
sampai di rumah Rafka langsung membawa Queen menuju kamar mereka. membawanya ke pinggir ranjang sementara Rafka berjongkok sambil menggenggam tangan Queen menatap manik mata Queen mencari suatu kebenaran.
" ada apa hmm " tanya Queen heran melihat tingkah Rafka
" jujur sama aku yang , kamu benar benar gak hamil? " tanya Rafka menatap manik mata Queen
Queen menatap manik mata Rafka serta menghirup udara dalam dalam dan menghembuskan nya pelan tersenyum tulus dan indah.
" kamu gak percaya sama aku yang? " tanya Queen
" percaya yang tapi.. " ucap Rafka menjeda kalimat nya menghirup udara dalam dalam dan menghembuskan nya kasar berulang kali mencoba menetralkan hatinya sebelum melanjutkan kalimatnya
" setiap kita melakukan nya aku selalu buang di dalam yang , gak mungkin kamu gak hamil kecuali kalau memang ada yang salah sama kita berdua " ucap Rafka menatap Queen
" hei dengar kan aku , aku gak mungkin menyembunyikan hal sebesar itu sama kamu apa lagi kamu papa dari anak yang ku kandung pasti aku akan langsung memberitahu kamu yang kalau memang aku hamil " ucap Queen menangkup pipi Rafka memberi keyakinan
Rafka terdiam menatap mata Queen dalam meyakinkan dirinya.
" besok kita ke dokter ya " ucap Rafka
" ke dokter? untuk apa yang? " tanya Queen heran
" kamu gak mau periksa apa kenapa kamu sampai belum hamil? , aku takut terjadi sesuatu sama kamu sama aku sama kita berdua " ucap nya menyakinkan Queen
" kenapa harus ke dokter yang , kalau memang kamu mau aku hamil aku tinggal berhenti aja " ucap Queen tersenyum
" emang kamu kepingin banget ya aku cepat cepat hamil? " lanjut Queen
" aku pingin kita cepat cepat punya anak yang , aku takut kamu pergi dari aku , aku takut kamu di ambil orang yang , aku gak mau pisah sama kamu , apa lagi kamu bakal lanjut belajar keluar negri" ucap Rafka sendu menundukkan kepala nya
Queen merasa bersalah dengan keputusan nya yang akan lanjut study keluar negri bukan tanpa alasan Queen pergi study di luar negri , Queen takut karna Rafka belum mau jujur dengan perasaan nya dan kebenaran dengan gadia yang ada di video Angel semua benar benar membuatnya bimbang dan bingung antara bertahan atau pergi , bila bahagia Rafka bersama nya tentu iya akan bertahan tapi bila bahagia Rafka tak bersama dengan nya maka ia dengan ikhlas untuk pergi asal Rafka bahagia. semua orang pantas bahagia termasuk Rafka dan dirinya.
" dengarkan aku , kita bakal punya anak bila tuhan berkehendak dan bila aku siap , aku juga gak mau nanti hamil pas kita masih sekolah kamu tahu betapa repotnya hamil dalam keadaan masih sekolah apalagi kita bakal tamat beberapa bulan lagi " ucap Queen cemberut membayangkan dirinya
__ADS_1
" emang kenapa kalau kamu sekolah dalam keadaan hamil kamu kan punya suami jadi gak usah takut yang lagian dalam keadaan kamu hamil bakal gak ada fans laki laki kamu lagi yanh ngejar ngejar kamu " ucap Rafka terkekeh
" kamu enak yang ngomong nya , pokok nya aku gak mau ya yang hamil dalam keadaan masih sekolah , lagian aku gak bakal hamil yang saat ini " kekeh Queen cemberut
" kenapa gak yang , kalau aku cetak pasti gol "
ucap Rafka tersenyum smirk
" gak bakal yang kan aku minum obat pencegah kehamilan " ucap Queen tersenyum
" loh jadi kamu selama ini minum obat pencegah kehamilan? " tanya Rafka serius
" ya iyalah yang , kalau gak dari awal mungkin perut aku uda membuncit , maka nya sekarang perut aku masih rata " ucap polos Queen mengusap perutnya
" aku bayangi perut kamu membuncit aja buat aku tertawa yang apa lagi beneran bakal lucu kayak badut ancol " ucap Rafka tertawa
" jangan di minum lagi ya yang , aku mau kamu benar benar hamil anak aku yang " lanjut kalimat Rafka
" jahat banget sih , masa aku di bilang badut ancol " cemberut Queen
" kamu masih bisa kuliah kok tapi disini aja bareng aku " ucap Rafka menaikan sebelah alisnya
" itu mau kamu yang " ucap Queen kesal
" gapapa lah yang emang kamu tega ninggalin aku disini sendiri "
" gapapa biar kamu tahu rasanya jadi jablay " ucap Queen tertawa
" enak aja aku di bilang jablay , aku bakal nyusul kamu dan culik kamu bawa balik "
" emang kamu bisa nyulik aku? aku gak yakin tuh "
" kamu liat aja nanti "
__ADS_1
" cih , aku jamin 100% kamu pasti bakal gagal " ucap Queen tertawa
" jangan ngeremehin aku ya yang " kesal Rafka
" yang " panggil Rafka
" hhmm , kenapa sayangku "
" aku pingin yang "
" gak ada ya yang , kita baru pulang lagian kita belum makan siang " ucap Queen membulatkan matanya melototi Rafka
" berdosa loh yang , nolak suami " ucap Rafka membujuk
" suami juga bakal berdosa gaulin istri dalam keadaan kelaparan "
" hhmm.. yauda ayuk kita makan yang , terus kita buat dedek bayi "
" jangan sekarang ya yang , ini masih sore , malam aja ya lagian besok kita jamkos kan jadi bisa datang telat " bujuk Queen
" tapi janji ya yang , mama ini aku bakal dapat jatah " ucap Rakfa memastikan
" iya yang , asal kamu gak pergi " ucap Queen sedikit menyidir Rafka yang memang beberapa hari ini sering keluar malam dan pulang agak larut
" aku gak bakal kemana mana kok yang malam ini , aku bakal stay in house " ucapnya tersenyum
" kita liat aja nanti malam " cibir Queen
" geser yang , aku mau ganti baju "
" yauda yuk , sekalian kita turun makan siang "
❤❤❤
__ADS_1
kakak up , maaf ya semalam gak up , kuota habis 😅😂😂 semoga suka dengan ceritanya dan jangan lupa untuk Like , Vote dan Komen ya 😊😊 terimakasih 😊