
Suara seseorang yang membisikan sesuatu di telinganya serta membuat dirinya terusik karna telah menciumi pipinya. membuat Queen terpaksa membuka matanya. perlahan dia mencoba membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan dan matanya berhenti tepat di sebelah ranjangnya seorang laki laki tengah menatap dan tersenyum pada dirinya.
" bangun Queen lo harus makan , kalau lo gak makan gue yang makan lo " bisik Rafka
Cup
Cup
Rafka mencium kedua pipi dan kening Queen sampai gadis itu benar benar terusik dari tidurnya dengan perlakuan nya.
" mau sampai kapan lo gak bangun , hah "
" ugh.. " lenguh Queen
" bangun Queen " bisik Rafka lagi
sampai mata Queen benar benar terbuka terbangun dari tidurnya. menatap Rafka dengan bingung dan ada rasa kecewa di dalam hatinya saat melihat laki laki itu di sampingnya.
" ayo bangun kita makan malam , lo pasti belum makan " ajak Rafka dengan menarik tangan Queen
" tunggu Raf , gue mau cuci muka dulu "
" yauda yuk gue antar "
" gue mau ke kamar mandi Raf bukan ke mall yang harus lo antar " kesal Queen
" yauda sana gue tunggu disini "
" kenapa perlakuan lo kayak gini Raf , ini sama aja membuatku bingung harus memilih di antara pergi atau bertahan , jika memang lo gak mencintai gue dan mencintai wanita lain gue rela kok melepaskan lo asal lo bahagia " ucap Queen dalam hati.
Selama perjalanan menuruni tangga Rafka terus memegangi tangan Queen sampai membuat Queen heran dengan sikap Rafka yang berubah sangat manis dan perhatian padanya.
__ADS_1
" Raf kita mau ke sebrang mana? "
" sebrang?!! , maksudnya? "
" liat tu tangan sampai gak di lepas , mana tau kita mau pergi menyebrang "
" apa salah gue megang tangan istri sendiri "
" gak salah sih cuma gue heran aja , beberapa hari ini lo beda "
" beda nya? "
" lo gak dingin dan cuek lagi seperti biasa "
Rafka hanya mengangkat bahunya acuh dan memandang arah yang lain. sampai mereka selesai makan hanya keheningan yang ada di antara mereka berdua. saat Queen uda selesai makan dan akan mencuci piringnya tiba tiba Rafka datang dari belakang dan memeluk Queen dengan sangat erat serta mencium pucuk kepalanya.
" lo ngapain Raf? , gue mau mencuci piring susah ini "
" Raf.. "
" hhm.. "
" lo gak malu ngomong kayak gitu " ucap Queen menahan tawanya
" jangan di tanya , gue uda malu kali ini " ucap Rafka membenamkan wajahnya di curuk leher Queen
" Raf , geli hahaha... " ucap Queen tertawa
hingga membuat kuping Rafka memerah menahan malu serta memeluk erat tubuh Queen dengan erat.
" jangan di ketawain " ucap Rafka kesal
__ADS_1
" oke , oke sorry ya " ucap Queen menahan tawanya
" yauda yuk kembali ke kamar , istirahat "
" sebentar aku belum siap mencuci piring "
" lama banget si , dari tadi gak siap siap " ucap datar Rafka
" dari tadi siapa yang meluk meluk aku " cemberut Queen
" yauda cepetan dikit , aku capek ini "
" iya ya , sabar baby " ucap Queen tersenyum manis di balas senyuman manis Rafka
Sampai di kamar Rafka dan Queen bergantian memasuki kamar mandi untuk mencuci wajah dan mengganti pakaian tidur.
" Queen sini dekatan , gue mau meluk " ucap Rafka manja
" sejak kapan lo jadi manja gini? , lo lagi gak sakit kan? " tanya Queen heran
" salah apa manja sama istri sendiri " cemberut Rafka
" enggak sih , cuma lo aneh aja " ucap Queen mendekat dan memeluk Rafka
Rafka memeluk dan membenamkan wajahnya di curuk leher Queen sampai ia tertidur pulas , sementara Queen sudah bingung dengan sikap Rafka yang jauh berbeda dan aneh tidak seperti biasa.
" apa yang salah sama lo Raf , ku mohon jangan seperti ini bila ini hanya sementara jangan membuatku bingung dan menyiksaku , ini benar benar gak lucu Raf , mungkin gue harus melupakan segalanya dari sekarang atau mengingatnya sampai nanti , sampai kita benar benar bersama atau berbeda jalan sekalipun " ucap Queen dalam hati dan memejamkan matanya sampai ia tertidur.
❤❤❤
maaf ya kak lama up nya authornya lagi sakit karna banyak pekerjaan. terimakasih sudah setia dan menunggu cerita ini. 😊😊😊
__ADS_1