
" yang aku mulai ya " ucap Rafka meminta izin yang di balas anggukan oleh Queen tanda setuju.
sebelum memulai Rafka menatap lama wajah Queen memberikan keyakinan dan melihat keadaan gadis itu. hingga Queen tersenyum sambil menandakan kalau dirinya telah siap dan membuat senyum tulus Rafka terlihat di wajahnya.
Perlahan Rafka mencium kening Queen pipi kanan dan kiri serta hidungnya sampai ke bibir merah muda Queen yang manis menurutnya. sesaat hanya ciuman biasa sampai ciuman itu berganti menjadi lumatan yang menggairahkan , di rasanya Queen kehabisan napas Rafka menghentikan ciumannya menatap Queen yang wajahnya sudah merah malu namun menggoda menurutnya. di kecupnya lagi bibir manis Queen di balas Queen dengan sangat lembut hingga ciuaman itu turun ke leher Queen yang putih menggoda. sampai Queen mengeluarkan lenguhan dan desahannya.
" ugh.. "
" ahh "
perlahan Rafka membuka pakaian yang Queen kenakan dan dirinya kenakan , dengan lembut ia melakukannya takut membuat gadis itu tersakiti di lihatnya wajah Queen hanya diam seperti menikmati permainannya sampai akhirnya suara desahan mereka berdua memenuhi ruangan kamar mereka.
" kamu siap sayang? , aku mulai ya " tanya Rafka
" pelan pelan Raf , aku takut. katanya kalau pertama pasti sakit " ucap Queen ragu
" kalau pertama memang sakit tapi setelah itu enak kok. kamu boleh mukul aku , gigit aku , atau cakar aku , kalau kamu gak kuat " ucap Rafka meyakinkan
" yauda aku siap " jaaab Queen yakin
" aku mulai ya " senyum Rafka sambil mencium kening Queen memberikan ketenangan.
Queen memejamkan matanya sambil meremas kain seprai dengan kuat menahan rasa sakit saat adiknya Rafka mencoba memasuki miliknya dirinya menahan sakit dan tak terasa air matanya jatuh menahan sesuatu yang telah merobek paksa bagian dirinya. Rafka yang melihat pun tak tega dirinya berhenti sebentar membiarkan Queen menyesuaikan diri dulu. Rafka mencium bibir Queen dan perlahan mulai memaju mundurkan miliknya.
desahan dan erangan mereka berdua menguasai ruangan kamar , sampai akhirnya Rafka dan Queen mencapai puncak akhirnya.
" aaahhhhhhhhhh " ucap Rafka dan Queen berbarengan
Rafka menahan tangannya takut membuat Queen merasakan beban berat badanya dan menggeser ke samping menjatuhkan dirinya di sebelah Queen yang sudah terkulai lemas kehabisan tenaga karna ulahnya. perlahan membawa Queen kedalam pelukannya memberikan kehangatan.
Cup
Cup
Cup
Cup
__ADS_1
" makasih Queen karna telah memberikan segalanya samaku , makasih karna telah percaya samaku dan terimakasih karna telah menjaganya " ucap Rafka saat telah mencium bibir Queen berulang kali.
Sampai dirinya ikut terlelap ke alam mimpi dengan memeluk Queen erat dengan posesif.
***
Cahaya matahari menyapa masuk ke dalam kamar dua insan anak remaja yang telah sah menjadi suami istri yang masih tertidur dengan saling memeluk karna kelelahan atas pergulatan mereka semalam. perlahan Queen membuka matanya dengan mengerjapkan beberapa kali hingga terbuka lebar. senyum indah dan malu ia pancarkan dari wajah cantiknya saat mengingat kejadian tadi malam yang menandakan bahwa ia telah menjadi milik Rafka seutuhnya dan Rafka miliknya seutuhnya. di pandangi wajah Rafka yang amat sangat tampan dan damai ketika tidur. wajah dingin dan datar itu tak terlihat saat dirinya terlelap tidur. di elus dan di cium bibirnya kilas dan langsung membenamkan wajahnya di dada bidang Rafka takut laki laki itu menyadari perbuatannya barusan.
