
Kini luka leon sudah diobati oleh yasmine. Dan mereka kembali menyusun rencana baru untuk membebaskan natasya yang masih disekap oleh carry. "Semua sudah selesai kan? Lebih baik kita cepat kesana sebelum vanya dilukai oleh carry,karna carry tadi sempat mengancam aku pa.. " Ujar leon yang sudah tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.
"Iya leon tenang,kita akan segera kesana. Lakukan rencana ini dengan keadaan tenang,jangan panik atau semuanya gagal. " Jelas galih.
"Benar yang dikatakan galih leon,kita harus tenang. " Ujar riyan. Leon hanya menghela nafas pasrah.
"Baiklah,semua peralatan sudah siap kan? Lebih baik kita gunakan pistol saja biar lebih cepat dan tidak buang tenaga yang mungkin nantinya kita ada yang celaka. Sesuai tugas,yang akan menyelamatkan natasya leon dengan arthur. Sedangkan gue sama om riyan bakal ngalihin perhatian mereka dan menghadang mereka sama 3 anak buah gue. Sisanya bakal membantu leon sama arthur. " Jelas galih. Merekapun setuju dan memutuskan segera menuju tempt tersebut.
Disisi lain carry benar-benar marah besar saat mengetahui leon berhasil kabur dengan 2 mobil yang anak buahnya dan dia curigai. "Arghhh sial.. Pokoknya kalau sampai besok pagi leon nggak balik,aku bakal membunuh perempuan perebut itu malam ini juga!" Desis carry.
Iapun melangkah keruang dimana disana natasya disekap.
Brak!
Carry membuka pintu itu dengan sangat kuat hingga natasya terjengit kaget. "Heh!! Sini kamu!!" Sentak carry dan..
Bruk
Natasya langsung terguling kelantai hingga kepalanya membentur lantai dengan kuat. "Arghh.. Astagfirullah carry apa yang kamu lakukan? Sakit!" Ujar natasya yang menahan rasa sakit perutnya dan keplanya sekaligus.
Carry menekan kedua pipi natasya menggunakan satu tangannya dengan menatapnya benci. "Apa kamu bilang? Sakit? Sakit hah!! Lebih sakit mana sama aku yang harus relain leon buat kamu! Kamu itu udah ngerebut leon dari aku!" Bentak carry lalu melepaskan cekalannya.
"Aku ngga pernah merebut leon dari kamu carry,aku sudah lama mengenal leom sebelum kamu mengenal dia. Dan pasal aku menikah sama leon,ya karna mungkin leon jodoh aku bukan jodoh kamu,dan kamu harus terima itu. Kamu ngga seharusnya kaya gini yang akan semakin membuat diri kamu terpuruk!" Jelas natasya.
"Halah brisik!! Tau apa kamu hah tentang aku! Leon itu milik aku bukan milik kamu. Dan seharusnya leon bakal nikah sama aku,bukan sama kamu. Bahkan sekarang dia pergi! Dia pergi natasya!! Dan semua ini gara-gara kamu,kamu itu perusak hidup aku!!"
"A--apa? Leon pergi?"
"Halahh nggak usah belagak polos! Ini semua gara-gara kamu tau nggak! Dan orang pembawa sial kaya kamu itu lebih pantas mati!"
Natasya menggelengkan kepalanya. "Kamu bukan tuhan yang bisa menentukan kapan seseorang itu mati. Dan kamu tidak boleh mendahului takdir carry. Sadarlah.. "
__ADS_1
Plak
Plak
Nafas carry memburu karna emosinya yang benar-benar meluap. Ia menampar habis-habisan natasya hingga meninggalkan bekas merah serta memar disana dan jangan tanyakan bagaimana sakitnya.
"Omong kosong!! Kamu itu udah buat hidup aku hancur! Kamu harus membayar semuanya.. Dengan ini.. " Desis carry.
Seketika natasya membelalakan matanya saat melihat carry mengeluarkan sebuah pisau tajam. "Carry apa yang mau lakukan.. Jangan macam-macam carry,tolong sadarlah.. " Ujar natasya dengan air mata yang sudah mengalir sedari tadi.
