Karna Iman Dan Cinta

Karna Iman Dan Cinta
Bab. Tiga satu


__ADS_3

7 bulan kemudian...


Kejadian demi kejadian telah mereka alami. Bahkan sampai ujian terberat merekapun telah berhasil mereka lewati. Kini semuanya sudah terbalaskan dengan sebuah perubahan yang membawa hal positif dihidup mereka. Setelah 7 bulan dari kejadian natasya dianiaya oleh carry itu,kini ia bisa kembali merasakan sebuah kebahagiaan bersama keluarga kecil mereka,bahkan leon memilih tak melanjutkan kuliahnya untuk menjaga keluarga kecilnya dan memilih mengurus perusahaan ayahnya.


" Mamiiiiii.... Keynand puyangggg... " Pekik seorang bocah kecil berumur kira kira 3 tahunan.


Natasya yang baru saja selesai menyiapkan makan siangnya keynand,tersenyum lebar melihat keynand berlari kearahnya membuat pipi bocah laki-laki itu bergetar karna saking gembulnya.


Keynand alvaro Davidson. Bocah berumur 3 tahunan itu merupakan anak yang leon dan natasya adopsi dari sebuah panti asuhan,ia adalah anak yatim piatu dan natasya ingin sekali mengadopsi seorang anak laki laki,lalu perhatiannya jatuh kepada keynand yang tampak lucu itu.


Bukan tanpa alasan mereka mengadopsi keynand,sebab alasan utama mereka agar keynand bisa memancing natasya agar segera hamil dan alasan lainnya untuk memberikan kehidupan yang lebih baik lagi untuk keynand,bagi mereka anak sekecil keynand itu pantas untuk bahagia dan mengembangkan pendidikannya.


Natasya mencium kedua pipi gembul keynand lalu hidungnya. "Gimana hm tadi sekolahnya?" Tanya natasya.


"Lancal dong mamiii,keynand juga udah punya temen. " Jawab keynand dengan gaya cedalnya. Ya. Walau sudah berumur 3 tahun dan telah memasuki masa paud


bahkan teman temannyapun sudah lancar berbicara,namun tidak pada keynand yang masih cedal. Keynand ini termasuk anak yang begitu menggemaskan,bahkan mudah membuat orang nyaman didekatnya.


Dengan tubuh yang sedikit gendut,pipi yang gembul,rambut halus yang berponi,mata yang bulat,kulit putih,dan bibir yang mungil menambah kemanisan diwajahnya.


"Wow enak dong udah punya temen.. " Ujar natasya.


"Iya dong miii.. Tapiiii----"


"Tapi apa?"


"Keynand lapellllll... " Seketika natasya terkekeh.


"Yaudah sekarang ganti baju dulu ya,terus makan mami suapin.. " Ujar natasya. "Syiapp boss!" Jawab keynand sembari mengangkat tangannya seperti gaya hormat.


Setelah keynand siap dengan baju gantinya,ia berjalan kearah natasya yang sudah duduk diruang keluarga. "Mami.. " Panggil keynand.


"Udah selesai? " Keynand mengangguk.


"Yaudah sekarang makan ya,sini mami suapin. " Baru saja natasya ingin menyendokkan sesuap nasi,keynand menggeleng sembari memegang tangan natasya.


"Kenapa key?"


"Keynand bisa makan sendili kok mi,keynand kan udah gede.. " Ujarnya.


"Oh ya? Masa sih keynand udah gede?" Tanya natasya dengan gaya yang dibuat buat.


"Iya dong.. Nih liat nih.. " Keynandpun berdiri sembari memutar mutar tubuhnya.


"Badan keynand udah gede kan mi. Artinya keynand udah besar,masa masih disuapin. " Ujar keynand,natasya hanya terkekeh dan menoel hidung keynand gemas.


"Itu bukan besar sayang,badan kamu aja yang gendut. Jadi mau makan senduri nih?" Keynand mengangguk mantap.


"Yaudah deh kamu makan sendiri,tapi hati hati lho ya awas keselek. "


"Iya mamiii... " Keynandpun makan sendiri dan seketika natasya mendengar ketukan pintu dari arah depan.


"Eummm.. Mami bukak pintu dulu ya. Kamu lanjutin makan aja dulu." Keynand tak menjawab hanya mengangguk karna mulutnya penuh demgan  makanan.


Natasya melangkah membukakkan pintu itu.


Ceklek


"Bi? " Ujar natasya.


Leon tak menjawab,ia langsung mengecup kening natasya cukup lama lalu melepaskannya." Ngapain cengar cengir?" Tanya natasya yang masih merasa heran karna leon pulang jam segini.