merasakan ada sesuatu yang mengganggu tidurnya Rafka dengan perlahan membuka matanya melihat seseorang telah menyeruak masuk ke dada bidangnya hingga membuatnya tergelitik karna rambut Queen. ulah gadis itu benar benar membuatnya memancarkan senyum tulus di wajahnya. Rafka memberikan ciuman singkat di pucuk kepala Queen sambil menyapa gadis cantik yang menjadi istrinya.
Cup
" pagi sayang " ucap Rafka dengan suara serak khas bangun tidur.
perlahan Queen mengangkat wajahnya menatap Rafka memberikan senyum indah nan cantik untuk suaminya sambil menyapa balik.
" pagi sayang "
Cup
ciuman singkat ia berikan pada Queen tepat di bibir manisnya.
" dasar mesum " ucap Queen malu.
" kok mesum sih yang , kan biar romantis " ucap Rafka
menaikan sebelah alisnya hingga membuat Queen tersenyum malu.
" kamu kok beda ya yang di rumah dan di sekolah , di rumah kamu itu romantis ramah baik. lah kalau di sekolah datar, dan dingin , gak ada ekspresi " ucap Queen heran.
" emang kamu mau aku senyum sama semua gadis di sekolah? " tanya Rafka
yang langsung di jawab dengan gelengan kepala oleh Queen.
" jangan sampai ya yang , kalau terjadi kamu bakal aku kerate " ucap Queen tegas
" seram banget yang " ucap Rafka bergidik ngeri
__ADS_1
" yang aku bakal mengumumkan pernikahan kita nanti yang , biar gak ada yang berani ngegodain kamu lagi " ucap Rafka melihat ke atap langit kamar dengan cemburu
" kamu cemburu yang? " tanya Queen dengan senyum
" laki laki mana yang gak cemburu saat melihat miliknya di godain di depan matanya. "
" aku senang yang kamu cemburu , tanda nya kamu sayang sama aku " senyum cantik Queen berikan untuk suaminya.
hingga membuat Rafka gemas dengan tingkah Queen yang imut menurutnya.
" yang lepas aku mau mandi " ucap Queen
" bentar lagi ya yang , aku mau peluk kamu bentar aja yang " ucap Rafka memohon.
" yasudah " singkat Queen.
setelah beberapa menit Rafka memeluk Queen. Queen langsung melepaskan diri dari suaminya karna merasa sudah gerah. dan mencoba turun dari tempat tidur. saat Queen menggerakan badannya. Queen merasakan sakit di bagian intimnya hingga membuat Queen menghentikan lamgkahnya menahan sakit.
ugh...
" sakit banget "
" kenapa yang? sini biar aku bantu " ucap Rafka memakai celana bokser pendeknya. dan langsung mengangkat Queen membawanya ke kamar mandi.
degan lihai Rafka memnyiapkan air hangat serta tak lupa memberikan sabun cair dan sabun aromaterapic untuk Queen berendam agar tubuhnya rilaks kembali.
" makasih sayang " ucap Queen di balas anggukan oleh Rafka.
" yada aku keluar dulu ya. mau bereskan kekacauan kita tadi malam " ucap Rafka tersenyum
" nanti kalau perlu apa apa panggil aku aja " ucap Rafka mengelus rambut Queen dan melangkahkan kaki nya keluar kamar mandi
Blusshh...
wajah Queen langsung memerah seperti tomat mendengar perkataan Rafka yang menurutnya sangat perhatian.
β€β€β€
__ADS_1
wah bisa crazy up ini kalau di terusin.ππ
selamat membaca kakak, semoga suka πππ jangan lupa VOTE DAN KOMEN NYA ππterimakasih kakak