Karna Takdir

Karna Takdir
kelakuan


__ADS_3

Sesampainya di depan sekolah gerbang sudah di tutup namun memperlihatkan siswa dan siswi sedang berkumpul seperti ada informasi yang sedang di bicarakan oleh kepala sekolah dan pemilik Yayasan . melihat itupun Queen langsung mengklakson mobil nya agar di buka kan gerbang sekolah oleh satpam.


tin...


tin...


tinn...


menyadari bunyi klakson yang sudah seperti biasa , segera satpam langsung membuka gerbang mengizinkan Queen untuk masuk. dan langsung mendapat perhatian dari siswa dan siswi lainnya yang terganggu karna bunyi klakson Queen yang memekak kan telinga.


seluruh siswa dan siswi beserta guru menoleh ke gerbang sekolah melihat siapa yang telah mengganggu acara dan diam setelah melihat siapa yang telah menganggu karna menyadari siswa paling pintar dan keluarga pemilik sekolah yang terkadang sifatnya sedikit membangkang.


bukan tidak ada maksud mereka menjadikan Queen salah satu anggota osis karna dulu awal sekolah sering telat dan sedikit membangkang Queen di jadikan anggota osis agar tidak telat dan sedikit memiliki sikap yang baik sebagai pelajar.


Queen langsung turun dari mobil dan mengambil tas nya menuju barisan namun melihat beberapa mata yang seperti tak suka dan sinis serta protes dengan tingkah lakunya Queen langsung menuju kantor pemilik Yayasan yaitu paman nya. tanpa menoleh atau pun menggubris ocehan ocehan dari beberapa siswa maupun guru Queen berjalan santai melewati barisan dan langsung naik ke atas tempat ruangan paman nya.


ada yang melihat nya takjub dengan keberanian nya ada juga yang sinis tak suka. bagi Queen itu hanya bumbu penyedap yang menambah cerita hidupnya sedikit tidak penting namun kurang bila tidak ada.


Farel , Tania , dan Angel melihat nya sedikit tersenyum dan menggelengkan kepala dengan tingkah sahabatnya itu namun paham bila hati Queen sedikit kesal dan jengkel jadi ia melakukannya untuk dapat menetralkan hatinya , kekanakan memang tapi ia suka karna dapat menarik adrenalin nya.


pamannya yang dapat membaca suasana hati keponakannya hanya diam dam melirik sebentar namun tidak terganggu dengan tingkah Queen dan melanjutkan kegitan nya membiarkan gadis itu melakukan sesuka hati nya sampai ia bisa bicara dengan ponakannya nanti.


Rafka yang melihat kekesalan Queen hanya diam dan memperhatikan tingkah istrinya yang benar benar sedikit kekanakan namun dia hanya dapat mengeluarkan desahannya pasrah akan ke depannya pasti dapat balasan dari Queen karna tidak membangunkan nya tadi pagi untuk ke sekolah.


begitu barisan di bubarkan Queen hanya diam berada di ruangan paman nya. sampai paman nya masuk dan menyapa nya.


cekrek


pintu terbuka dan memperlihatkan postur tubuh pamannya mendatangi dirinya.


" kenapa dengan wajah cantikmu hari ini sayang? tidak seperti biasanya " tanya Carlos pamannya


" tidak ada uncle , hanya sedikit kesal saja " jawab nya mendesah santai


" mau cerita? "

__ADS_1


" tidak lain kali saja uncle " jawab Queen berdiridari tempat duduknya


" tidak penting juga , aku pergi ya pelajaran sudah di mulai " ucap nya meninggalkan ruangan


" baik lah belajar yang baik ya "


" oke uncle , bye " senyum cantik Queen saat pamit


setelah menutup pintu Queen berjalan menuruni tangga menuju kelas nya namun terhenti saat seseorang menahan tangannya membawanya ke belakang sekolah serta memeluknya.


" maaf yang , aku minta maaf " ucap nya


Queen hanya diam tak membalas pelukan Rafka membiarkan hatinya sedikit tenang untuk bicara.


ya Rafka yang menarik Queen karna tidak tenang saat melihat wajah kesal Queen tadi hingga membuatnya untuk meminta maaf dan menjelaskan kenapa ia tidak membangunkan Queen.


" bukannya aku enggak mau membangunkan mu tapi aku hanya merasa kamu kelelahan yang maka nya aku gak tega bangunkan kamu tadi , plis jangan marah yang " ucap Rafka menyesali


" bodo amat " celetuk Queen dan pergi


" aku mau belajar , jangan mengangguku " ucapnya kesal


" tapi aku gak bisa belajar yang kalau kamu ngambek terus " ucap Rafka menahan Queen


" kamu tau kan kesalahan kamu? " cetus Queen menatap Rafka


" iya yang , aku minta maaf , aku gak bakal ulangi yang " ucap Rafka memohon


" aku pegang kata kata kamu "


" kamu maafin aku kan yang " ucap Rafka meminta kepastian


" iya ini yang teakhir "


" makasih sayang , jangan ngambek lagi ya " ucap Rafka memeluk dan mencium pucuk kepala Queen

__ADS_1


" yang udah ah aku mau masuk ke kelas " ucap Queen melepaskan pelukannya.


" iya sayang , makasih ya karna mau maafin aku " ucap Rafka tersenyum


" ya king Ice dan aku gak bakal kasih kamu jatah kalau hari sekolah " ucap Queen


" kok king ice sih yang , jangan lah yang kok tega sih sama suami sendiri " ucap Rafka tak terima


" siapa suruh kamu gak banguni aku tadi pagi "


" bukannya gak mau banguni kamu sayang tapi gak tega lihat kamu kecapean karna tadi malam menikmati aktivitas kita " ucap Rafka sambil menggoda


" aktivitas yang mana gue gak paham " ucap Queen menutupi pipi merahnya karna malu


" yakin gak paham yang " goda Rafka


" iya , uda ih aku mau masuk kelas " acuh Queen ingin pergi


namun sebelum kaki nya melangkah Queen langsung terdiam mematung saat ada sesuatu yang menyentuh bibirnya.


benar saja Rafka mencium bibir Queen dan melumatnya memperdalam ciuman mereka hingga pasokan napas Queen berkurang dengan terpaksa Rafka melepas ciumannya.


" kamu gila ya yang , ini di sekolah " ucap Queen ngos ngosan


" abis nya aku uda gak tahan liat kamu yang " ucap Rafka juga mengatur pernapasan nya.


" kelakuan kamu jadi tamnah mesum aja ya yang "


" gapapa lah kan mesum sama istri sendiri yang " ucap Rafka mengedipkan matanya


" dasar Rafka mesum " ucap Queen lari meninggalkan Rafka


melihat itu Rafka hanya menggelengkan kepalanya tak paham kenapa dirinya berubah begitu cepat saat hidup bersama Queen dan bahkan tak percaya dengan tindakan nya barusan yang tidak seperti dirinya.


❤❤❤

__ADS_1


selamat membaca kakak 😊😊


__ADS_2