Karna Takdir

Karna Takdir
kenalan ..


__ADS_3

Keesokan paginya mereka masih tertidur pulas mungkin karna kelelahan dengan acara semalam. hingga membuat mereka tidur dengan sangat nyenyak untung hari ini libur sekolah karna semua guru sedang ada tugas untuk memperluas belajar mengajar dengan suasana yang lebih bervariasi lagi untuk para murid.


saat matahari suda berhasil memasuki ruangan dimana dua anak remaja yang sudah menikah berada Queen sudah mulai membuka matanya perlahan lahan karna silau matahari tepat mengenai dirinya.


" ugh jam berapa ini ? kenapa badan gue pegal semua " ucap Queen


saat Queen membuka matanya orang yang pertama ia lihat adalah sosok yang ia puja. laki laki berwajah tampan itu tepat di depan matanya saat ia membuka mata , ia muai menyadari sepenuhnya ia langsung bangkit dan membulatkan matanya dan melihay sekelilingnya " BERBEDA " ini bukan kamarnya saat ia mulai mengingat kembali kejadian semalam dimana dirinya dan Rafka sudah memikah.


" oh iya gue lupa , gue kan uda menikah dengan ni cowok dan status gue juga uda menjadi istri kenapa gue beg*k banget sih kok bisa lupa , dasar bego* " ucap Queen dalam hati sambil tersenyum dan merutuki dirinya.


tanpa ia sadari Rafka sudah bangun dan melihat Queen yang sedang tersenyum senyum sendiri.


" kenapa lo senyum senyum sendiri? " tanya Rafka


" buset lo bikin gue jantungan aja tau gak " celetuk Queen mengelus dadanya dan menatap wajah Rafka dengan tajam


" uda lo sana siap siap gih , beresi semua barang barang lo kita pulang sekarang " ucap Rafka sambil turun dan pergi ke kamar mandi.


" kita mau pulang kemana? " tanya Queen saat membereskan tempat tidurnya.


" ke rumah gue lah " singkat Rafka

__ADS_1


" sejak kapan dia punya rumah " tanya Queen dalam jati dan membereskan barang barangnya.


***


saat di perjalanan Rafka berpikir bagaimana kehidupannya ke depan dengan gadis yang sudah menjadi istrinya.


" Queen gue mau ngomong seriua sama lo " ucap Rafka


" ngomong aja Raf " balas Queen .


" gue mau lo sama gue seperti biasa aja jangan saling ikut campur sama urusan pribadi masing masing , dan gue gak akan ngalarang lo kalau mau pacaran lo boleh nentuin kehidupan lo sendiri " ucap Rafka menatap ke depan


" maksud lo kita hanya menikah di atas kertas gitu? gak ada hak buat masing masing? " tanya Queen bingung.


" yauda terserah lo " ketus Queen


**


Sampai di rumahnya Rafka membantu Queen membawa barang barang gadis cantik itu kamarnya.


" kamar utama kamar lo dan kamar di ujung itu kamar gue ini barang barang lo susun sendiri ya

__ADS_1


" ucap Rafka pergi


" tunggu , nanti kalau orangtua kita nanyak kenapa kamar kita berbeda gue harus jawab apa? " tanya Queen dengan mengangkat sebelah alisnya.


" kamar ujung itu ruang kerja gue , yang gue jadikan kamar jadi lo tau kan harus bilang apa? " ucap Rafka dan meninggalkan Queen.


Queen mengangguk kan kepala nya dan masuk ke dalam kamar , rapi bersih itu yang ada di pikiran Queen ketika melihat isi kamar yang tak jauh berbeda dari kamarnya di ujung juga ada perpustakaan bermacam macam buku dan novel seperti miliknya. semua barang tersusun rapi.


Queen menyusun barang barangnya serta bajunya ke dalam lemari. selesai ia membereskan semua barangnya ia langsung mandi menyegarkan dirinya.


" huft.. capek juga ternyata " kata Queen dalam hati


tok.. tok.. tok..


" masuk " jawab Queen dan melihat Rafka di pintu kamar


" ini kunci rumah " ucap Rafka.


Saat ia melihat pakaian yang di pakai Queen ia jadi heran sebab ini sudah sangat malam walau belum tengah malam tapi kenapa ia memakai pakaian seperti itu. mau bertanya tapi ia gengsi dan memilih acuh dan keluar kamar.


****

__ADS_1


Di club Queen benar benar mencoba untuk bersenang senang lewat musik DJ mencoba banyak aliran musik yang berbeda beda hingga ia puas dalam bermain musik. saat ia sudah selesai bermain ia segera duduk ke tempat yang telah di sediakan alex. memimum air mineral walau sering datang ke club Queen mencoba untuk tidak meminum alkohol karna baginya itu bukan untuk se usia dirinya.


Saat ia sedang duduk bersantai tiba tiba ada tiga orang lelaki yang mendatangi meja nya walau telah di jaga ketat, mereka tetap kekeh untuk berkenalan dengan Queen.


__ADS_2