"Aku kangen sayang.. Ngga boleh?"


"H--hah? Ta--tapi kan nggak biasanya kamu pulang sesore ini. Bahkan ini belum ashar lho. " Leon hanya menggendikkan bahunya.

__ADS_1


"Yaudah ayo masuk.. " Merekapun masuk bersamaan.


"Keynand mana?" Tanya leon.


"Tuh makan"


"Sendiri?"


"Iya bi,dia maksa mau makan sendiri. " Ujar natasya.


"Kamu siapin air hangat dulu ya aku mau lihat keynand. " Ujar leon yang dibalas anggukan oleh natasya.


Leon berjalan menghampiri keynand yang tengah makan dengan lahapnya dan tiba-tiba..


"DORR!!"


"Aaaaaa..." Jerit keynand terkejut sampai reflek mangkuk plastik bergambar doraemon itu ia tumpahkan seisi isinya.


"Eh sayang maaf sayang,papi nggak sengaja heheh.. " Ujar leon saat melihat keynand dengan wajah yang benar benar ditekuk dan bibir yang mengurucut.


"Mamiiiiiiiii... Papi nakalllllllllll....!! " Jerit keynand yang benar-benar kesal.


"Eh eh jangan panggil mami kamu dong key,nanti papi dimarahin gimana coba?" Ujar leon dengan tampang melas.


"Bodo amat!! Papiii jahattttttt... "


Buk!


"Aduhh.. " Keluh leon saat keynand melemparnya dengan bantal. Merasa keynand bakal mengamuk,leon langsung lari untuk menghindar.


"Papi jangan lariiiiii..... "


"Keynand udahh papi minta maafff!!"


"Rasain ini.. "


Buk


Buk


Sedangkan diatas natasya hanya mendenggus kesal mendengar keributan dibawah. Iapun turun.


Dubrak!


"Aduh biii... " Keluh natasya saat dirinya ditabrak oleh leon,leonpun langsung bersembunyi dibalik tubuh istrinya itu dari amukan anaknya.


"Kalian ini kenapa sih ributttt mulu. Tuh siapa lagi yang berantakin bantal bantal.. " Seketika leon dan keynand saling tunjuk.


"Lho kok papi yang kamu tunjuk sih key,kan kamu yang lempar lempar papi. " Protes leon.


"Kan ini gala gala papi numpahin makanan keynand. Tuh mami malahin aja papi,papi nakal tuh. " Ujar keynand.


Natasyapun menghadap kebelakang dan mendapati leon yang hanya menyengir." Becanda aja sayang,keynand nya aja yang baperan.. " Ujar leon.


"Oh gitu ya. Yaudah kalau gitu yang tua ngalah dan cepet bersihin semua ini termasuk makanan keynand tadi!!" Tegas natasya.


"Lho kok jadi aku sih sayang.. " Rengek leon memelas.


"Kalau gamau nggan usah tidur dikamar!!" Ancam natasya lalu ia berbalik keatas tangga menuju kamar.


Setelah kepergian natasya,terdengar kikikkan dari keynand. "Kikikik.. Papa dihukum.. Makanya pa jangan bandel. Wleee. Dadahh keynand mau keatas belduaan sama mami,papi disini aja ya,belduaan sama sapu.. " Ejek keynand lalu langsung kabur sebelum diomeli oleh leom.


"Hufttttt... Untung anak gue. Ck,jadi tukang bersih bersih nih. Rencananya pulang cepet pengen romantis romantisan sama istri,eh malah romantissannya sama sapu.. " Keluh leon.


Skip

__ADS_1


Setelah selesai membereskan semuanya,leon baru bisa bernafas lega dan memilih kekamar menemui natasya,ia juga yakin jika keynand sudah tak berada disana.


Ceklek


"Say-----" Perkataan leon seketika terhenti karna melihat kode natasya yang menaruh jari telunjuknya didepan bibir menandakan diam.


Leon mengalihkan pandangannya pada keynand yang terlihat tertidur pulas dipangkuan natasya,dan itu sontak membuat leon memanyunkan bibirnya kesal. Leonpun menutup pintu itu lalu menghampiri natasya.


"Ck.. Tidurin gih dikamarnya. Aku juga mau kali sayang sayangan sama kamu. " Ujar leon cemburu.


"Dih,kok gitu. Entar kalau keynand bangun gimana bi? Kasihan lho dia pules banget gini. " Ujar natasya.


"Terus kamu nggak kasihan sama aku? Aku capek tau,baru aja pulang kerja udah disuruh beres beres. " Kesal leon.


