sembari mengusap keringat dingin dipelipisnya
Leon menggeleng. "Nggak kok aku nggak papa,aku hanya butuh istirahat. Ini kayanya karna aku tadi kebanyakam makan... " Jedanya.
"Makan apa?"
"Sambal.. " Lanjutnya.
"Sambal? Oh atau kamu yang ngabisin sambal dimangkuk kecil ya?" Tanyaku.
Tampak dia malah menyengir kemudia memasang muka sakitnya kembali.
"Astaga leonnn.. Kamu kok rakus gitu sama sambal,nggak baik tau. Sekarang kalau sakit siapa yang repot,aku juga kan.. Dan kamu juga kesakitan gini. Bikin khawatir aja. " Omelku.
Namun,ia tak marah. Ia malah mengulas senyum dan mengacak rambutku. "Cantik cantik bawel... " Ejeknya. Reflek aku mencubit pinggangnya.
"Adohh!!" Ringisnya.
"Eh eh maaf maaf sakit ya? Aduh maaf ya aku nggak sengaja,mana yang sakit.. " Tanyaku panik.
"Disini... " Ia menyengir dan menunjuk hatinya. Sontak aku memukul lengannya lagi.
"Ngeselin!"
Buk
"Adoh.. Sakit tau!"
"Bodo amat!" Ujarku lalu melangkah kamar mandi untuk wudhu.
Authorpov
L
eon memajukan bibirnya hingga cemberut. Dia berharap dengan sakitnya ini akan dimanja oleh natasya namun malah sebaliknya. Natasya malah berbaring duluan diatas ranjang.
__ADS_1
Leonpun menghampiri natasya,dengan kesal ia naik keaatas ranjang dan menarik selimut yang menutupi setengah tubuh natasya.
" Leon.. Kenapa sih kamu?" Tanya natasya dengan kesal lalu duduk hingga kini ia menghadap leon yang masih menampilkan wajah cemberutnya.
"Leon.. Kamu kenapa? Ditekuk gitu! Udah ah aku ngantuk. Dan jangan tarik tarik selimutnya lagi. " Baru saja natasya ingin berbaring,ia mendengar decakan leon yang begitu keras,iapun kembali duduk dan menatap leon intens.
Natasyapun menghela nafas dan tersenyum. "Kamu kenapa leon.. " Ujar natasya lembut sembari memberanikan dirinya mengelus rahang tegas leon.
Seketika wajah leon yang bagaikan keset kusut yang jarang tercuci tadi berubah sumringah,membuat natasya mengernyit bingung.
"Leon? Are you okey? Kok senyumnya gitu amat?"
Leon menggenggam tangan natasya yang berada dirahangnya. "Aku itu pengen dimanja sama kamu. Nggak ngerti banget sih. Emang kamu nggak pengen gitu nyobain malam pertama?" Goda leon.
Seketika pipi natasya memerah. Iapun menarik genggaman tangannya dari leon. "Ihh apaan sih yon.. " Ujar natasya berusaha menahan senyum dan malunya sekaligus.
Leon semakin mengembangkan senyumnya. "Lho kok apaan sih. Aku serius lho,lagipula.. " Jedanya,lalu leon mendekat ketelinga natasya dan berbisik.
"..lagipula kita suami istri,nggak dosa kan ngelakuin hal yang semestinya kita lakuin. " Bisik leon yang masih tetap dalam posisinya. Baru saja natasya ingin menjawab leon terlebih dahulu menyela.
"Aku tau kamu pasti sudah dengar kan allah akan marah pada seorang istri yang menolak diajak suaminya ber--"
"Iya leon. Maaf... " Potong natasya yang akhirnya pasrah.
Leon memicing dengan masih setia dalam posisi dekat dengan telinga istrinya itu. "Ikhlas nggak nih.. " Goda leon.
Natasya langsung menatap leon dan tersenyum,walau dalam keadaan sangat gugup karna jaraknya dengan leon begitu dekat bahkan hidung mereka saling bersentuhan.
Seketika leon tersenyum kemenangan dan..
Cup
Mata natasya membulat saat merasa sesuatu menempel dibibirnya,sangat terasa walau sekilas.
