Karna Takdir

Karna Takdir
ungkapan


__ADS_3

Tiba di sekolah Queen memarkirkan mobilnya di parkiran siswa , saat keluar dari mobilnya Queen tak sengaja berpapasan dengan Rosa sahabatnya yang telah di cium oleh suaminya hingga membuatnya sedikit canggung untuk menegur. hingga sapaan seseorang terdengar tak jauh dari nya.


" hai Queen , tumben lo cepat datang biasanya datang kalau gerbang mau di tutup " ucap Farel


" iya tadi malam gak keluar jadi bisa lah bangun pagi " tawa renyah Queen


" emang lo biasanya keluar kemana Queen? " tanya Rosa


" biasa lah cafe " ucap Queen dan Farel berbarengan


dan Rosa hanya membalas dengan Oh saja.


" yauda yuk ke kantin , gue belum serapan ini " ucap Farel memegang perutnya


" yuk " ajak Queen


Rosa hanya mengikuti mereka pergi menuju kantin. Sampai di kantin sudah ada Tania , Angel , Bima , Kevin , dan Rafka sedang menikmati serapan masing masing Queen dan Farel duduk bersebelahan setelah memesan makanan favoritnya nasi goreng dan itu tak lepas dari perhatian Rafka yang melihat dari awal mereka datang sampai duduk di kursi.


Sementara Rosa dan Rafka hanya diam dan sedikit canggung satu sama lain tidak seperti biasanya yang sering membahas materi sekolah atau kegiatan tentang OSIS. itu tak luput dari perhatian Queen dan para sahabatnya.


" kalian kenapa sih? kok kayak canggung dan diam begitu , gak seperti biasanya? " tanya


Angel dengan menatap menyelidik

__ADS_1


" emangnya kenapa , gapapa kok " jawab Rosa tersenyum tipis


sementara Rafka hanya diam dan melihat satu persatu sahabatnya dengan wajah datar dan acuh.


" kalian kayak orang pacaran yang lagi berantem tau gak " celetuk Tania


" jangan mikirin yang enggak enggak lah " jawab Rafka datar dan cuek


sementara Rosa hanya diam dan menundukan kepalanya. Bima dan Kevin yang sudah tau tentang apa yang terjadi pada kedua sahabatnya hanya diam tak bertanya. karna pasti kalau di tanya akan membuat Rafka marah. ya saat Rosa dan Rafka di belakang sekolah BUDI MULIA Kevin dan Bima gak sengaja melihat dan mendengar semua percakapan kedua sahabatnya lalu pergi dan gak berapa lama Queen tiba namun hanya sebentar lalu pergi begitu saja tanpa melihat semuanya dengan jelas.


Flashback :


" Raf gue boleh ngomong berdua sama lo? " tanya Rosa saat berpapasan di koridor sekolah


" mau ngomong apa Ros? " balik tanya Rafka


" yauda yuk , gue mau ke kantin kita ngobrol disana aja " ajak Rafka


" disana terlalu rame Raf , kita ke belakang sekolah aja agak sepi " ucap Rosa


" yauda yuk "


di perjalanan menuju belakang sekolah Rafka hanya diam dan melihat kearah depan sementara Rosa sudah sedikit gugup karna akan meyampaikan perasaannya pada lelaki tampan dan dingin ini. tiba di belakang sekolah.

__ADS_1


" Raf gue mau nanyak tapi lo bisa jawab gue dengan jujur? " ucap ragu Rosa


" emang mau nayak apa Ros , kok lo kayak ragu gitu "


" apa perhatian lo selama ini sama gue tulus? " tanya Rosa


" maksud lo apaan? " tanya Rafka padahal dirinya sudah sedikit panik namun segera ia tutupi dengan wajah datarnya.


" jujur Raf , selama lo kasih perhatian sama gue , sering nganterin aku pulang , dan chattingan gue memiliki rasa lebih dari sahabat Raf buat lo " ucap Rosa menundukan kepalanya


Rafka hanya diam mematung dan menatap gadis itu dengan sendu , jika jujur dia bahagia karna gadis itu membalas perasaannya yang selama ini memiliki rasa sayang pada gadis itu yang tak pernah dirinya utarakan sampai detik itu. tapi dirinya telah menjadi milik orang lain dengan ikatan yang sangat kuat bahkan sudah Sah secara agama dan hukum , dirinya tak ingin melihat gadis cantik itu terluka dan sakit hati nantinya jadi dirinya lebih memilih menjaga perasaan Queen dari pada menerima ungkapan perasaan gadis pujaannya walau dirinya merasa terluka tapi dia tidak ingin menyakiti hati kedua gadis itu yang telah bersahabat.


" maafin gue Ros , tapi gue gak bisa menerima perasaan lo karna gue hanya menganggap lo hanya sebagai sahabat gak lebih dan gue uda memiliki hati lain yang harus gue jaga " ucap Rafka sendu setelah melihat butiran kristal keluar dari mata Rosa


" gue tau gue gak seharusnya memberi lo perhatian yang dapat membuat lo salah paham , gue benar benar minta maaf Ros gue yakin lo pasti bakalan dapat laki laki yang benar benar tulus mencintai lo nanti " ucap Rafka memghapus air mata Rosa karna jujur itu membuatnya merasa bersalah melihat gadis itu


saat Rafka akan pergi meninggalkan Rosa dengan memutar langkahnya tanpa di duga Rosa menarik tangan Rafka dan mencium bibir Rafka , sepontan membuat Rafka kaget dan membulatkan matanya namun ia juga tidak ingin menolak ciuman dari gadis pujaannya biarlah ini menjadi hal terakhir yang di lakukannya untuk Rosa tapi setelah ini dirinya tidak akan dapat melakukannya lagi anggap saja sebagai ucapan perpisahan. namun saat mereka berciuman ada seorang gadis yang telah melihat kejadian itu dengan menahan tangisnya dan pergi begitu saja meninggalkan tempat itu.


Setelah selesai mereka berciuman Rosa dan Rafka hanya saling diam dan menundukan kepalanya sampai suara Rosa memulai percakapan.


" maafin gue Raf gue gak seharusnya melakukan ini sama lo , harusnya gue bisa menahan diri gue , seharusnya ini gak terjadi gue salah maafin gue Raf , dan semoga lo bahagia dengan gadis itu dan lupakan yang barusan terjadi " ucapnya dengan air mata yang membasahi pipinya


sebenarnya Rosa telah melihat Queen saat gadis itu tiba dan melihat mereka berciuman namun dirinya tetap melakukannya dengan Rafka sampai Queen pergi begitu saja dan menangis.

__ADS_1


❤❤❤


selamat membaca kakak semoga suka dengan ceritanya . 😊😊😊


__ADS_2