"Sadar?" Carry terkekeh. "Aku akan sadar jika kamu sudah mati ditanganku nona cantik.. " Ujarnya.
Carry semakin mendekat kearah natasya,natasya yang masih dalam keadaan terikat,ia hanya bisa diam tak bisa berbuat apapun. Ia hanya terus berdoa dalam hatinya,allah akan menolongnya.
"Carry kumohon berhenti. Jangan memdekat! " Cegah natasya.
Carry sama sekali tak mengindakan ucapan natasya dan terus maju memperkikis jarak mereka. "Lihatlah natasya,pisau ini begitu cantik ya.. Dan kau tau pisau ini sepertinya menyukaimu,dan mungkin ia akan menyentuh perlahan hingga menusukmu. " Ucapnya.
Natasya terus menangis. "Engga carry tolong menjauhlah.. " Mohon natasya.
Hingga kini jarak keduanya sudah sangat terkikis. Carry mendudukkan dirinya guna mensejajarkan dirinya dengan natasya. Ia menunduk dan mencekik leher natasya sembari tersenyum. "Kau tau,walau setelah ini aku tidak bisa mendapatkan leon,tapi seengaknya aku puas bisa melenyapkan perempuan kotor sepertimu dimuka bumi ini. " Ujar carry dengan mencekik kuat natasya.
"Eghh..egh.. Ca--ca--rry---lep--as---kan---ak---uh--" Ucap natasya dengan terbata bata karna kesulitan bernafas.
"Lepaskan?enak saja. Aku susah payah membawamu kesini kau meminta untuk dilepaskan? Gila. Kenapa hm? Kau kesulitan bernafas. Seharusnya kau berterima kasih karna aku tidak langsung menusukkan pisau cantikku ini ketubuhmu,karna aku ingin bermain main menikmati kesakitanmu terlebih dulu,yaaa karna aku fikir itu lebih menyenangkan dan lebih berkesan. " Kekehnya.
Deru nafas natasya semakin tersendat sendat karna kehabisan oksigen dan carry melepaskannya.
"Hahhhhh...hahhhh..." Akhirnya natasya kembali menormalkan nafasnya walau masih terasa sesak.
"Waktunya kita bersenang senang cantik.. " Ujar carry lalu menempelkam pisau tajam itu kelengan natasya perlahan hingga terus turun.
__ADS_1
"Jauhkan pisau mu itu carry,kumohonnnn.. "
"Diamlah!! Jika kau memberontak sekali saja pisau ini akan melukaimu! "
Namun natasya keras kepala hingga ia memberontak dan..
Srettt
"Awhhh... " Pisau itu menggores tangan natasya hingga mengeluarkan darah segar yang menetes kelantai.
"Awww.. Sakit? Aku sudah bilang kan jangan pernah memberontak atau... "
Carry mengangkat pisaunya bersiap untuk menusuk natasya dan...
Blesss
"Arghhhhh... " Pekik natasya dan...
Brakkkk!
"NATASYA!!!" Pekik leon. Namun..
Telat.
Natasya sudah lebih dulu tertusuk oleh carry. "KURANGAJAR KAMU CARRY!!" Bentak leon.
Carry yang panik karna kedatangan leon ia langsung lari menabrak arthur yang belum siap dengan gerakan carry yang tiba-tiba. "Carry jangan lari!!" Teriak leon.
"Biar gue aja yang kejar carry,natasya lebih butuh lo!" Ujar arthur lalu ia mengejar carry.
Leon langsung berlari kearah natasya dan membuka semua tali itu kemudian memangkunya. "Sayang bangun sayang,jangan tinggalkan aku sayang.. Sayang bangunnnnnnn.." Ucap leon panik setengah mati karna melihat darah natasya kemana mna.
__ADS_1
"Sayang bangunnnn kumohon bangunnnnn.... BANGUN VANYAAAAA!!!" Teriak leon dengan derai air mata yang sudah membanjiri pipinya.
Leon terus terisak lalu mengangkat tubuh natasya keluar membawanya kerumah sakit.