Astaga... First kiss ku. Batin natasya dengan mata yang masih melebar dan badan yang terasa kaku.
Leon terkekeh lalu mengecup pipi natasya sebentar dan pemanasan,hingga melakukan hal yang semestinya.
( serius aku deg-degan sendiri ngetik ini. Semoga kalian nggak berfikiran yang sampe aneh2 ya.. Maaf kan author ini😔 )
******
Tepat pukul 03.00 pagi,leon terbangun dalam keadaan masih memeluk natasya. Perlahan ia mengerjap dan akhirnya ia membuka matanya dengan jelas.
Dan pemandangan baru yang ia lihat saat ini adalah wajah indah natasya yang kini notabennya adalah istrinya sendiri. Seketika senyum leon terbit menghiasi wajah tampannya,mengingat aktivitasnya tadi malam membuat leon benar-benar merasa menjadi laki-laki paling bahagia.
Ia tidak menyangka bisa menikah dan menjalin hidup selamanya dengan perempuan yang ia cintai sedari dulu. Kini ia merasa telah memiliki natasya seutuhnya,ia sudah menandai jika wanita disampingnya ini adalah miliknya. Wanitanya,tak ada yang boleh mengambilnya.
Leon mengusap lembut wajah natasya yang sama sekali tidak terganggu. Dan ia mendaratkan ciuman dikening natasya.
__ADS_1
"Terima kasih sayang.. Terima kasih telah menjaga kehormatanmu selama ini,dan telah memberikan seutuhnya padaku. Semoga benih itu tumbuh dengan baik. " Ucap leon lirih lalu kembali mengecup pipi natasya singkat dan turun dari ranjang untuk mandi membersihkan dirinya.
Skip
Setelah beberapa menit didalam kamar mandi,leon keluar dan masih mendapati natasya masih terlelap,kini jam telah menunjukkan 03.15 menit
Leon naik keranjang dan menyentuhkam tangan dinginnya kepipi natasya dan membuat empunya terusik.
"Bangun sayang.. Tahajud yuk. " Bisik leon.
Perlahan tapi pasti natasya membuka matanya dan.
Blush
Tak butuh waktu lama,natasya sudah merasakan malu terlebih dahulu saat berhadapan langsung dengan leon. Sontak leon terkekeh. "Lho ini kenapa pipinya kok merah?" Goda leon.
Buk!
Reflek natasya memukul lengan leon walau pelan. "Ihh nggak usah ketawa. Nggak tau orang malu apa. " Cibir natasya.
Leon tersenyum sembari mengelus rambut natasya dan mengecupnya.
Membuat natasya merasa sangat dicintai dan berhasil menghangatkan hati natasya dengan perlakuam lembut itu.
"Yaudah.. Sana mandi,terus kita tahajud. " Ujar leon. Natasya mengangguk. Namun.baru saja ia ingin turun dari ranjangnya,natasya merasakan rasa nyeri dibagian selangkangnya.
"Astagfirullah... " Ringis natasya.
Sontak leon langung duduk mendekat kenatasya. "Kamu kenapa sayang.. " Tanya leon panik.
"Aduhh.... Nggak bisa jalan. Sakit.. " Rengek natasya. Bukannya kasihan,leon malah terkekeh,ia tau itu pasti akibat dari aktivitas merekq semalam.
"Bentar,jangan gerak... " Ujar leon terus berdiri didepan natasya dan...
Hap
Leon dengan perlahan mengangkat tubuh istrinya ala bridle style kekamar mandi. "Eh eh.. Ishhh bilang dongggggg kalau mau nggendongggggg.... Ihhhh leonnnnn turunin duluuuuu malu tauuuu.... " Jerit natasya saat ia lupa menggunakan dalamannya dan ia masih dalam keadaan yang samgat memalukan.. Pasti kalian tau kan.
Leon tak mengindahkan ucapan natasya dan tetap membawa natasya kekamar mandi.
.
.
.
•••🌸•••
Udah ya sampai sini dulu...
__ADS_1
Aku nggak mau otak kalian berfikiran kotor:"( maaf yaaaaa....
Suka? Tinggalkan jejak:)