Karna Takdir

Karna Takdir
perubahan sikapnya.


__ADS_3

Saat Queen memasuki kamar tidurnya ia melihat Rafka sedang serius menatap laptopnya. bahkan ia tak menyadari kalau Queen sudah masuk dan duduk di sampingnya. ketika Queen akan tidur dengan membelakangi Rafka , laki laki itu langsung menoleh dan mendapati Queen yang sudah berada di sampingnya.


" Queen lo mau tidur sekarang? " tanya Rafka sambil meletakan laptopnya di meja samping tempat tidur.


" belum kenapa? "


" boleh kita ngobrol sebentar "


" boleh , mau ngobrol apa? "


" boleh gak aku meluk kamu? sambil mengobrol " ucapnya ragu.


" kenapa harus di peluk , ngobrol biasa kan bisa? " kata Queen dengan melirik kesamping melihat Rafka.


" yauda kalau gak boleh " jawab datar Rafka


" lo kenapa sih? ada yang ingin lo sampaikan? " tanya Queen heran melihat sikap Rafka


" ada yang mau ku bilang ini penting "


" yauda ngomong aja " ucap Queen mengingat kejadian pagi di kantin tempat ia melihat Rafka yang tersenyum seperti dekat dengan sahabatnya Rosa

__ADS_1


" apa dia mau ngomong masalah hubungannya dengan Rosa ya? " ucap Queen dalam hati.


Rafka melihat ke wajah Queen dan memeluk gadis itu tiba tiba tanpa persetujuan Queen dan membuat gadis itu terkejut dan membulatkan matanya.


" gini Queen gue rasa ucapan gue waktu dulu mengatakan pernikahan kita di atas kertas gue minta maaf ya " memeluk Queen dengan menyembunyikan wajahnya di leher istrinya.


" Rafka jangan peluk peluk lah sesak ini , kalau mau peluk jangan erat erat engap aku nya " ucap Queen sedikit meronta merenggangkan pelukan Rafka.


" maafin dulu Raf " ucapnya manja.


" lo kenapa jadi gini sih , lo salah makan obat? "


" lo ngambek? " tanya Queen


gelengan kepala di berikan Rafka.


desahan lelah di berikan Queen , dan beralih melihat Rafka yang membelakangi dirinya. mengusap lengan Rafka dan menyenderkan kepalanya di punggung Rafka.


" sini tidurnya meluk gue " ucap Queen sambil menarik tubuh Rafka.


" tadi gak mau di peluk , sekarang pingin di peluk gue "

__ADS_1


" gue kan bilang meluknya jangan kuat kuat akunya engap. bukannya nyaman di peluk kamu tapi yang ada nanti aku gak bisa napas " ucap Queen membujuk Rafka.


sontak membuat Rafka tersenyum dan memeluk tubuh Queen dan membenamkan wajah gadis itu di dada bidangnya.


" Aku menyukai sikapmu ini tapi aku takut kalau ini hanya sementara atau rasa kasihan lo untuk gue karna sudah mengetahui kenyataan kehidupanku. seandainya aku mengetahui lebih cepat dari sebelum kita menikah mungkin aku akan lebih baik melepaskanmu daripada memilikimu tapi dengan rasa kasihan. jangan mencintaiku karna kasian Raf , lebih baik aku tidak di cintai oleh mu kalau lo hanya mencintai gue karna kasihan maaf Raf aku terlalu memaksakan semuanya untuk lo gue sadar bahwa lo berhak bahagia. aku akan menikmati masa masa berdua kita sekarang sampai nanti , sampai waktunya tiba untuk kita " ucap Queen dalam hati.


***


Pagi hari Rafka membuka matanya perlahan matahari sudah menunjukan sinarnya yang sedikit cerah saat dirinya membuka mata wajah yang pertama ia lihat adalah wajah seorang gadis cantik istrinya Queenkey owenna. di tatapnya wajah itu dengan intens nyaman damai semua bisa ia lihat. ia tersenyum saat melihat Queen masih setia dengan alam mimpinya. di kecupnya kening Queen tapi tak dapat mengusik tidur gadis cantik itu beralih dia melihat ke bibir merah mudah yang menggoda namun saat ia akan mencium bibir Queen gadis itu sudah menggeliat pertanda ia akan bangun ketika Queen sudah membuka matanya dengan cepat Rafka mencium bibir itu.


sontak membuat Queen membulatkan matanya dan terkejut memegangi bibirnya.


Cup..


" apa yang lo lakukan , ciumam pertama gue " ucapnya kaget.


dan itu membuat Rafka kaget mendengar ucapan Queen dan melihat ke arah Queen tak percaya.


❤❤❤


selamat membaca kakak kakak semua. 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2