
" bisa gila gue lo buat Queen , lo dimana sih.. liat aja nanti kalau lo uda pulang gue hukum lo Queen " geram Rafka
waktu sudah menunjukan pukul 04.00 wib tapi gadis itu juga belum pulang. Rafka menunggu Queen di dalam kamar dengan gelisah untuk tidurpun dirinya tak bisa memejamkan mata sedetikpun tak dapat ia lakukan bahkan dirinya sudah naik turun tempat tidur membolak balikan posisinya pun tak juga dapat membuatnya tidur. ia mencoba untuk tenang tapi ketika ia mengingat Queen dirinya pasti akan khawatir dan resah karna tak mendapati gadis cantik itu di sampingnya.
Sampai terdengar suara pintu terbuka dan ia mendapati gadis cantik itu berdiri di ambang pintu dengan baik baik saja bahkan mata mereka bertemu tapi gadis itu hanya melihatnya dengan sekilas dan melihat hal lain seperti tidak terjadi apapun.
ceklek
" lo darimana Queen " tanya Rafka
" kan uda gue bilang gue ngumpul sama anak anak "
" lo gak tau ini jam berapa? apa lo gak liat hp lo , uda berapa kali gue hubungi lo , gue khawatir sama lo tapi lo seperti gak merasa bersalah " geram Rafka
" sorry Raf abis guekeasyikan kumpul sama yang lain sampai gue lupa waktu. aku minta maaf Raf uda buat lo khawatir , maafin aku ya "
__ADS_1
" lo nongkrong dimana sih? kok gue gak liat lo di cafe tempat bisa kita kumpul sama anak anak yang lain "
" kita kumpul di tempat kak Alex kakaknya Farel , sampai aku lupa waktu , aku minta maaf ya , maafin aku ya " bujuk Queen
" lain kali kalau lo pergi liat hp lo gue khawatir sama lo , tapi kenapa lo kayak gini hah " ucap Rafka dengan menaikan satu okta nada bicaranya.
" iya aku salah Raf , aku minta maaf ya " bujuk Queen karna dirinya tau bahwa dia salah karna tidak bilang kalau dirinya telat pulang.
" yauda sana lo istirahat , lo liatkan uda jam berapa ini "
" hhm.. "
" gue seneng lo khawatirin gue Raf , gue bahagia banget kalau lo begitu peduli sama gue , walau itu hanya sesaat " ucap Queen dalam hati sambil menyunggingkan senyumannya.
Setelah selesai mengganti baju dan membersihkan dirinya Queen berjalan menghampiri Rafka yang sudah memejamkan matanya. dengan senyuman Queen memperhatikan wajah Rafka seketika Queen mencium kening dan bibir Rafka dengan sangat lembut karna dirinya tidak ingin mengganggu tidur laki laki yang di cintainya.
__ADS_1
" hanya lo laki laki yang dapat membuat hatiku berdetak lebih dari normal , gue beruntung dapati lo walau hati lo bukan untuk gue , maaf sudah memaksakan lo dengan hubungan kita , gue tau gue salah dan maaf kalau gue begitu egois " ucap Queen dalam hati
Cup
Cup
" aku mencintai lo Raf , gue harap lo dapat mencintai gue nanti walau gue harus menunggu lo , gue siap menunggu kapan pun itu " ucap Queen dengan pelan tanpa ia ketahui Rafka mendengar ucapannya karna dirinya belum terlalu nyenyak dalam tidurnya.
Queen membaringkan dirinya di samping Rafka memejamkan matanya menghadap laki laki itu walau sedikit tangannya menyentuh tangan Rafka. tiba tiba Rafka memeluk tubuh Queen dan membenamkan wajah Queen di dadanya mencium pucuk kepala gadis itu.
" maafin gue Queen , gue gak tau apa gue bisa mencintai gadis seperti lo. gue menyukai gadis lain walau gue gak tau apa dia mencintai gue juga. jangan terlalu berharap Queen gue takut lo tersakiti " ucap Rafka dalam hati.
cinta memang tidak bisa untuk di paksakan karna cinta hadir dengan sendirinya tanpa alasan cinta datang tanpa dapat memilih pada siapa kita jatuh cinta. tapi jangan salah dalam mengartikan kata cinta karna cinta yang tulus akan hadir tanpa kata , jika , kenapa , karna , atau mungkin. jangan sampai kamu menyesal karna salah menjatuhkan hatimu.
" Rafka dan Queen tidur saling memeluk satu sama lain dengan harapan yang berbeda. Queen berharap dapat di cintai Rafka dan Rafka berharap Queen tidak terlalu mencintai dirinya karna akan menimbulkan luka di hatinya.
__ADS_1
❤❤❤