
Tiba di sekolah Queen langsung berjalan menuju kantin mengingat dirinya belum serapan karna harus datang pagi ke sekolah untuk mengambil laptop nya yang ketinggalan karna dalam laptop itu terdapat kenangan dari orang yang paling di cintai nya.
Queen duduk di pinggir pojok setelah memesan makanan kesukaanya tak lama Kevin , Bima , Rafka , Tania , Farel , Angel , dan Rosa datang bergabung dengan dirinya.
" tumben lo di luan sampai sekolah Queen? " tanya Tania
" ada yang gue ambil , ketinggalan semalam " jawab Queen
satu persatu mereka memesan makanan tapi tidak dengan Farel yang lebih memilih makan satu piring dengan Queen alasannya Queen tidak akan sanggup memakan satu porsi nasi goreng sendirian maka nya ia makan sepiring dengan gadis itu.
saat mereka sedang ngobrol dan bercanda bareng rosa mengatakan sesuatu yang membuat mereka diam dan menatap gadis itu terutama Queen.
" Rafka semalam lo sampai rumah gak kehujanan kan? " ucapnya pada Rafka.
membuat laki laki itu tersenyum dan menggelenkan kepaka
" gak kok "
" bagus lah gue pikir lo kena hujan , habis selesai lo ngantar gue pulang hujan turun deras saat lo baru keluar dari perkarangan rumah gue beberapa menit nya " ucap Rosa tersenyum
" makasih ya semalam lo mau ngntarin gue pulang " ucap Rosa lagi.
" iya gak masalah " senyum Rafka
sontak membuat para sahabatnya heran bertanya dan juga menggoda mereka tapi tidak dengan Queen yang hanya menyimak semua nya.
__ADS_1
" cie ada yang baru jadian ni " ucap Bima dan Kevin menggoda.
" sepanjang kenal Rafka baru kali ini gue liat dia tersenyum lebar begitu " ucap Tania dan Angel tak percaya
" sejak kapan kalian jadian " sambung Farel
tanpa mereka sadari sudah ada hati yang sangat hancur saat ini karna melihat orang yang di cintai nya suami nya tersenyum lebar pada wanita lain tanpa paksaan dengan wajah datar dan dinginnya. bahkan laki laki itu mengantarnya pulang. sejak kapan mereka dekat pikir Queen , menatap dalam ke wajah Rafka tanpa di sadari laki laki itu.
" mana ni P.J nya? " tanya Bima ketawa
" kalian uda jadian? " tanya Angel penasaran.
" apaan sih gue gak ada apa apa sama Rafka , semalam karna gue gak bawa mobil jadi Rafka mengantar gue pulang ke rumah dan kita juga cuma mampir ke kafe doang untuk makan , ya kan Raf? " ucap Rosa jujur.
sebenarnya Rosa juga menaruh hati sama Rafka tapi ia takut kalau cintanya hanya sebelah tangan dan laki laki dingin itu hanya menganggap nya sahabat saja.
tak berap lama mereka mengobrol handphone Queen berdering tanda ada peringatan special muncul di layar handphone nya. saat ia melihat layar handphone nya ia langsung membulatkan mata nya dan terburu nuru pergi tanpa pamit pada sahabatnya membuat mereka bingung.
" Queen mau kemana? kok buru buru begitu " tanya Kevin
dan yang lain hanya menggelengkan kepala.
saat Farel melihat sahabat kecilnya itu dan mencoba mengingat apa yang terjadi sampai gadis itu berlari terburu buru seperti orang di kejar setan hari ini dan..
" tanggal berapa sekarang? " tanya Farel pada sahabatnya.
__ADS_1
" satu maret " jawab Angel .
" shit gue lupa lagi " ucap Farel pergi meninggalkan para sahabatnya juga.
tentu saja membuat para sahabatnya semakin heran melihat Queen dan Farel pergi begitu saja meninggalkan sekolah.
" mentang mentang sekolah punya bapaknya main pergi aja tu bocah somplak " celetuk Bima
" bilang aja lo iri , karna gak mau juga sekolah mengingat nanti ada ujian matematika ya kan? " saut Kevin mengejek sahabat erornya itu.
" lo tau aja " jawab Bima dengan cengiran.
" yauda yuk masuk kelas sebentar lagi bel , nanti kita tanya sama mereka ada apa denga mereka berdua " ucap Rosa
" mungkin kalau mereka tidak saudara sepupu aku yakin mereka akan jadian , mereka cocok " ucap Bima pada yang lain
membuat para sahabatnya menganggukan kepala kecuali Rafka yang hanya diam mencerna kata kata Bima.
di lain sisi seorang gadis sudah siap dengan pakaian serba hitam dan kerudung hitam berjalan menyusuri jalan pemakaman taman terakhir dengan membawa bunga lili putih dimana seseorang yang berharga telah di makam kan disini. sebenarnya taman ini dulu adalah keinginan terakhirnya sebelum meninggal untuk membangun taman yang indah tapi keinginannya tidak tercapai karna ia sudah pergi meninggalkan dunia ini dan harapan di taman ini. jadi sama Queen dan daddynya membuat taman ini jadi taman terakhir tempat pemakaman umum.
❤❤❤
maaf ya kak mungkin sedikit singkat karna akhir akhir ini akunya sibuk. 😊😊
selamat membaca cerita ini ya kak 😊😊
__ADS_1