"Ya siapa suruh cari ribut sama anak sendiri. " Jawab natasya. Leonpun hanya mendenggus kesal dan memilih duduk disofa.


Melihat suaminya yang sangat terlihat kesal,natasyapun mengalah. "Yaudah iya aku tiduran keynand dikamarnya " Ucap natasya lalu menggendong keynand dengan hati hati.


Sesampainya dikamar keynand yang letaknya bersebelahan dengan kamarnya itu,ia menidurkan keynand perlahan agar tidak terbangun. Sebelum ia kembali kekamarnya,natasya mencium kedua pipi gembul itu lalu mengelus pucuk kepalanya.


"Bentar ya sayang,papi kamu lagi kumat tuh penyakit manja ya.. " Kekeh natasya lalu keluar dari kamar itu.


Saat berada dikamar,ia sudah melihat leon yang duduk dikepala ranjang dengan wajah yang benar-benar tertekuk. Natasyapun lagi lagi menghela nafas kemudian tersenyum sembari mendekat kearah leon.


"Bi? Nggak mandi? Udah aku siapin lho airnya. " Ujar natasya yang kini juga telah berada disamping leon.


Bukannya menjawab,leon malah mengganti posisinya menjadi berbaring yang kepalanya berada dipangkuan natasya. Natasya hanya tersenyum dengan menggelengkan kepalanya sudah hafal dengan sikap leon yang bisa kapan saja kumat. Namun,saat leon benar benar seperti halnya anak kecil yang selalu ingin dimanja,dirinya sama sekali tak pernah marah. Natasyapun mengelus rambut leon lembut membuat empunya itu memejamkan matanya menikmati sentuhan lembut istrinya.


"Sayang... " Panggil leon dengan mata yang masih terpejam.


"Hmmm.."


"Aku nggak mau perhatian kamu beralih kesiapapun itu. Aku cuma mau kamu selalu perhatian sama aku aja. " Ucap leon tiba-tiba yang membuat natasya mengerutkan dahinya. Antara ingin tertawa dan bingung sekaligus.


Merasa natasya yang hanya diam saja,leon mengubah posisinya menjadi duduk. "Kok diam?" Tanya leon.


"So? Aku harus jawab apa bi? Permintaan kamu ini aneh tau nggak. Terlalu posesiv sayang,aku nggak mungkin dong cuma perhatian sama kamu doang sedangkan kita sudah punya keynand,anak kita. Kamu lupa? Apa jangan-jangan kamu nggak nganggep keynand lagi." Jelas natasya.


"Bukan gitu juga sayang,aku nganggep keynand kok. Aku juga seneng keynand ada ditengah tengah kita,tapiii... "


"Tapi apa?"


"Aku nggak mau punya anak lagi.. " Lanjut leon.


Seketika mata natasya membulat. "H--hah? Kok gitu sih bi? Nggak boleh gitu tau bi,kalau allah mempercayakan kita gimana coba,kamu nggak bisa nolak itu. Jangan karna kamu cemburu,kamu sampai berfikiran kaya gini. Nggak boleh,nggak baik tau nggak. " Jelas natasya.


Terdengar helaan nafas dari leon. Leonpun bersender dilengan natasya sembari mengusap usap lembut punggung tangan natasya. "Maaf sayang,ucapanku emang salah.. " Ujar leon.


"Kamu kenapa sih bi? Aneh banget. " Tanya natasya.


"Aku tuh cemburu tau sayang sama keynand,kamu lebih perhatian sama dia. Makanya aku itu pengen cepet cepet pulang biar kita habisin waktu berdua. Aku itu lagiiii.... "


"Lagi apa?" Tanya natasya.


Leon terdiam sejenak,lalu mendongak menatap natasya. Seketika natasya paham dengan tatapan nakal suaminya itu. "Ihhh apasih bi,udah ah sana mandi!!"  Usir natasya,dan baru saja ia ingin beranjak,tangannya dicekal oleh leon.


"Entar ah sekalian habis ehem ehem.. " Goda leon.


Sontak natasya merasakan kedua pipinya terasa panas,ia yakin saat ini pipinya sudah terlihat merah. "Nggak baik lho nolak ajakan baik suami. Dosa. " Ujar leon lagi. Natasya terdiam dipinggiran ranjang dan perlahan leon paham akan reaksi natasya itu,perlahan natasya menerima sentuhan demi sentuhan tersebut dan akhirnya mereka melakukannya.


.


.


.

__ADS_1


#janganberfikirankotoryaguys


__ADS_2