Karna Takdir

Karna Takdir
pertemuan


__ADS_3

Sampai di rumah queen merebahkan tubuh rampingnya ke tempat tidur king size nya. lelah dan juga sangat ngantuk karna banyak tugas yang harus ia selesaikan untuk acara pensi sekolah sampai tanpa sadar alam mimpi menariknya untuk masuk. Baru dua jam ia terlelap kini queen sudah terbangun karna mendengar suara mommynya memanggil namanyanya.


ugh.. suara lenguhan queen saat harus meninggalkan mimpinya dengan paksa. dan mengerjapkan matanya beberapa kali agar tersadar kembali.


" mommy , kenapa membangunkan queen? " ucap queen dengan sangat manja.


" bangun sayang , kamu sudah janjikan akan makan malam di luar bersama dengan rekan bisnis daddymu , apa kamu lupa?" ucap mommy renika. queen tidak langsung bersiap ia hanya memikirkan ucapan mommynya dan..


" ah aku baru ingat , apa kak maikhal uda pulang mom? " tanya queen saat mengingat dirinya pulang tadu tidak melihat kakaknya di rumah.


" maikhal sudah sampai tadi pagi , hanya saja ia tadi pergi ke kantor daddy. katanya ad hal penting yang ingin kakakmu katakan , dan kamu queen cepat bersiap siap daddymu juga sedang bersiap siap " ucap mommy renika sambil berjalan keluar kamar gadis cantik itu.


Dengan langkah berat queen memasuki kamar mandi dan memulai ritual mandinya yang butuh cukup waktu l lama untuk dirinya bersiap siap.


" owenna apa lo masih hidup? " teriak maikhal karna telalu lama menunggu queen selesai.


" iya bentar bawel " celetuk queen dengan tatapan kesalnya.


***


Saat sudah sampai di restoran yang sangat mewah mereka langsung menuju tempat untuk mereka tempati. belum sampai dua menit mereka menunggu terdengar suara sapaan laki laki paruh baya yang menurut queen tidak terlalu asing , ya dia papa Sean Domio dan istrinya Sella Domio orangtua dari Alrafka Domio dan kakaknya Alvian Domio , mengingat ia pernah datang ke rumah rafka dulu waktu ada tugas kelompok saat masih masa ospek. Betapa terkejutnya queen saat matanya dan mata rafka saling bertemu , heran, senang dan bingung menjadi satu dalam dirinya sampai sebuah tepukan bahu membuyarkan lamunannya.


" uda kali liatnya apa mau sampai mata lo keluar dari tempatnya " bisik maikhal karna melihat adiknya terpesona dengan lelaki di hadapannya.


dengan canggung queen menyalim kedua tangan orangtua paruh baya itu termasuk alvian dan saat giliran rafka..

__ADS_1


" mau apa lo? ucap rafka dingin dan menaikan sebelah alisnya.


" aduh my hero kalau di salam itu ya balas dong jangan nolak apalagi di salami gadia secantik gue " ucap queen dengan tersenyum manis.


Sontak saja membuat para orangtua yang mendengar perkataan queen kaget kecuali daddy robert yang memang sudah mengetahui isi hati putrinya.


" ganjen amat sih dek? kayak gak biasa liat pria tampan aja " gumam maikhal pada queen dengan sedikit menarik tangan adik cantiknya.


" apaan sih? kalau gak tau diam aja deh , ya gak my hero " tanya queen pada rafka dengan mengangkat sebelah alisnya.


" sudah sudah berdebatnya " potong mommy renika pada kedua anaknya itu dengan tersenyum.


" sekarang mari kita makan dulu " sambung mama sella dengan tersenyum pada queen.


***


" ekhemm.. apa kalian uda selesai? " tanya papa sean dan daddy robert sambil menatap sekelilingnya.


" baiklah tanpa basa basi lagi kami ingin mengatakan pada kalian maksud dari pertemuan ini untuk menjodohkan anak kita yaitu queen dan rafka " ucap daddy Robert dan di angguki setuju oleh papa Sean. Sontak saja membuat kedua anak yang di sebut namanya sangat amat kaget dengan membulatkan matanya.


" benarkah yang ku dengar daddy " tanya queen pada robert menatap pria paruh baya itu dengan tidak percaya.


sontak saja membuat yang lain melihat ke arahnya. awalnya rafka mengira kalau queen bakal tidak setuju tapi akhirnya ia salah. gadis cantik itu malah senang dan menyetujui tanpa bertanya pada dirinya terlebih dahulu. mau gimana lagi kalaupun rafka menolak pasti nanti ia akan di paksa oleh papa dan mamanya. Dengan wajah datar dan dingin rafka tidak mengucapkan protes atau kalimat apapun dan hanya pasrah dengan semua keputusan orantua itu.


" yauda sepertinya tidak ada penolakan dari mereka berdua. jadi lebih baik pernikahannya kita laksanakan lebih cepat lebih baik " ucap Sean dengan bahagia.

__ADS_1


" bagaimana kalau minggu depan aja mereka menikah , mumpung kita juga tidak terlalu sibuk " ucap robert menunggu persetujuan semua orang.


" minggu depan? " tanya maikhal terkejut kalau adiknya akan dengan cepat menjadi istri orang dan di angguki oleh kedua paruh baya itu.


" Sekarang kalian tunangan dulu ya" ucap papa Sean dengan mengeluarkan sekotak kecil yang di dalamnya terdapat sepasang cincin yang sangat indah.


dengan antusias queen berdiri dan menyetujuinya tapi tidak dengan rafka yang lagi lagi terkejut dengan ucapan papanya sampai membuatnya membulatkan matanya. Dengan berat hati ia memakaikan cincin di jari manis queenkey owenna. begitupun dengam queen yang cepat cepat memasangkan cincin di jari manis rafka walau awalnya lelaki itu sedikit menahan tangannya.


" uh.. my hero eh my baby bentar lagi kita akan menikah " ucap queen dengan memegang tangan rafka. dan itu membuat rafka risih dengan kelakuan gadis genit itu.


" lepas queen " ucapnya rafka dengan menarik tangannya dari gengaman gadis itu.


**


Saat sudah sampai rumah rafka langsung mengirim chat kepada queenkey. berharap gadis itu belum tidur malam ini.


Ping ,


~R : besok pagi temui aku di parkiran sekolah.


~Q : ada apa my baby. kangen sama queen? baru juga jumpa baby 😉❤


~ R : ada yang mau ku bilang PENTING!!


~ Q : oke baby 😉

__ADS_1


Setelah chat itu berakhir rafka memikirkan tentang semua yang baru saja terjadi secara tiba tiba yang menjungkir balikan kehidupan tenangnya. pasalnya ia di jodohkan dengan gadis genit bar bar seperti queen yang gak pernah terlintas olehnya dan akan menikah secepat ini.


❤❤


__ADS_2